Tata Cara Sholat Idul Adha, Panduan Lengkap Amalan Sunnah hingga Sholat Id

Tata cara sholat Idul Adha yang benar, mulai dari amalan sunnah sebelum sholat hingga pelaksanaan sholat Idul Adha yang sempurna untuk meraih pahala maksimal.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tata cara sholat Idul Adha penting dipahami umat Muslim agar ibadah Hari Raya dapat dilakukan dengan benar dan khusyuk. Selain identik dengan penyembelihan hewan kurban, Idul Adha juga menjadi momen untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amalan sunnah.

Hari Raya Kurban jatuh setiap 10 Dzulhijjah dan biasanya diawali dengan sholat Id di masjid maupun lapangan terbuka. Oleh karenanya, banyak umat Muslim mulai mempelajari tata cara sholat Idul Adha, mulai dari niat, jumlah takbir, hingga urutan pelaksanaannya.

Memahami tata cara sholat Idul Adha membantu ibadah terasa lebih tertib dan bermakna. Dengan persiapan yang baik, suasana hari raya pun menjadi lebih khidmat dan penuh kebersamaan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tata cara sholat Idul Adha lengkap, Selasa (26/5/2026).

Tata Cara Sholat Idul Adha Lengkap

Sholat Idul Adha merupakan sholat sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Sholat ini terdiri dari dua rakaat dan dilakukan tanpa adzan maupun iqamah.

1. Membaca Niat Sholat Idul Adha

  • Niat untuk Imam

 

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini imaaman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala."

  • Niat untuk Makmum

 

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini ma'muuman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

  • Niat Sholat Sendiri

 

أُصَلِّي سُنَّةَ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnata 'iidil adhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

2. Rakaat Pertama

Langkah-Langkah:

  • Takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca takbir tambahan sebanyak 7 kali

Bacaan Takbir:

اللهُ أَكْبَرُ

"Allahu Akbar"

Dzikir di Antara Takbir:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

"Subhaanallaah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar"

Setelah Takbir Tambahan

  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Disunnahkan membaca Surat Al-A’la atau Surat Qaf
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua

3. Rakaat Kedua

Langkah-Langkah:

  • Berdiri untuk rakaat kedua
  • Membaca takbir tambahan sebanyak 5 kali
  • Membaca dzikir di sela-sela takbir

Setelah Itu:

  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Disunnahkan membaca Surat Al-Ghasyiyah
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua

4. Tasyahud dan Salam

  • Setelah sujud kedua pada rakaat kedua:
  • Membaca tasyahud akhir
  • Mengucapkan salam ke kanan dan kiri
  • Bacaan Salam

Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha

Sebelum melaksanakan sholat Idul Adha, umat Muslim dianjurkan mengerjakan beberapa amalan sunnah untuk menyempurnakan ibadah dan menyambut Hari Raya dengan penuh kebersihan, ketakwaan, serta rasa syukur kepada Allah SWT.

1. Mengumandangkan Takbir

Salah satu sunnah utama menjelang Idul Adha adalah memperbanyak takbir. Takbir dapat dikumandangkan sejak malam 10 Dzulhijjah hingga akhir Hari Tasyrik pada 13 Dzulhijjah setelah sholat Ashar.

Lafadz takbir yang umum dibaca:

 

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd."

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala pui bagi Allah."

2. Memperbanyak Zikir dan Mengagungkan Allah

Anjuran memperbanyak takbir dan zikir disebutkan dalam Al-Qur’an:

"Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan." (QS. Al-Hajj: 28)

Amalan ini menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

3. Mandi Sebelum Sholat Id

Umat Muslim juga disunnahkan mandi sebelum berangkat sholat Idul Adha sebagai bentuk menjaga kebersihan dan kesucian diri. Mandi sunnah ini dilakukan agar tubuh terasa segar dan siap menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

4. Mengenakan Pakaian Terbaik dan Wewangian

Disunnahkan memakai pakaian yang bersih, rapi, dan terbaik saat menghadiri sholat Id. Jika memungkinkan, gunakan wewangian agar penampilan lebih nyaman dan sopan saat berkumpul bersama jamaah lainnya.

5. Tidak Makan Sebelum Sholat Idul Adha

Berbeda dengan Idul Fitri, pada Hari Raya Idul Adha umat Muslim disunnahkan menunda makan hingga selesai melaksanakan sholat Id. Setelah itu, dianjurkan makan dari daging hewan kurban jika tersedia.

