11 Amalan Bulan Rajab Lengkap Dalil: Simak Keistimewaannya

Pelajari keutamaan dan amalan bulan Rajab untuk meningkatkan ibadah serta mempersiapkan diri menuju Ramadhan.

Diterbitkan 24 November 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui amalan bulan Rajab penting karena ini salah satu bulan mulia di mana amalan kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu, ini jadi momen tepat untuk memohon ampunan dan persiapan menyambut bulan Ramadhan.

Beberapa riwayat juga menyebut dosa pada bulan Rajab akan dilipatgandakan. Salah satunya diterangkan dalam kitab Duratun Nasihin, pahala kebaikan di bulan Rajab dilipatgandakan mencapai 70 kali lipat. Sementara perbuatan dosa, walaupun tidak disebutkan jumlah spesifik, konsekuensinya jauh lebih berat karena dilakukan pada bulan yang mulia.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap penjelasannya.

Amalan Bulan Rajab 1-6

1. Memperbanyak Dzikir

Muslim dianjurkan memperbanyak amalan bulan Rajab dengan berdzikir. Dalam buku berjudul Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustaz Abdul Faqih Ahmad Abdul Wahib, utamanya diamalkan sejak memasuki tanggal 11 sampai 20 Rajab, sebanyak 100 kali dalam sehari.

Dzikir yang bisa diamalkan di bulan Rajab:

سُبْحَانَ اللَّهِ الْأَحَدُ الصَّمَدِ

Arab Latin: Subhaanallaahil ahadush shamad

Artinya: "Maha Suci Allah yang Maha Esa, dan semua tergantung kepada-Nya"

2. Sholawat Nabi

Memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW juga mendatangkan limpahan rahmat dan pahala dari Allah SWT. Hal ini diterangkan dalam buku Dahsyatnya Puasa Wajib & Sunah Rekomendasi Rasulullah yang ditulis Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari.

3. Memperbanyak Bersedekah

Mulailah memperbanyak sedekah di bulan Rajab. Syarbini dan Sumantri menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan bulannya untuk sedekah. Pahala yang berlipat akan diperoleh saat bersedekah di bulan ini.

4. Mengamalkan Puasa Sunnah

Ustaz Abdul Faqih pun menganjurkan amalan bulan Rajab dengan memperbanyak puasa sunnah seperti Senin-Kamis, Daud dst. Dalam hadis yang disampaikan oleh Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW memang memberikan teladan amalan ini. Tidak ada larangan untuk puasa di bulan ini, termasuk untuk puasa Ayyamul Bidh.

Ibnu Abbas berkata, "Nabi berpuasa (di bulan Rajab) sampai kami berkata, 'Tampaknya beliau akan berpuasa (di bulan Rajab) seluruhnya.' Lalu, beliau tidak berpuasa sampai kami berkata, 'Tampaknya beliau tidak akan berpuasa (bulan Rajab) seluruhnya."

5. Memperbanyak Istighfar

Memperbanyak istighfar dianjurkan oleh Ustaz Abdul Faqih. Amalan bulan Rajab ini banyak oleh sebagian ulama dihukumi sunnah.

Bacaan istighfar tersebut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُبِكَ مِن شَرِّمَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِيفَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Arab Latin: Allaahumma anta rabbi, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wawa'dika mastatha'tu, wa a'uudzubika min syarri maa shana'tu wa abu-u laka binikmatika 'alayya wa abuu-u bidzambii faghfirlii fa-innahuu laa yanghfirudz dzunuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu dan aku dalam genggaman Mu. Aku dalam perjanjian-Mu (beriman dan taat) kepada-Mu sekadar kemampuan yang ada padaku. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui dosaku. Karena itu, aku memohon ampunan-Mu, dan sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa seseorang, kecuali Engkau, ya Allah."

6. Memperbanyak Tasbih

Selain istighfar, perbanyak juga untuk bertasbih di bulan-bulan Rajab. Ustaz Abdul Faqih menerangkan bahwa membaca tasbih pada bulan mulia ini dianjurkan sebanyak 100 kali dalam sehari. Ada pahala seperti pahala puasa di dalam amalan bulan Rajab ini.

