Liputan6.com, Jakarta - Dzikir merupakan aktivitas hati dan lisan yang paling ringan namun paling besar pahalanya di sisi Allah SWT. Di antara dzikir-dzikir tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan dzikir pendek yang pahalanya sangat besar di sisi Allah SWT.
Kalimat dzikir tersebut pendek namun memiliki keutamaan luar biasa, yakni ringan di lidah, tetapi berat di timbangan amal kebaikan. Inilah harta karun pahala yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, merangkum berbagai dzikir yang dapat diamalkan pagi hingga petang dan setelah sholat dalam Kitab Hisnul Muslim (Benteng Muslim). Dzikir-dzikir tersebut berpahala luar biasa dan bersumber dari Al-Qur'an dan hadits-hadits shahih.
Advertisement
Berikut ini adalah lima dzikir pendek dengan pahala sangat besar yang dapat diamalkan setiap hari, teks Arab, Latin dan artinya, serta dalil dan penjelasannya.
1. Subhanallah Wabihamdihi, Subhanallahil 'Adzim
Dzikir ini masuk dalam kategori kalimat thayyibah, istilah bagi ungkapan-ungkapan baik yang selalu dianjurkan untuk diucapkan. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Ibrahim ayat 24-25, kalimah thayyibah diumpamakan sebagai pohon yang baik, akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit, senantiasa berbuah setiap waktu.
Teks Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Latin: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil 'adzim
Artinya: “Maha Suci Allah dengan segala pujian bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.”Gabungan tasbih (mensucikan Allah) dan tahmid (memuji Allah) ini menciptakan harmoni sempurna yang begitu dicintai oleh Allah SWT.
Terkait keutamaannya, Rasulullah SAW bersabda dari Abu Hurairah RA: “Dua kalimat ringan di lisan, berat dalam timbangan, dan dicintai Ar-Rahman (Allah Yang Maha Pengasih), yaitu Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil 'adzim.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa mengucapkan Subhanallah wabihamdihi dalam sehari sebanyak 100 kali, maka dosa-dosanya dihapuskan meskipun sebanyak buih di lautan.”* (HR. Bukhari dan Muslim)
Keutamaan lainnya, dzikir ini menjadi dzikir paling dicintai oleh Allah SWT. Setiap tasbih yang diucapkan menjadi satu pohon di surga. Sebanyak 100 kali sama dengan 100 pohon. Serta menjadi benteng perlindungan dari siksa kubur.
Advertisement
2. La Haula Wala Quwwata Illa Billah (Al-Hauqalah)
Bacaan Arab dan Terjemahan:
Teks Arab: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Latin: Lā haula wa lā quwwata illā billāh
Artinya: “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”Kalimat ini menunjukkan sikap tunduk dan kepasrahan total seorang hamba kepada Allah SWT, bahwa ia sama sekali tidak memiliki daya dan kekuatan apa pun kecuali atas kehendak dan pertolongan-Nya.
Rasulullah SAW bersabda kepada Abdullah bin Qais: “Wahai Abdullah bin Qais, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu simpanan (kanz) dari berbagai simpanan surga?” Aku menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.” Kemudian beliau bersabda, “Lā haula wa lā quwwata illā billāh.” (HR. al-Bukhari).
Syekh Muhammad Asyraf as-Siddiqi dalam ‘Aunul Ma’būd Syarhu Sunan Abī Dāwud menjelaskan bahwa yang dimaksud “simpanan surga” (kanzun minal jannah) adalah pahala yang oleh Allah disimpan di dalam surga, yang kelak di akhirat akan diberikan kepada orang-orang yang membaca kalimat ini.
Ada pula yang menafsirkan sebagai barang surga yang sangat indah yang sudah dipersiapkan Allah untuk para pembacanya.
Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar juga menafsirkan bahwa hauqalah adalah kalimat pasrah dan penyerahan diri, bahwa seorang hamba tidak memiliki kuasa sedikit pun atas urusannya sendiri.
3. Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir: Empat Kalimat Paling Dicintai Allah
Keempat kalimat ini adalah dzikir paling fundamental dalam Islam, yang disebut sebagai kalimat thayyibah dan menjadi pilar utama dalam mengingat Allah.
Bacaan Arab dan Terjemahan:
Teks Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar
Artinya: “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”Keutamaan Dzikir Ini
Rasulullah SAW bersabda: “Kalimat yang paling dicintai Allah ada empat: Subhanallah, alhamdulillah, la ilaha illallah, dan Allahu akbar—tidak masalah dengan yang mana pun engkau memulainya.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda: “Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, lebih aku sukai dari apa yang matahari terbit di atasnya.” (HR. Muslim).
Abu Hurairah RA juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Ucapan seorang hamba yang paling disenangi Allah adalah subhanallah, alhamdulillah, laa ilaha illallah, dan Allahuakbar," (HR Bukhari dan Muslim).
Tata Cara Dzikir Pagi atau Setelah Shalat
Menurut penjelasan Dr. Sa'id al-Qahthani dalam catatannya untuk kitab Syarh Hisnul Muslim (145-146), salah satu cara melafalkan dzikir ini adalah dengan membaca Subhanallah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, lalu ditutup dengan kalimat tahlil yang melengkapi genap seratus bacaan. Bacaan ini dibaca setiap selesai shalat fardhu lima waktu dan juga diamalkan pada dzikir pagi dan petang.
Advertisement
4. La Ilaha Illallah Wahdahu La Syarika Lah (Tahlil Lengkap)
Bacaan Arab dan Terjemahan
Teks Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alā kulli syai-in qadīr
Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”Keutamaan Dzikir Ini
Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mengucapkan 'Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alā kulli syai-in qadīr' setiap hari sebanyak 100 kali, maka baginya pahala memerdekakan 10 budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dan dihapuskan darinya 100 keburukan.” (Muttafaqun ‘Alaih).