6. Berangkat Lebih Awal ke Tempat Sholat

Datang lebih awal ke masjid atau lapangan tempat pelaksanaan sholat Id juga termasuk sunnah. Selama perjalanan, dianjurkan memperbanyak takbir dan zikir untuk menghidupkan suasana Hari Raya.

7. Berjalan Kaki Jika Memungkinkan

Rasulullah SAW menganjurkan berjalan kaki menuju tempat sholat Id apabila memungkinkan. Selain lebih sederhana, amalan ini juga menjadi bentuk meneladani sunnah Nabi.

8. Melewati Jalan yang Berbeda Saat Pergi dan Pulang

Rasulullah SAW mencontohkan melewati jalan berbeda ketika berangkat dan pulang dari sholat Id.

Hadis Rasulullah SAW:

"Nabi SAW apabila keluar untuk sholat Id, beliau pulang melalui jalan yang berbeda." (HR. Bukhari)

9. Mengajak Keluarga Mengikuti Sholat Id

Hari Raya Idul Adha juga menjadi momen mempererat kebersamaan keluarga dan silaturahmi. Karena itu, dianjurkan mengajak anggota keluarga, termasuk anak-anak dan wanita, untuk ikut menghadiri sholat Id serta merasakan suasana hari raya bersama-sama.

Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha

Penentuan waktu pelaksanaan sholat Idul Adha penting diperhatikan agar ibadah dapat dilakukan sesuai syariat. Sholat Idul Adha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, yaitu saat Hari Raya Kurban yang menjadi salah satu hari besar umat Islam.

Waktu sholat Idul Adha dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit atau ketika matahari sudah setinggi tombak, hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Meski memiliki rentang waktu yang cukup panjang, sholat Idul Adha disunnahkan dilaksanakan lebih awal dibandingkan sholat Idul Fitri.

Pelaksanaan yang lebih pagi bertujuan agar umat Muslim memiliki waktu lebih luas untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban setelah sholat selesai. Di Indonesia, sholat Idul Adha umumnya dilaksanakan sekitar pukul 06.30 hingga 08.00 pagi sesuai waktu setempat.

Anjuran menyegerakan ibadah kurban juga sejalan dengan kebiasaan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha. Dengan melaksanakan sholat lebih awal, proses kurban dan pembagian daging kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih tertib dan nyaman.

Khutbah Idul Adha

Setelah melaksanakan sholat Idul Adha, jamaah dianjurkan untuk tetap berada di tempat dan mendengarkan khutbah hingga selesai. Mendengarkan khutbah termasuk sunnah yang menjadi pelengkap ibadah sholat Id dan memiliki banyak hikmah bagi umat Muslim.

Khutbah Idul Adha biasanya disampaikan oleh khatib dengan isi berupa pesan keimanan, nasihat kehidupan, ajakan mempererat persaudaraan, serta pengingat tentang pentingnya ketakwaan dan keikhlasan berkurban. Dalam khutbah juga sering disampaikan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai teladan dalam menaati perintah Allah SWT.

Menyimak khutbah dengan baik merupakan bentuk penghormatan terhadap syiar Islam sekaligus kesempatan untuk memahami makna Idul Adha lebih mendalam. Khatib umumnya membuka khutbah pertama dengan takbir sembilan kali dan khutbah kedua dengan takbir tujuh kali.

Dengan mendengarkan khutbah, umat Muslim diharapkan dapat mengambil pelajaran tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan Seputar Tata Cara Idul Adha

Kapan waktu pelaksanaan sholat Idul Adha?

Amalan sunnah sebelum sholat Idul Adha meliputi mengumandangkan takbir, mandi besar, mengenakan pakaian terbaik dan wewangian, tidak makan sebelum sholat, berangkat lebih awal dan berjalan kaki, melewati jalan yang berbeda saat pergi dan pulang, serta mengajak seluruh keluarga.

Apa saja amalan sunnah sebelum sholat Idul Adha?

Amalan sunnah sebelum sholat Idul Adha meliputi mengumandangkan takbir, mandi besar, mengenakan pakaian terbaik dan wewangian, tidak makan sebelum sholat, berangkat lebih awal dan berjalan kaki, melewati jalan yang berbeda saat pergi dan pulang, serta mengajak seluruh keluarga.

Bagaimana niat sholat Idul Adha untuk makmum?

Niat sholat Idul Adha untuk makmum adalah "Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala" yang berarti "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Berapa kali takbir tambahan dalam sholat Idul Adha?

Dalam sholat Idul Adha, terdapat tujuh kali takbir tambahan pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram, dan lima kali takbir tambahan pada rakaat kedua setelah berdiri dari sujud kedua.