Liputan6.com, Jakarta - I’tikaf merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama ketika memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid sambil memperbanyak amalan seperti salat, membaca Al-Qur’an, dzikir, serta doa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak umat Muslim yang bertanya kapan waktu terbaik melakukan i’tikaf serta bagaimana tata cara pelaksanaannya. Selain waktunya, penting juga memahami pengertian, rukun, syarat, hingga amalan yang dapat dilakukan selama menjalankan i’tikaf. Berikut penjelasan kapan waktu melakukan itikaf, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (6/3/2026).
Pengertian I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4010959/original/006049900_1651214801-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-3.jpg)
Majelis Tarjih dan Tajdid dalam buku Tuntunan Ramadhan menjelaskan bahwa i’tikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam waktu tertentu dengan melakukan amalan-amalan ibadah untuk mengharapkan ridha Allah SWT.
Secara etimologis, kata i’tikaf berasal dari bahasa Arab ‘akafa yang berarti menahan diri atau menetap pada sesuatu. Dalam konteks ibadah, i’tikaf dimaknai sebagai kegiatan berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT.
Ibadah ini juga disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya pada QS. Al-Baqarah ayat 187:
وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ
“...tetapi janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka jangan kamu mendekatinya.” (QS. Al-Baqarah: 187)
Selain itu, i’tikaf juga disebut dalam QS. Al-Baqarah ayat 125:
وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
“Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang i’tikaf, yang rukuk dan yang sujud.”
Advertisement
Kapan Waktu I’tikaf Dilakukan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2248314/original/044125100_1528800311-20180612-Berkah-Ramadan-7.jpg)
Pada dasarnya, i’tikaf boleh dilakukan kapan saja, selama berada di dalam masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Namun, waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan i’tikaf adalah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Hal ini sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu melakukan i’tikaf pada akhir Ramadan untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ
“Bahwa Nabi SAW melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai beliau wafat, kemudian para istrinya melakukan i’tikaf setelah beliau wafat.” (HR. Muslim)
Dalam hadis lain disebutkan:
مَنِ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَعْتَكِفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ
“Siapa yang ingin beri’tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir.” (HR. Ibnu Hibban)
Durasi atau Lama Waktu I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
Terkait durasi pelaksanaan i’tikaf, para ulama memiliki pendapat yang berbeda. Sebagian ulama menyebutkan i’tikaf dapat dilakukan dalam waktu yang singkat tanpa batasan tertentu.
Mazhab Hanafi berpendapat bahwa i’tikaf bisa dilakukan meskipun hanya dalam waktu sebentar. Sementara mazhab Maliki berpendapat bahwa i’tikaf minimal dilakukan selama satu hari satu malam.
Dengan mempertimbangkan beberapa pendapat ulama tersebut, Majelis Tarjih Muhammadiyah menyimpulkan bahwa i’tikaf dapat dilakukan dalam berbagai durasi, misalnya satu jam, dua jam, tiga jam, atau bahkan sehari semalam. Hal ini memberikan kemudahan bagi umat Islam yang ingin melaksanakan i’tikaf namun memiliki keterbatasan waktu.
Advertisement
Tempat Pelaksanaan I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4010962/original/065645500_1651214803-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-6.jpg)
Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa i’tikaf dilakukan di masjid. Hal ini ditegaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 yang menyebutkan i’tikaf dilakukan saat berada di masjid.
Meski demikian, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai jenis masjid yang dapat digunakan untuk i’tikaf. Sebagian ulama berpendapat bahwa i’tikaf dapat dilakukan di masjid yang memiliki imam dan muazin khusus.
Pendapat ini dipegang oleh ulama mazhab Hanafi yang menyatakan bahwa i’tikaf boleh dilakukan di masjid mana saja yang digunakan untuk ibadah.
Sementara itu, ulama mazhab Hanbali berpendapat bahwa i’tikaf sebaiknya dilakukan di masjid yang digunakan untuk salat berjamaah.
