Liputan6.com, Jakarta Satpol PP Kota Serang yang menyapu habis dagangan Saeni lantaran kedapatan buka di siang hari pada Rabu 8 Juni 2016. Mereka datang langsung membungkus seluruh masakan dan membawanya pergi tanpa memberikan teguran atau peringatan terlebih dulu. Saeni yang menjadikan warung sekaligus tempat tinggalnya itu tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya menangis, lalu sempat jatuh sakit karena shock. Atas kejadian tersebut, Saeni mendapat banjir dukungan. Masyarakat menggalang dana sebagai ungkapan solidaritas hingga terkumpul ratusan juta rupiah.
Baca:Â Derita Saeni Akhiri Razia Warteg
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1265185/original/088623000_1465990041-kartun_saeni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377063/original/075676400_1760074668-MVMDigitalBanner775x515-b5447af6-e5cf-4997-99f8-e76b7a92fe50.jpg)