Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah? Ini Waktu dan Sejarah Singkatnya

Tahun Hijriah Isra Miraj 2026 jatuh pada 27 Rajab, bertepatan dengan 16 Januari, simak sejarahnya.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 05:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Isra Miraj menjadi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia memperingatinya sebagai momentum refleksi atas perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, lalu menembus langit hingga ke Sidratul Muntaha. Dari peristiwa inilah perintah salat lima waktu diturunkan, menjadikan Isra Miraj bukan sekadar mukjizat luar biasa, tetapi juga titik awal lahirnya kewajiban utama dalam ibadah umat Islam.

Menjelang peringatannya di tahun 2026, banyak yang bertanya-tanya: kapan tepatnya Isra Miraj jatuh dalam kalender Hijriah dan Masehi? Tahun ini, momen tersebut bertepatan dengan tanggal merah nasional, memberi kesempatan bagi umat Islam untuk merenungi kembali makna spiritual perjalanan suci Nabi Muhammad SAW. Berikut waktu, latar sejarah, dan pesan moral yang terkandung di balik Isra Miraj 2026.

Kapan Isra Miraj 2026 Terjadi?

Berdasarkan penetapan resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag RI), peringatan Isra Miraj pada tahun 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, yang bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah. Tanggal ini diambil dari Kalender Hijriah Indonesia, yang disusun berdasarkan peredaran bulan. Karena sistem kalender Hijriah lebih pendek sekitar 10–11 hari dibandingkan kalender Masehi, maka tanggal Isra Miraj setiap tahun selalu bergeser.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan tanggal 16 Januari 2026 sebagai hari libur nasional melalui SKB Tiga Menteri (Menag, Menaker, dan MenPAN-RB). Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat Indonesia otomatis menikmati libur panjang akhir pekan (long weekend) hingga Minggu, 18 Januari 2026. Momentum ini biasanya dimanfaatkan umat Muslim untuk mengikuti pengajian, ceramah, atau sekadar memperdalam makna Isra Miraj bersama keluarga.

Di beberapa daerah, peringatan Isra Miraj juga menjadi ajang syiar Islam. Masjid dan lembaga dakwah menggelar kajian tematik seputar keutamaan salat dan perjalanan Nabi Muhammad SAW. Meskipun bentuk peringatannya beragam, esensi yang diangkat tetap sama: menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

 

 

Makna Singkat Isra dan Miraj

Peristiwa Isra dan Miraj terdiri atas dua bagian yang tidak terpisahkan. Isra adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, sebagaimana disebut dalam Surat Al-Isra ayat 1. Dalam satu malam, Nabi menempuh jarak ribuan kilometer dengan kecepatan luar biasa menggunakan kendaraan langit bernama Buraq.

Setelah tiba di Masjidil Aqsa, perjalanan dilanjutkan ke tahap kedua, yaitu Mi’raj, yaitu kenaikan Nabi dari bumi menuju langit ketujuh (Sidratul Muntaha). Di sinilah Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi terdahulu — di antaranya Nabi Adam, Idris, Musa, Isa, dan Ibrahim — sebelum akhirnya menerima perintah salat langsung dari Allah SWT tanpa perantara malaikat. Perintah awalnya lima puluh kali sehari, namun atas permohonan Nabi Musa, jumlahnya diringankan menjadi lima waktu salat yang tetap bernilai sama besar di sisi Allah.

Isra Miraj terjadi pada masa yang dikenal sebagai ‘Amul Huzn (Tahun Kesedihan), ketika Nabi kehilangan dua sosok penting: istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib. Dalam kondisi duka mendalam, Allah SWT memperjalankan Rasulullah sebagai bentuk penghiburan dan penguatan iman. Peristiwa ini menjadi tanda kasih sayang Allah terhadap hamba pilihan-Nya.

Makna mendalam dari Isra Miraj adalah bahwa kedekatan spiritual dengan Allah hanya bisa diraih melalui ibadah dan kesungguhan hati. Dari perjalanan langit itu, umat Islam belajar bahwa salat bukan sekadar kewajiban, tetapi jalan untuk mencapai kedamaian, pengampunan, dan keimanan yang sejati.

 

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Miraj

Perjalanan Isra Miraj dimulai ketika Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau sedang beristirahat di sekitar Ka’bah. Jibril membangunkan beliau, membuka dada Nabi, dan membersihkan hati beliau dengan air zamzam. Setelah itu, Jibril membawa Buraq, hewan putih cepat yang menjadi tunggangan Nabi dalam perjalanan menuju Baitul Maqdis.

