Sukses

Lebarkan Sayap Modest Fashion ke London, Hijup Akuisisi Haute-Elan

Liputan6.com, Jakarta Gebrakan besar industri modest fashion dalam London Modest Fashion Week 2018 datang dari HIJUP dengan mengakuisisi Haute Elan, platform marketplace modest fashion terbesar di Inggris. Langkah ini difasilitasi oleh Aidijuma Colors Group of Companies, sebagai angel investor dalam industri modest fashion.

Pasca akuisisi ini, akan diluncurkan HIJUP UK Limited yang menjadi langkah besar HIJUP menuju pasar dunia. Founder dan CEO Haute-Elan Romanna Binti Abubaker mengatakan, bekerja sama adalah satu-satunya cara bagi mereka untuk mencapai visi yang sama untuk menjadi marketplace online terbesar di dunia dan menciptakan peluang dan perubahan.

"Saya sangat bersemangat denganmasa depan yang akan tercipta melalui sumber daya, skill, dan pengalaman kami masing-masing. Haute-Elan akan mendapat keuntungan dari sisi logistik, operasional, teknis dan saran strategis dari kesuksesan HIJUP di Indonesia. Inovasi dan semangat mebawa ketiga pengusaha wanita dari tiga negara yang berbeda ini diyakini akan membawa industri modest fashion menjadi lebih baik dan menciptakan lebih banyak kesempatan dan lapangan pekerjaan," ujar Romanna, dilansir dari keterangan yang diterima Liputan6.com pada Jumat (23/2/2018).

Tren modest fashion merupakan telah memberikan pilihan dan kebebasan bagi perempuan dalam mengekspresikan diri mereka menjadi modis. Peritel dan perancang busana telahmemperhatikan potensi pasar ini di masa depan sehingga kami berinvestasi dengan mengakuisisi saham itu sekarang (dengan Haute Elan),” ucap Aidijuma Colors Group Chief Executive Officerand Founder, Datin Norjuma Habib Mohamed.

Akuisisi ini ditandai dengan kehadiran HIJUP dalam London Modest fashion Week bersamalima desainer modest fashion tampilkan koleksi terbaiknya dengan tema The “Profound” yang berati kebangkitan dari Asia, bertempat di Victoria House, Bloomsbury London pada 17-18 Februari 2018.

1 dari 3 halaman

Lebarkan Sayap Modest Fashion ke London, Hijup Akuisisi Haute-Elan

Vivi Zubedi membawakan koleksinya yang dihiasi kain Sasirangan dan Pagatan denganpembuatan menggunakan teknik jelujur, yang diaplikasikan dalam dress, top, bottom, dan outer dengan cutting khas Vivi Zubedi. Aksesoris dan payet yang digunakan seluruhnya berasal daridaerah Kalimatan Selatan.Ria Miranda melukiskan suasana di kala senja dengan warna-warna ungu keabuan, nirvana,dusty peach, rose taupe, dan pastel yellow dalam koleksi bertema “Senjakala”.

Koleksi ini ingin menunjukan momen syahdu yang diciptakan alam untuk mengubungkan manusia dan penciptanya dengan cutting loose, detail ruflle yang feminin serta Swarovski yang berkilauan lembut seperti cahaya matahari sore.

Jenahara menonjolkan kekuatan perempuan modern yang berkarakter dan memiliki prinsip yangkuat.dalam koleksi Jenahara Black Label : ‘The Writer’s Song’. Koleksi ini terinspirasi darimusisi favoritnya Patty Smith. Melalui koleksi ini, Jenahara menceritakan bagaimana modest fashion bisa disuguhkan dengan menonjolkan kekuatan perempuan modern yang berkarakter dan memiliki prinsip yang kuat.

Aidijuma melenggang di atas panggung yang sama dengan empat desainer Indonesiamembawakan “Bawal Scarf” berakses warna-warna basic popular seperti grey, gold, dusty pinkdan deep red.

Dian Pelangi yang merupakan Brand Ambassador HIJUP memamerkan koleksi Allurealist; yang terinspirasi dari dinamika kota New York. Kisahnya digambarkan dengan pola dan warna-warna netral, sentuhan warna kuning melambangkan taksi, sedikit hijau untuk mewakili Central Park dalam balutan motif batik modern yang bergaya graffiti kontemporer.

2 dari 3 halaman

Lebarkan Sayap Modest Fashion ke London, Hijup Akuisisi Haute-Elan

Sementara itu, keikutsertaan HIJUP dalam ajang London Fashion Modest Week merupakan salah satu langkah untuk memperkenalkan dan menujukkan karya-karya desainer muda muslimIndonesia kepada dunia. Hal ini menjadi suatu prestasi HIJUP untuk membawa nama Indonesia di gelaran Internasional. Pagelaran inipun dihadiri oleh Lindsay Lohan.

Chief Executive Officer Diajeng Lestari mengatakan, maraknya fashion HIJAB merupakan fenomena dimana bersinarnya identitas wanita muslim. Semoga dengan langkah besar ini, kamidapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Kami memiliki tujuan untuk tidak hanya menghadirkan busana yang bagus "look good", tapi juga menghadirkan perasaan yang baik "feel good" terhadap identitas Islam dan memberikan kontribusi dengan melakukan perbuatan "do good" bagi dunia," ujarnya.

Artikel Selanjutnya
London Fashion Week Berkilau dengan Kristal di Rambut
Artikel Selanjutnya
Catwalk London Fashion Week Rusak oleh Aktivis Anti Bulu Hewan