Liputan6.com, Jakarta - Sholat Tarawih adalah ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan, dilaksanakan setelah sholat Isya. Pelaksanaannya sering diiringi seruan khusus dari seorang bilal, yang dikenal sebagai doa Bilal Tarawih, berfungsi sebagai penanda rakaat dan penyemangat jemaah.
Kehadiran bilal dalam sholat Tarawih telah menjadi tradisi yang mengakar di banyak masjid, terutama di Indonesia. Peran bilal tidak hanya memimpin bacaan, tetapi juga menciptakan suasana kekhusyukan dan kebersamaan dalam ibadah berjemaah.
Istilah sholat Tarawih sendiri dipakai sejak masa kekhalifahan Umar bin Khathab, yang menjadi orang pertama mengumpulkan kaum muslimin untuk melaksanakannya berjemaah. Hal ini dijelaskan dalam buku Panduan Lengkap Ibadah karya Muhammad Al-Baqir.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (18/9/2025).
Bacaan Doa Bilal Tarawih: Arab, Latin, dan Artinya
Bacaan doa Bilal Tarawih dan jawaban jemaah bervariasi, namun umumnya berisi shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan penyebutan Khulafaur Rasyidin. Panduan lengkap bacaan bilal dan jawaban jemaah untuk sholat Tarawih 20 rakaat dan Witir 3 rakaat ini dirujuk dari buku Tuntunan Salat Sunah Tarawih dan Witir oleh Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau.
Untuk Tarawih dengan 20 rakaat, bacaan doa dan shalawat ini dibagi menjadi 10 bagian, kemudian untuk sholat Witir dibagi menjadi dua bagian.
A. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 1-2 Sholat Tarawih
Setelah sholat Isya, bilal dan jemaah membaca:
Arab: سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْمَعْبُودِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْمَوْجُودِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْحَيِّ الَّذِي لَا يَنَامُ وَلَا يَمُوْتُ وَلَا يَقُوْتُ أَبَدًا سُبُّوحٌ قُدُوسٌ رَّبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلا بالله العلي العظيم
Arab Latin: Subhaanal-malikil-ma'buudi subhaanal-malikil-maujuudi subhaanal-malikil-hayyilladzii laa yanaamu wa laa yamuutu wa laa yafuutu abadan subbuuhun qudduusur rabbunaa wa rabbul-malaa'ikati war-ruuhi subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-'aliyyil- 'azhiim.
Artinya: "Mahasuci Tuhan yang memiliki (alam) dan yang disembah, Mahasuci Allah yang memiliki (alam) lagi Ada. Mahasuci Allah yang memiliki lagi Mahahidup yang tidak tidur, tidak mati dan tidak hilang selama-lamanya. Mahasuci Maha- quddus, Tuhan kami dan Tuhan semua malaikat dan ruh (Malaikat Jibril) Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan melainkan Allah. Allah Mahabesar dan tidak ada daya, dan tidak ada kekuatan kecuali dari Allah, Tuhan Yang Mahatinggi dan Mahaagung."
Bilal melanjutkan dengan membaca:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada nabi kita Muhammad."
Jemaah menjawab:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
Arab Latin: Allahumma shalli wasallim 'alaihi.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah keselamatan kepadanya."
Bilal membaca:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa wa maulaanaa Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan atas junjungan kami dan pemimpin kami Nabi Muhammad."
Jemaah menjawab:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
Arab Latin: Allaahumma shalli wa sallim 'alaiih.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atasnya (Muhammad)."
Bilal membaca shalawat sekali lagi:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَحَبِيبِنَا وَشَفِيْعِنَا وَذُخْرِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa wa nabiyyinaa wa habiibi- naa wa syafii inaa wa dzukhrinaa wa maulaanaa Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, karuniailah kesejahteraan atas junjungan kami, nabi kami, kekasih kami, penolong kami (kelak), yang membela kami dan pemimpin kami Nabi Muhammad."
Jemaah menjawab:
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
Arab Latin: Allaahumma shalli wa sallim 'alaiih.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atasnya (Muhammad)."
Terakhir, setelah dijawab jemaah, bilal menjawab:
Arab: صَلُّوْا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ الله
Arab Latin: Shollu sunnatat-tarawihi rak'ataini jami'atan rahimakumullah.
Artinya: "Mari mendirikan salat sunnah tarawih dua rakaat berjamaah. Semoga Allah merahmatimu."
Jemaah menjawab:
Arab: رَحِمَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Rahimakumullah.
Artinya: "Semoga Allah merahmatimu."
B. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 3-4 Sholat Tarawih
Bilal: فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ
Arab Latin: Fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah.
Artinya: "Kemurahan dan kenikmatan dari Allah."
Jemaah: وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ
Arab Latin: Wa maghfirutan wa ni'mah.
Artinya: "Demikian juga ampunan dan nikmatnya."
Bilal kemudian membaca shalawat seperti di atas dan jemaah menjawab dengan mengucap, "Allaahumma shalli wa sallim 'alaiih."
C. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 5-6 Sholat Tarawih
Bilal: اَلْخَلِيْفَةُ اْلاُوْلَى سَيِّدُنَا اَبُوْ بَكَرْ الصِّدِّيْقُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Al-khalifatul aula sayyidina Abu Bakar Shiddiq radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Khalifah Pertama Amirulmu'minin Penghulu Kita, Abu Bakar Shiddiq."
Jemaah: رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Semoga Allah SWT meridhoinya."
Pada momen ini, boleh diselingi bacaan doa Lailatul Qadar, yakni:
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Arab Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni/(na)
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku."
Setelah itu, bilal berseru:
Arab: البدرُ الْمُنِيرُ سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ صَلُّوا عَلَيْهِ
Arab Latin: Al-Badrul-muniiru sayyidunaa Muhammadun shalluu 'alaiih.
Artinya: "Bulan purnama yang bersinar terang, junjungan kami Nabi Muhammad, bershalawatlah kamu semua atasnya."
D. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 7-8 Sholat Tarawih
Selesai salam rakaat ke-6, lafal "Fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah" dibaca kembali, diikuti jawaban jemaah "Wa maghfirutan wa ni'mah", dan shalawat.
E. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 9-10 Sholat Tarawih
Bilal: اَاَلْخَلِيْفَةُ الثَّانِيَةُ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابْ
Arab Latin: Al-khalifatu tsaniatu sayyidina Umar bin Khattab.
Artinya: "Khalifah kedua Amirulmu'minin Penghulu kita, Umar bin Khatab."
Jemaah: رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Semoga Allah SWT meridhoinya."
Pada momen ini, boleh diselingi bacaan doa Lailatul Qadar.
F. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 11-12 Sholat Tarawih
Selesai salam rakaat ke-10, lafal "Fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah" dibaca kembali, diikuti jawaban jemaah "Wa maghfirutan wa ni'mah", dan shalawat.
G. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 13-14 Sholat Tarawih
Bilal: اَلْخَلِيْفَةُ الثَّالِثَةُ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Al-khalifatu-tsalatatu sayyidina 'Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Khalifah ketiga Amirulmu'minin Penghulu kita, Usman bin Affan."
Jemaah: رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Semoga Allah SWT meridhoinya."
Pada momen ini, boleh diselingi bacaan doa Lailatul Qadar.
H. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 15-16 Sholat Tarawih
Selesai salam rakaat ke-14, lafal "Fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah" dibaca kembali, diikuti jawaban jemaah "Wa maghfirutan wa ni'mah", dan shalawat.
I. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 17-18 Sholat Tarawih
Bilal: اَلْخَلِيْفَةُ الرَّابِعَةُ سَيِّدُنَا عَلِيْ بِنْ اَبِيْ طَالِبْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Al-khalifatur-rab'atu sayyidina Ali bin Abi Thaib radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Khaliffah Ke-4 Amirulmu'minin Penghulu Kita, Ali Bin Abi Thalib."
Jemaah: رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Arab Latin: Radhiyallahu 'anhu.
Artinya: "Semoga Allah SWT meridhoinya."
Pada momen ini, boleh diselingi bacaan doa Lailatul Qadar.
J. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Rakaat 19-20 Sholat Tarawih
Selesai salam rakaat ke-18, lafal "Fadhlan minallahi ta'ala wa ni'mah" dibaca kembali, diikuti jawaban jemaah "Wa maghfirutan wa ni'mah", dan shalawat.
Kemudian bilal membaca:
Arab: اَخِرُ التَّرَاوِيْحِ اَجَرَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Akhirut-tarawihi ajarokumullah.
Artinya: "Inilah akhir shalat Tarawih, semoga Allah mengganjar pahala kepadamu."
Jemaah menjawab:
Arab: اَمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Arab Latin: Aamin ya Rabbal 'alamin.
Artinya: "Amiin, Ya Tuhanku Tuhan Semesta Alam."
K. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Sholat Witir 2 Rakaat
Bilal: صَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Shollu sunnatal witri rak'ataini jami'ata rahimakumullah.