Majelis Tarjih menyimpulkan bahwa masjid yang paling utama untuk i’tikaf adalah masjid jami’ atau masjid yang digunakan untuk salat Jumat, meskipun i’tikaf juga tetap sah dilakukan di masjid biasa.
Rukun dan Syarat I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
Orang yang melakukan i’tikaf disebut mutakif. Untuk menjalankan ibadah ini, terdapat beberapa rukun dan syarat yang harus dipenuhi.
- Rukun I’tikaf
- Niat
- Berdiam diri di masjid
- Masjid sebagai tempat pelaksanaan
- Orang yang melaksanakan i’tikaf
- Syarat I’tikaf
- Beragama Islam
- Berakal sehat
- Suci dari hadas besar
- Seseorang juga dianjurkan membaca niat ketika hendak melakukan i’tikaf.
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ لِلَّهِ تَعَالَى
“Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala.”
Advertisement
Amalan yang Bisa Dilakukan saat I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4375976/original/099547200_1680077181-muslims-reading-from-quran.jpg)
Selama menjalankan i’tikaf, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat.
Beberapa amalan yang bisa dilakukan saat i’tikaf antara lain:
- Salat sunnah
- Membaca Al-Qur’an
- Berdzikir
- Berdoa
- Bermuhasabah atau introspeksi diri
- Membaca buku-buku keagamaan
Sebaliknya, aktivitas yang tidak berkaitan dengan ibadah seperti mengobrol berlebihan atau bermain ponsel sebaiknya dihindari agar tidak mengurangi kekhusyukan.
Hal-Hal yang Membatalkan I’tikaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384870/original/034642600_1539688399-beer.jpg)
Ada beberapa hal yang dapat membatalkan i’tikaf sehingga ibadah tersebut tidak sah atau terhenti.
Beberapa hal yang membatalkan i’tikaf antara lain:
- Berhubungan suami istri
- Keluar dari masjid tanpa keperluan mendesak
- Mabuk
- Murtad
- Haid atau nifas
- Pingsan atau hilang akal
Advertisement
Pertanyaan seputar Kapan Waktunya Itikaf
Apabila hal-hal tersebut terjadi, maka i’tikaf yang sedang dilakukan menjadi batal.
1. Kapan waktu imsak di Surabaya pada 6 Maret 2026?
Waktu imsak di Kota Surabaya pada 6 Maret 2026 jatuh pada pukul 04.09 WIB. Waktu ini menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk segera menyelesaikan sahur sebelum masuk waktu Subuh.
2. Jam berapa waktu Subuh di Surabaya pada 6 Maret 2026?
Pada 6 Maret 2026, waktu Subuh di Surabaya adalah pukul 04.19 WIB. Setelah waktu ini tiba, umat Muslim sudah mulai menjalankan ibadah puasa hingga waktu Maghrib.
3. Kapan waktu berbuka puasa di Surabaya pada 6 Maret 2026?
Waktu berbuka puasa di Surabaya pada 6 Maret 2026 bertepatan dengan waktu Maghrib pukul 17.50 WIB. Umat Muslim dianjurkan untuk segera membatalkan puasa ketika adzan Maghrib berkumandang.
4. Mengapa penting mengetahui jadwal imsakiyah selama Ramadan?
Jadwal imsakiyah penting untuk membantu umat Muslim mengetahui batas waktu sahur, waktu berbuka puasa, serta jadwal salat lima waktu. Dengan mengetahui jadwal ini, ibadah selama bulan Ramadan dapat dilakukan dengan lebih tertib dan tepat waktu.
5. Di mana bisa melihat jadwal imsakiyah Surabaya selama Ramadan 1447 H?
Jadwal imsakiyah Surabaya selama Ramadan 1447 Hijriah dapat dilihat melalui berbagai sumber, seperti situs resmi Kementerian Agama, aplikasi jadwal salat, maupun artikel informasi Ramadan yang memuat rincian waktu imsak hingga Isya setiap harinya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2248313/original/048575600_1528800310-20180612-Berkah-Ramadan-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)