- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Isra’ Mi'raj adalah peristiwa agung dalam sejarah Islam yang memiliki makna spiritual sangat mendalam bagi umat Muslim. Peristiwa ini terjadi dalam satu malam, di mana Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam diperjalankan oleh Allah Subḥānahu Wa Ta‘ālā dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra'), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj).
Perjalanan ini bukan sekadar fisik, melainkan juga spiritual, yang memperlihatkan kebesaran dan kasih sayang Allah kepada Rasul-Nya. Di Sidratul Muntaha, beliau menerima perintah untuk menunaikan salat lima waktu, yang menjadi ibadah fundamental bagi umat Islam.
Latar Belakang Historis dan Makna
Waktu Kejadian: Isra’ Mi'raj terjadi pada periode yang dikenal sebagai Amu al-Huzni (Tahun Kesedihan). Pada masa ini, Rasulullah SAW baru saja kehilangan dua pendukung utamanya, yaitu istri tercinta Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib.
Kondisi Dakwah: Peristiwa ini hadir di tengah situasi psikologis yang penuh tekanan dakwah dan ujian yang bertubi-tubi bagi Nabi Muhammad SAW, di mana dukungan manusia semakin menipis.
Penguat Spiritual: Allah SWT"mengundang"Nabi Muhammad SAW untuk menempuh perjalanan vertikal ini sebagai penguat spiritual, menegaskan bahwa pertolongan Allah hadir pada saat paling sulit.
Simbol Kedekatan: Isra’ Mi'raj menjadi simbol puncak kedekatan seorang hamba (abd) dengan Sang Khalik, serta menjadi titik temu antara mukjizat, keimanan, dan kewajiban ibadah.
Ujian Keyakinan: Perjalanan ini juga menguji keyakinan para pengikut Nabi di tengah tekanan dakwah yang semakin berat di Makkah.
M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa penyebutan istilah 'abd (hamba) bagi Nabi dalam ayat Isra’ Mi'raj merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas keteguhan jiwa dan kesabaran beliau. Peristiwa ini mengajarkan arti ketaatan, keimanan, dan kesabaran yang relevan bagi umat Islam hingga kini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)