Liputan6.com, Jakarta - Spirit kolaborasi, sinergitas, kebersamaan dan semangat gotong-royong, serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan ikhtiar sebagai pemimpin menjadi tema yang diangkat dalam kegiatan buka puasa bersama Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Di tengah dinamika pembangunan nasional yang kian kompleks, pesan persatuan ini dipandang sebagai kunci menjaga momentum pertumbuhan di daerah.
Acara yang berlangsung di Gedung T-Tower Bank BJB, Jakarta, Jumat (27/2/2026), menjadi ruang teduh karena mempertemukan berbagai simpul kekuasaan daerah dan pusat dalam satu forum informal yang khidmat. Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Umum Apkasi sekaligus Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Direktur Eksekutif Apeksi, serta Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota.
Advertisement
Kehadiran Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah, sejumlah Direktur Jenderal dari Kemendagri, hingga jajaran Dewan Pembina APPSI semakin mempertegas dimensi kolaborasi lintas lembaga yang ingin dibangun.
Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa transformasi ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak mungkin dicapai oleh satu daerah sendirian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan instansi adalah kuncinya.
“Tidak ada daerah yang bisa maju sendirian. Tidak ada pemerintah yang bisa berhasil tanpa kolaborasi. Oleh karena itu, melalui forum APPSI ini saya ingin memastikan bahwa seluruh pemerintah provinsi memiliki spirit yang sama, yaitu spirit kolaborasi, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun Indonesia dari daerah,” ujar Rudy Mas’ud dalam keterangannya.
Ia menambahkan, tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja. Rudy mendorong penguatan komunikasi dengan asosiasi pemerintah daerah lainnya.
“Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, maupun unsur legislatif daerah, sesungguhnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya sambil menambahkan kolaborasi tidak boleh hanya dibangun melalui APPSI saja, tetapi harus diperkuat secara lintas asosiasi daerah, seperti Apkasi, Apeksi dan asosiasi pemerintahan lainnya, sebagai pilar penting dalam menjaga roh otonomi daerah.
Refleksi Kepemimpinan Kepala Daerah
Momentum Ramadan 1447 H ini juga dijadikan ajang refleksi bagi para kepala daerah. Rudy mengingatkan bahwa esensi ibadah di bulan suci harus bertransformasi menjadi semangat pengabdian dan pemenuhan janji kepada konstituen.
“Momentum Bulan Suci Ramadan tahun ini harus kita jadikan sebagai momen penting dalam merefleksikan janji-janji kita kepada masyarakat, apa yang sudah kita berikan kepada masyarakat, serta kita harus berperan aktif dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah,” pesannya.
Acara tersebut turut diisi dengan tausiah oleh mantan Menteri Agama (2001-2004), Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawar, yang diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dibawakan oleh Juara 1 Tilawah MTQ Qatar Tahun 2025 dan MTQ Indonesia 2025, Imranul Karim serta dilakukan pemberian santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dari Asrama Yatim Dhuafa Darul Qur’an Rahman Pela Mampang Jakarta Selatan.
Kehadiran Mendagri Tito Karnavian hingga akhir acara dipandang sebagai sinyal positif dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan koordinasi pusat-daerah. Untuk itu, Direktur Eksekutif APPSI, Ismiati, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para pemangku kepentingan dalam forum tersebut. Ia juga secara khusus berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta jajaran Bank BJB atas dukungan fasilitas penyelenggaraan acara.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Mendagri yang menyempatkan hadir dan berdialog langsung dengan para gubernur serta kepala daerah lainnya hingga mengikuti acara salat Tarawih,” pungkas Ismiati.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516735/original/013201300_1772344233-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_10.40.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243886/original/008227900_1600662631-20200921-Pertalite-Harga-Premium-7.jpg)