Bacaan tasbih tersebut:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنْبَغِي التَّسْبِيحُ إِلَّا لَهُ، سُبْحَانَ الْأَعَزَّ الأَكْرَمِ، سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ الْعِزَّ وَهُوَ لَهُ أَهْلُ

Subhaana man laa yanbaghit tasbiihu illaa lahuu, subhaanal a'azzal akraam, subhaana man labisal 'izza wahuwa lahu ahlun.

Artinya: "Maha Suci Dzat yang hanya kepada-Nya tasbih dipanjatkan. Maha Suci Dzat Yang Perkasa lagi Mulia. Maha Suci Dzat yang menyandang keperkasaan, dan hanya Dia-lah yang memang pantas menyandangnya."

Amalan Bulan Rajab 7-11

7. Doa di Pagi dan Sore Hari

Ustaz Abdul Faqih merekomendasikan bacaan doa yang bisa dilantunkan pada pagi dan sore hari sebagai amalan bulan Rajab. Mengutip dari kitab Al-Jami' oleh Imam Suyuti, berikut doanya diriwayatkan Ibnu Asakir dari Abi Umamah dikatakan Wahab bin Munabbih bahwa:

“Aku membaca dalam kitab Allah yang diturunkan ebelum Al-qur'an bertuliskan bahwa barang siapa beristighfar di bulan Rajab di pagi dan sore hari dengan mengangkat kedua tangannya seraya berkata “Rabbighdirlii warhamnii watub 'alayya” 70 kali, maka kulitnya tidak akan disentuh oleh api neraka.”

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Arab Latin: Rabbighfirlii warhamnii watub 'alayya.

Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku."

8. Memperbanyak Amalan Sholat Sunnah

Perbanyak ibadah sholat sunnah akan mendatangkan berkah terutama di bulan Rajab. Ustaz Abdul Faqih menerangkan alasannya, muslim akan memperoleh keistimewaan dipelihara dari malapetaka dan siksa di akhirat ketika mengamalkan sholat sunnah di bulan Rajab.

Rasulullah SAW memberikan teladan tersebut dalam hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik:

"Barang siapa sholat sunnah di malam Rajab sesudah sholat magrib, setiap rakaat sholat setelah al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas, maka ia dan keluarga serta orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya akan dipelihara dari malapetaka dan siksa akhirat."

9. Mengamalkan Puasa Ayyamul Bidh

Sebagaimana sudah dipaparkan sebelumnya, Ustaz Abdul Faqih menganjurkan puasa Ayyamul Bidh utamanya pada tanggal 11-20 Rajab. Amalankan puasa tersebut pada tanggal 13, 14, dan 15 sesuai dengan kalender Hijriah.

Menurut pendapat para ulama Nahdlatul Ulama (NU) mengamalkan puasa Rajab bersamaan puasa Ayyamul Bidh akan mendapatkan keutamaan dari keduanya.

10. Mengamalkan Ibadah Sholat Sunnah di Tanggal 15 Rajab

Mengamalkan sholat sunnah khusus pada tanggal 15 Rajab juga dianjurkan oleh Ustaz Abdul Faqih. Anjuran pengamalannya sebagai berikut:

  • Ibadah sholat sunnah 10 rakaat dengan 5 kali salam.
  • Niat sholat yang dilafalkan adalah sholat sunnah Rajab
  • Setiap kali sudah selesai membaca surah al-Fatihah, lanjutkan dengan surah al-Ikhlas sebanyak 3 kali di rakaat pertama. Kemudian, surah al-Kafirun sebanyak 3 kali tepatnya di rakaat kedua.
  • Usai salam di rakaat kedua, amalkan bacaan doa ini.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيُّ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ إِلهَا وَاحِدًا صَمَادًا فَرْدًا وِتْرًا لَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا.

Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khair wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir. Ilaahan waahidan shamaadan fardan witran lam yattakhidz shaahibatan walaa waladan.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya, segala kebaikan berada, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tuhan Yang Maha Esa, Tunggal, bergantung pada Diri sendiri, dan ganjil, tidak mengambil teman dan anak."

