Liputan6.com, Jakarta Bagi Anda penggemar wisata bahari, menikmati keindahan alam laut menggunakan kayak transparan sedang menjadi hits di Amerika. The Crystal Explorer, sebuah perusahaan kayak asal Florida Amerika Serikat telah menciptakan kayak transparan, yang memungkinkan tiap orang bisa melihat keindahan bawah laut sambil meluncur di atasnya.
Seperti yang diberitakan laman Travelandleisure, Rabu (22/2/2017), kayak transparan ini terbuat dari 100 persen Spanish Lexan, yaitu bahan yang juga digunakan untuk membuat kaca depan pesawat terbang. Bahan ini dijamin sangat tahan lama dan tidak mudah retak. Selain memiliki kualitas yang bagus, bahan ini juga sangat ringan dan murah.
Brian Maxfield dari Crystal Kayak mengatakan, “Kami ingin menciptakan kayak yang sempurna dan mudah digunakan, tak hanya bagi yang ahli, tetapi juga untuk para pemula.”
Desain kayak produksi Crystal Kayak ini sangat sempurna, elemen desain dibuat dengan sisi yang tinggi, kokpit terbuka, dan dua kursi ditempatkan lebih rendah sehingga kayak lebih mudah bermanuver di perairan. Tak hanya itu, menurut Maxfield, goresan karang yang tertinggal pada kayak dapat dihilangkan menggunakan penghapus ajaib.
Nampaknya Crystal Kayak tahu betul keinginan wisatawan tentang nikmatnya menyaksikan keindahan bawah laut sambil meluncur di atasnya. Bagaimana dengan Anda, sudah siap dengan desain kayak masa depan ini?
Kayak Transparan yang Bakal Ngehits di Dunia Wisata Bahari
Kayak transparan jadi cara baru wisatawan untuk menyaksikan keindahan bawah laut sambil meluncur di atasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1512607/original/058841800_1487567680-kayak_transparan.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon50 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1649747/original/019458400_1503771959-Terumbu_Karang_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3563327/original/028348900_1630980730-ridho-ibrahim-Q5dKAbRfPN0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309561/original/005773800_1785231574-PSL_-_MDI_-_BALI_GAPURA_MARINA__4_.jpg.jpeg)