Tidak hanya itu, terdapat riwayat lain yang menyebutkan pahala yang lebih besar lagi bagi yang membaca tahlil yang diperluas dengan kalimat takbir, tasbih, tahmid, dan hauqalah.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang di muka bumi mengucapkan lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, subhānallāh, walhamdulillāh, wa lā haula wa lā quwwata illā billāh, melainkan dosa-dosanya akan diampuni, walaupun lebih banyak dibanding buih di lautan.” (HR. Ahmad dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu‘anhu, dinilai sahih oleh al-Hakim dan adz-Dzahaby).
5. Hasbunallah Wanikmal Wakil: Cukup Allah Sebagai Penolong
Bacaan Arab dan Terjemahan
Teks Arab: حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Latin: Hasbunallāhu wa ni‘mal wakīl
Artinya: “Cukuplah Allah bagi kami, dan Dialah sebaik-baik penjaga.”Keutamaan Dzikir Ini
Kalimat ini diabadikan Allah dalam Al-Qur’an surat Ali ‘Imran ayat 173, yang turun ketika para sahabat menghadapi ancaman dari pasukan musuh. Allah berfirman:
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“(Yaitu) orang-orang yang ketika ada orang-orang yang berkata kepada mereka, ‘Sesungguhnya manusia telah berkumpul (untuk menyerang) kamu, maka takutilah mereka,’ lalu (ucapan itu) menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, ‘Cukuplah Allah bagi kami, dan Dialah sebaik-baik penjaga.’” (QS. Ali ‘Imran: 173).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyebut bahwa dzikir ini memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama saat menghadapi ketakutan dan kesulitan.
Di antara para ulama ada yang menyebutkan bahwa barang siapa membacanya 450 kali di pagi hari dalam keadaan takut atau menghadapi musuh, ia akan merasa tenteram dan dilindungi Allah dari segala mara bahaya.
Dzikir ini sangat ringan diucapkan, hanya terdiri dari empat kata, namun begitu dahsyat makna dan kekuatannya. Cukuplah Allah menjadi penolong, tidak ada yang lebih baik dari-Nya dalam menjaga dan melindungi hamba-Nya yang bertawakal.
Advertisement
Keutamaan Dzikir Pendek
1. Ringan di lisan, berat di timbangan
Dua kalimat pendek seperti Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim sangat mudah diucapkan, namun kelak di akhirat akan menjadi amalan yang paling berat dalam timbangan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda bahwa kedua kalimat ini dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih.
2. Menghapus dosa sebanyak buih lautan
Membaca Subhanallah wabihamdihi sebanyak 100 kali dalam sehari dapat menghapuskan dosa-dosa seseorang meskipun jumlahnya sebanyak buih di lautan. Ini merupakan karunia besar bagi mereka yang istiqamah melafalkannya.
3. Menjadi simpanan surga
Kalimat La haula wala quwwata illa billah (al-Hauqalah) disebut oleh Rasulullah sebagai salah satu simpanan (kanz) dari simpanan surga yang sangat berharga. Artinya, pahala kalimat ini disimpan khusus oleh Allah untuk diberikan di akhirat kelak.
4. Kalimat paling dicintai Allah
Empat kalimat: Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar adalah ucapan yang paling dicintai oleh Allah SWT, dan tidak masalah dengan mana pun seorang hamba memulainya. Rasulullah bersabda bahwa kalimat-kalimat ini lebih baik daripada segala sesuatu yang matahari terbit di atasnya.
5. Pahala memerdekakan budak dan penghapus keburukan
Membaca La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir sebanyak 100 kali sehari setara dengan pahala memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan, dan dihapus 100 keburukan. Ini menunjukkan betapa besar ganjaran dari dzikir singkat yang diucapkan dengan ikhlas.
Pertanyaan Seputar Dzikir Pendek yang Pahalanya Sangat Besar
Zikir apa yang paling dahsyat?
Zikir yang paling dahsyat dan utama adalah membaca kalimat tauhid "La ilaha illallah" (tiada Tuhan selain Allah). Rasulullah SAW bersabda bahwa ini adalah zikir yang paling utama karena menjadi fondasi keimanan dan kunci surga.
Zikir apa yang paling besar pahalanya?
Zikir yang paling besar pahalanya dan paling dicintai Allah SWT adalah kalimat tauhid Laa ilaha illallah (seutama-utamanya zikir) dan zikir ringan Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil 'adzim.
Zikir apa yang paling disukai Allah?
Berdasarkan hadis Rasulullah SAW, zikir yang paling disukai Allah adalah zikir yang ringan diucapkan namun sangat berat timbangannya di akhirat, yakni membaca "Subhanallah wa bi hamdih, Subhanallahil 'Azhim"
Dzikir Ya Latif 1000x untuk apa?
Dzikir "Ya Latif" (Ya Lathif) sebanyak 1000x adalah amalan untuk memohon kelembutan, kasih sayang, dan kemudahan dari Allah SWT. Nama Allah Al-Lathif berarti Yang Maha Lembut dan Maha Halus.
Zikir apa yang cepat terkabul?
Tidak ada zikir instan yang secara otomatis langsung mengabulkan hajat tanpa adanya proses dan syarat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102627/original/058220500_1737446569-1737444761877_cara-mandi-wajib-haid.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3195813/original/076650300_1596187131-20200731-Hagia-Sophia-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7806373/original/004985400_1780623029-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_06.12.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243956/original/072932600_1600665128-photo-1493894473891-10fc1e5dbd22__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108177/original/030261700_1587459748-299786-P7FMQK-120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430878/original/058976400_1618561327-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407952/original/091057200_1762758448-amalan_sebelum_tidur_3.png)