11. Membaca Surah Yasin dan Merenungkannya

Terakhir, membaca surah Yasin dan merenungi maknanya menjadi amalan bulan Rajab yang disebut oleh Ustaz Abdul Faqih. Membaca surah ini baiknya setelah ibadah sholat subuh.

Diterangkan olehnya, hal ini diriwayatkan Aisyah radhiallahu anhu, Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَنْ قَرَأَ بَعْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ فِي شَهْرِ رَجَبَ يس مَرَّةً وَاحِدَةً غَفَرَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ ذُنُوْبَ خَمْسِينَ سَنَةً وَدَفَعَ عَنْهُعَذَابَ الْقَبْرِ

"Barang siapa membaca surat Yaasiin setelah sholat Shubuh di bulan Rajab satu kali, maka Allah akan mengampuni baginya dosa-dosa sebanyak 50 tahun dan menghapuskan baginya siksa kubur."

 

Keistimewaan Bulan Rajab dalam Islam

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang mulia kedudukannya, dikutip dari penjelasan Abdullah Zaedan dalam bukunya berjudul Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah. Di bulan mulia ini segala perbuatan baik dan dosa memiliki ganjaran yang lebih besar daripada biasanya.

Keistimewaan lain dari bulan Rajab, yakni salah satu bulan paling mustajab untuk berdoa. Terutama pada malam pertama bulan Rajab tersebut. Selain itu, dalam buku berjudul Jadi Remaja Bebas dan Berprestasi: Seri Motivasi Remaja yang ditulis Setia Furqon Khold, bulan Rajab menjadi salah satu momen penting untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

1. Ini Bulan Haram dan Pahala Dilipatgandakan

Rajab menjadi salah satu dari empat bulan haram yang disucikan selain Muharram, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah. Sebagai bulan haram, keutamaan dan kemuliaan dari bulan Rajab lebih besar, sehingga amal baik yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Maka dari itu, umat Muslim sangat dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan menjauhi maksiat di bulan-bulan ini.

2. Waktu Paling Mustajab untuk Berdoa dan Peristiwa Isra Mi'raj

Bulan Rajab istimewa karena waktu yang mustajab untuk memperbanyak doa-doa, utamanya pada malam pertama bulan ini. Para ulama menyebutkan doa pada bulan Rajab di malam pertamanya tidak akan tertolak.

Pada malam tersebut, peristiwa besar Isra Mi'raj terjadi. Peristiwa yang menjadi tonggak dimulainya Muslim wajib menunaikan ibadah wajib sholat lima waktu.

3. Momen Tepat untuk Persiapan Menyambut Ramadhan

Bulan Rajab merupakan bulan penanda dan persiapan untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan. Mulai persiapkan diri secara spiritual dan fisik, seperti meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan.

4. Momen Berkah untuk Mempertebal Kebaikan untuk Sesama

Keistimewaan lain dari bulan Rajab juga terletak pada anjuran untuk berbuat baik kepada sesama. Kebaikan-kebaikan yang dilakukan akan memperoleh balasan yang besar. Beberapa sumber menyebut seorang Muslim yang melonggarkan kesulitan saudaranya pada bulan Rajab dijanjikan istana di surga Firdaus.

FAQ

1. Apa amalan paling dianjurkan pada bulan Rajab?

Memperbanyak dzikir, istighfar, sholawat, sedekah, dan puasa sunnah.

2. Mengapa bulan Rajab disebut bulan haram?

Karena termasuk empat bulan suci dengan ganjaran amal dan dosa lebih besar.

3. Apakah puasa sunnah dianjurkan pada bulan Rajab?

Ya, puasa Senin-Kamis, Daud, serta Ayyamul Bidh dianjurkan.

4. Apa keutamaan membaca Yasin pada bulan Rajab?

Disebutkan dalam beberapa riwayat mampu menghapus dosa dan menghindarkan siksa kubur.

5. Mengapa bulan Rajab penting menjelang Ramadhan?

Karena menjadi momen persiapan spiritual sebelum memasuki bulan suci.