Dalam sekejap, Nabi Muhammad SAW sampai di Masjidil Aqsa. Di sana, beliau menjadi imam salat bagi para nabi terdahulu sebagai simbol kepemimpinan spiritual terakhir bagi seluruh umat manusia. Setelah itu, Jibril mengajaknya naik ke langit dalam peristiwa Mi’raj.

Pada langit pertama, beliau bertemu Nabi Adam; di langit kedua, Nabi Isa dan Yahya; di langit ketiga, Nabi Yusuf; di langit keempat, Nabi Idris; di langit kelima, Nabi Harun; di langit keenam, Nabi Musa; dan di langit ketujuh, Nabi Ibrahim. Setiap nabi menyambut Rasulullah dengan salam dan penghormatan. Pertemuan ini menunjukkan kesinambungan risalah kenabian yang berpuncak pada Rasulullah SAW.

Setelah mencapai Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW berdialog langsung dengan Allah SWT. Di sinilah beliau menerima perintah salat yang menjadi fondasi utama ibadah umat Islam. Meskipun awalnya diperintahkan 50 kali salat, atas nasihat Nabi Musa, jumlah itu dikurangi menjadi lima kali sehari — tetapi dengan pahala yang sama besar.

Peristiwa luar biasa ini terjadi hanya dalam satu malam, suatu hal yang di luar kemampuan logika manusia. Namun, bagi umat Islam, Isra Miraj adalah mukjizat nyata dan ujian keimanan. Siapa pun yang meragukannya berarti meragukan kebesaran Allah SWT. Karena itu, Isra Miraj menjadi simbol bahwa kekuasaan Allah melampaui batas nalar, dan iman adalah jembatan untuk memahaminya.

 

Hikmah dan Pesan Moral Isra Miraj

Isra Miraj mengajarkan bahwa salat adalah tiang agama dan sarana komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya. Salat lima waktu bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan hadiah agung yang diterima Nabi dalam perjalanan suci tersebut. Dengan menjaga salat, umat Islam sejatinya menjaga hubungan spiritual dengan Allah.

Selain itu, peristiwa ini menjadi simbol kesabaran dan keteguhan iman. Nabi Muhammad SAW menghadapi masa-masa berat sebelum Isra Miraj terjadi, namun beliau tetap tegar dan tidak putus asa. Dari sinilah umat Islam diajak untuk meneladani kesabaran Rasul dalam menghadapi ujian hidup.

Akhirnya, Isra Miraj juga mengingatkan bahwa setiap kesedihan pasti disusul oleh kemuliaan, sebagaimana duka Nabi digantikan oleh perjalanan paling mulia dalam sejarah manusia. Pelajaran ini mengajarkan untuk tetap beriman, bersabar, dan bersyukur atas setiap ketentuan Allah SWT.

 

 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Isra Miraj

1. Kapan Isra Miraj 2026 jatuh?

Isra Miraj 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 / 27 Rajab 1447 H.

 

2. Apakah Isra Miraj 2026 libur nasional?

Ya, pemerintah menetapkannya sebagai hari libur nasional.

 

3. Apa makna utama peristiwa Isra Miraj?

Makna utamanya adalah turunnya perintah salat lima waktu dan penguatan iman Nabi Muhammad SAW.

 

4. Apakah ada ritual khusus pada Isra Miraj?

Tidak ada ritual khusus yang disyariatkan; peringatannya lebih pada kajian dan refleksi sejarah.

 

5. Mengapa Isra Miraj disebut mukjizat?

Karena perjalanan Nabi ke langit dilakukan dalam satu malam, hal yang mustahil secara nalar manusia tetapi nyata dalam kekuasaan Allah SWT.

 

  • liputan6
    Isra’ Mi'raj 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 (27 Rajab 1447 H) dan ditetapkan sebagai hari libur nasional, memberikan kesempatan untuk libur panjang.
    Isra Miraj 2026
  • liputan6
    Peristiwa Isra’ Mi'raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang agung, membawa perintah salat lima waktu, serta mengandung makna mendalam tentang keimanan, kesabaran, dan kedekatan hamba dengan Allah.
    Isra Miraj
  • liputan6
    Isra’ Mi'raj adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke Sidratul Muntaha, terjadi pada Tahun Kesedihan untuk menerima perintah salat lima waktu.
    Sejarah Isra Miraj
  • Makna Isra Miraj
  • Islam
  • Relevant
  • FAQ
  • NAISPR
  • Trending Terkini