Liputan6.com, Jakarta - Doa Nabi Sulaiman untuk memohon kecukupan rezeki merupakan salah satu amalan bagi setiap muslim yang ingin meraih kelimpahan dan keberkahan dalam mencari nafkah. Nabi Sulaiman AS dikenal sebagai nabi yang dikaruniai kekayaan dan kekuasaan yang luar biasa oleh Allah SWT menjadikannya salah satu figur paling kaya di muka bumi tanpa tandingan sepanjang masa.
Allah memerintahkan hamba-Nya berdoa, sekaligus menjamin akan mengabulkan. Termaktub dalam QS. Ghafir ayat 60: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu."
Doa adalah wujud penghambaan dan keyakinan bahwa segala rezeki berasal dari Allah. Nabi Sulaiman sendiri memanjatkan doa yang diabadikan dalam Al-Qur'an sebagai teladan bagi umat manusia dalam memohon kekayaan dan keberkahan.
Advertisement
Nasrullah dalam buku Rahasia Magnet Rezeki menjelaskan bahwa doa adalah bagian dari upaya menciptakan energi positif dalam diri yang akan menarik rezeki sebagaimana magnet menarik besi. Doa rezeki akan mendatangkan rezeki yang tak hanya halal tetapi juga thayyib.
Merangkum berbagai sumber, artikel ini menyajikan doa-doa Nabi Sulaiman untuk memohon kecukupan rezeki lengkap dengan teks Arab, latin, arti, serta panduan waktu terbaik dan amalan-amalan pendukungnya.
1. Doa Memohon Kekayaan dan Rezeki (QS. Shaad: 35)
Doa ini adalah doa yang dipanjatkan Nabi Sulaiman as. ketika memohon kekayaan dan kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh siapa pun setelahnya. Doa ini diabadikan dalam Al-Qur'an surat Shaad ayat 35.
Teks Arab: قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِي لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
Latin: Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li-aḥadim mim ba'dī, innaka antal-wahhāb.
Artinya: "Ia (Sulaiman) berkata: 'Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.'"
Doa ini menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran Nabi Sulaiman bahwa hanya Allah Swt. yang memiliki segala kekuasaan dan memberikan karunia. Dalam doanya, Nabi Sulaiman memohon ampunan atas segala dosanya dan memohon agar diberi kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh siapa pun setelahnya.
Hal ini menunjukkan keinginan Nabi Sulaiman untuk memperoleh kebaikan yang abadi di akhirat, bukan hanya kesenangan dunia semata.
Dalam buku Cara Kaya Seperti Nabi Sulaiman karya Ahmad Zainal Abidin, doa ini disebut sebagai doa yang dapat diamalkan untuk memohon agar rezeki mengalir setiap hari.
2. Doa Syukur atas Kelebihan yang Diberikan (QS. An-Naml: 15)
Doa ini dipanjatkan Nabi Sulaiman dan ayahnya, Nabi Daud as., sebagai ungkapan syukur karena Allah telah melebihkan mereka dibandingkan kebanyakan hamba-Nya yang beriman.
Teks Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ
Latin: Alhamdu lillāhillażī faḍḍalanā 'alā kaṡīrim min 'ibādihil-mu'minīn.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman."
Doa Nabi Sulaiman dalam Al-Qur'an Surat An-Naml ayat 15 ini adalah ungkapan syukur dan penghargaan kepada Allah Swt. atas keistimewaan yang diberikan-Nya kepada Nabi Sulaiman dan kaumnya yang beriman.
Hal ini menunjukkan rasa syukur dan kesadaran Nabi Sulaiman atas keistimewaan yang diberikan-Nya, serta memberikan pengajaran bagi kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. kepada kita.
3. Doa Memohon Ilham untuk Selalu Bersyukur (QS. An-Naml: 19)
Doa ini dipanjatkan Nabi Sulaiman saat mendengar percakapan semut yang memperingatkan koloninya agar masuk ke sarang agar tidak terinjak oleh pasukan Sulaiman.
Teks Arab: رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Latin: Rabbi auzi'nī an asykura ni'matakallatī an'amta 'alayya wa 'alā wālidayya wa an a'mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn.
Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
Doa Nabi Sulaiman dalam Al-Qur'an Surat An-Naml ayat 19 ini menunjukkan kesadaran Nabi Sulaiman akan nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah Swt. kepada dirinya dan orangtuanya. Dalam doanya, Nabi Sulaiman memohon agar diberikan ilham untuk selalu bersyukur atas nikmat-Nya dan mengerjakan kebajikan yang diridhai oleh Allah SWT.
Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Sulaiman tidak hanya bersyukur secara verbal, tetapi juga berusaha untuk mengerjakan kebajikan sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Allah Swt.. Doa ini juga dapat diamalkan untuk memohon rezeki yang berkah.
4.Doa Tambahan untuk Memohon Rezeki Berlimpah
Selain doa-doa yang diabadikan dalam Al-Qur'an, terdapat doa tambahan yang diriwayatkan sebagai amalan untuk memohon rezeki berlimpah.
Teks Arab: اَللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُوْدُ يَا جَوَّادُ يَابَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَاوَهَّابُ يَاذَا الطُّوْلِ يَاغَنِيُّ يَا مُغْنِي يَافَتَاحُ يَارَزَّاقُ يَا عَلَيْمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَارَحْمَنُ يَا رَحِيمُ يَابَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَاذَا جَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَامَنَّانُ الْفَحْنِي مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِنِي عَمَّنْ سَوَاكَ
Latin: Allaahumma yā aḥadu yā wāḥidu yā maujūdu yā jawwādu yā bāsiṭu yā karīmu yā wahhābu yā dzāṭ-ṭauli yā ghaniyyu yā mughnī yā fattāḥu yā razzāqu yā 'alīmu yā ḥayyu yā qayyūmu yā raḥmānu yā raḥīmu yā badī'us-samāwāti wal-arḍi yā dzal jalāli wal-ikrām yā ḥannānu yā mannānu infaḥnī minka binafḥati khairin tughninī 'amman siwāka.
Artinya: "Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Esa tiada terbagi-bagi, wahai Dzat yang Maha Esa tiada bersekutu, wahai Dzat yang Maujud, wahai Dzat yang Maha Pemurah, wahai Dzat yang Maha Pembagi, wahai Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Pemberi, wahai Dzat yang Memiliki Anugrah, wahai Dzat yang Maha Kaya, wahai Dzat yang Maha Pemberi wahai Dzat yang Maha pembuka pintu rezeki, wahai Dzat yang Maha Mengetahui, wahai Dzat yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat yang Maha Pemberi Anugrah, limpahkanlah rezeki dari-Mu dengan kelimpahan sebaik-baiknya yang dapat memberikan kecukupan bagi diriku, terlepas dari pengharapan pemberian siapapun selain Engkau."
Waktu Terbaik Mengamalkan Doa Nabi Sulaiman
Berikut adalah waktu-waktu yang dianjurkan untuk mengamalkan doa Nabi Sulaiman:
1. Setelah Salat Fardhu (Wajib)
Setelah menyelesaikan salat wajib adalah momen di mana seorang hamba berada paling dekat dengan Tuhannya. Doa Nabi Sulaiman dapat dibaca setelah salam salat, terutama setelah salat Subuh dan Magrib.
2. Sepertiga Malam Terakhir
Waktu ini adalah saat Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya. Doa Nabi Sulaiman sangat dianjurkan dibaca pada waktu ini.
3. Saat Sujud dalam Shalat
Rasulullah saw. bersabda: "Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim)
4. Hari Jumat
Rasulullah saw. menyebutkan bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu mustajab yang tidak diketahui secara pasti, namun dianjurkan untuk memperbanyak doa sepanjang hari tersebut.
5. Setiap Pagi Hari
Mengawali hari dengan doa Nabi Sulaiman akan membuka pintu keberkahan sepanjang hari.
Amalan-Amalan Lain agar Rezeki Halal Semakin Lancar
Selain membaca doa Nabi Sulaiman, berikut adalah amalan-amalan lain yang dapat dilakukan untuk melancarkan rezeki:
1. Memperbanyak Istighfar
Allah Swt. berfirman dalam QS. Nuh ayat 10–12: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu."
2. Rajin Bersedekah
Allah Swt. berfirman dalam QS. Saba' ayat 39: "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."
3. Mendirikan Shalat Dhuha dan Tahajud
Shalat Dhuha dan Tahajud adalah amalan yang sangat dianjurkan untuk kelancaran rezeki.
4. Menyambung Silaturahmi
Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Membaca Surah Al-Waqi'ah
Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa membaca surah Al-Waqi'ah setiap malam, maka ia selamanya tidak akan ditimpa kemiskinan." (HR. Al-Baihaqi)
6. Berdoa dengan Doa Kecukupan dari yang Halal
اَللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumma-kfinii bihalaalika 'an haraamika wa aghninii bifadhlika 'amman siwaaka.
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu." (HR. Tirmidzi)
Hikmah Doa Nabi Sulaiman untuk Memohon Kecukupan Rezeki
1. Mengajarkan Kerendahan Hati
Doa Nabi Sulaiman diawali dengan permohonan ampunan (ighfir lī), mengajarkan bahwa sebelum meminta kekayaan, seorang hamba harus memohon ampun atas dosa-dosanya.
2. Menumbuhkan Rasa Syukur
Doa Nabi Sulaiman mengajarkan untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah, baik yang diberikan kepada diri sendiri maupun kepada orang tua.
3. Menjaga Niat dalam Mencari Rezeki
Nabi Sulaiman memohon kerajaan yang digunakan untuk menyebarkan kebenaran, mengajarkan bahwa rezeki harus digunakan untuk kebaikan dan ketaatan.
4. Melatih Kesadaran akan Kekuasaan Allah
Doa ini mengingatkan bahwa hanya Allah-lah Yang Maha Pemberi (Al-Wahhab), sehingga seorang hamba tidak boleh sombong atas rezeki yang diperoleh.
5. Mengajarkan Keseimbangan Dunia dan Akhirat
Nabi Sulaiman memohon kebaikan di dunia (kerajaan) sekaligus kebaikan di akhirat (ampunan dan kesalehan), mengajarkan keseimbangan dalam berdoa.
Pertanyaan Seputar Doa Nabi Sulaiman untuk Memohon Kecukupan Rezeki
1. Apakah doa Nabi Sulaiman hanya untuk memohon kekayaan?
Tidak. Doa Nabi Sulaiman mencakup berbagai permohonan, termasuk memohon ampunan, rezeki, ilmu pengetahuan, serta doa agar selalu mensyukuri segala pemberian Allah Swt..
2. Di dalam surat apa saja doa Nabi Sulaiman diabadikan?
Doa Nabi Sulaiman diabadikan dalam beberapa surat Al-Qur'an, yaitu Surat Shaad ayat 35 (doa memohon kekayaan), Surat An-Naml ayat 15 (doa syukur atas kelebihan), dan Surat An-Naml ayat 19 (doa memohon ilham untuk bersyukur).
3. Kapan waktu terbaik membaca doa Nabi Sulaiman?
Waktu terbaik adalah setelah salat fardhu, sepertiga malam terakhir, saat sujud, hari Jumat, dan setiap pagi hari.
4. Apakah doa Nabi Sulaiman bisa dibaca untuk memohon rezeki yang halal?
Ya, doa Nabi Sulaiman untuk memohon kekayaan dan rezeki dapat diamalkan untuk memohon rezeki yang halal dan berkah.
5. Bagaimana jika doa belum juga dikabulkan?
Rasulullah saw. mengajarkan agar tidak berputus asa. Imam Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa doa yang belum dikabulkan bisa jadi karena ada kebaikan yang tertunda, atau Allah menggantinya dengan yang lebih baik, atau menjadikannya sebagai simpanan pahala di akhirat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316075/original/017563100_1785912131-cek_fakta_-_OJK_pinjaman_online__pinjol_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315947/original/020958800_1785905048-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T114257.981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889994/original/071009200_1720767600-pexels-zeynep-sude-emek-193601188-20785719.jpg)