Artinya: "Mari mendirikan shalat sunnah witir dua rakaat berjamaah. Semoga Allah merahmatimu."
Jemaah: رَحِمَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Rahimakumullah.
Artinya: "Semoga Allah merahmatimu."
L. Bacaan Bilal dan Jawaban Jemaah Sebelum Sholat Witir 1 Rakaat
Bilal: صَلُّوْا سُنَّةَ رَكْعَةَ الْوِتْرِ جَامِعَةَ رَحِمَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Shollu sunnata rak'atal witri jami'ata rahimakumullah.
Artinya: "Mari mendirikan shalat sunnah witir satu rakaat berjamaah. Semoga Allah merahmatimu."
Jemaah: رَحِمَكُمُ اللهُ
Arab Latin: Rahimakumullah.
Artinya: "Semoga Allah merahmatimu."
Advertisement
Fungsi Bilal Tarawih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3982493/original/021554700_1648865010-AP22091722458379.jpg)
Keberadaan bilal dalam sholat Tarawih memiliki beberapa fungsi penting yang mendukung kelancaran dan kekhusyukan ibadah berjemaah. Secara garis besar, terdapat dua fungsi utama bilal yang relevan dengan pelaksanaan sholat Tarawih.
- Pertama, bilal berfungsi untuk memudahkan imam.
Dalam sholat Tarawih yang panjang, terutama yang terdiri dari 20 rakaat atau lebih, imam mungkin saja lupa jumlah rakaat yang telah dikerjakan. Seruan bilal berfungsi sebagai pengingat bagi imam dan jemaah mengenai posisi rakaat saat itu, menjaga fokus ibadah.
- Kedua, seruan-seruan bilal juga berfungsi sebagai waktu istirahat.
Jeda singkat antara setiap dua rakaat sholat Tarawih ini memberikan kesempatan bagi imam, makmum, dan bilal itu sendiri untuk beristirahat sejenak. Syaikh Ibnu Hajar al-Haitami menjelaskan bahwa sholat ini disebut Tarawih karena jemaah beristirahat setiap dua kali salam, mengingat lamanya berdiri.
Hukum Bilal Tarawih
Hukum keberadaan bilal dalam sholat Tarawih menjadi perdebatan di kalangan ulama karena praktik ini tidak ada pada masa Rasulullah SAW. Oleh karena itu, bilal sering disebut sebagai bid'ah atau hal baru dalam Islam, memunculkan dua pandangan utama mengenai hal ini.
Pendapat pertama menyatakan bahwa bilal adalah tradisi yang positif atau bid'ah hasanah. Hal ini karena bacaan-bacaan yang diserukan bilal tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat Islam, bahkan berisikan doa dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW serta para Khulafaur Rasyidin. Tradisi ini juga dianggap memiliki manfaat dalam mengatur jalannya sholat berjemaah dan memberikan semangat kepada jemaah.
Di sisi lain, banyak ulama berpendapat bahwa setiap bid'ah adalah tidak baik dan harus dihindari. Mereka sering merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, "Barang siapa yang mengada-ngada dalam urusan kami ini yang bukan bagian darinya, maka ia tertolak." Dalam riwayat Muslim disebutkan, "Barang siapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak."
Perbedaan pandangan ini menunjukkan kompleksitas dalam memahami inovasi dalam praktik keagamaan. Namun, di banyak komunitas Muslim di Indonesia, praktik doa Bilal Tarawih tetap dijalankan sebagai bagian dari tradisi yang dianggap baik dan bermanfaat.
Advertisement
Doa Setelah Sholat Tarawih
Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, jemaah disunahkan untuk membaca doa khusus. Doa ini dikenal sebagai Doa Kamilin, yang berisi permohonan kepada Allah SWT untuk kesempurnaan iman, ketaatan, dan keberkahan hidup di dunia maupun akhirat.
Arab: اللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ . وَلقَرَائِضِكَ مُؤدِّينَ . وعلى الصلواتِ مُحَافِظِينَ . وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ. وَلمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ وَلِعَفُوكَ رَاجِيْنَ وَبِالْهُدَى مُتمَسكِينَ. وَعَن اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ. وَفِي الدُّنْيَا رَاهِدِينَ وفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِينَ وَبِالْقَضاءِ رَاضِينَ . وَبِالنِّعْمَاءِ شاكرين. وعلى البلايا صابرين . وتحت لواء سيدنا مُحَمَّدِ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِينَ، وَعَلَى الْحَوْض واردِينَ . وَفِي الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ وَمِنَ النَّارِ نَاجِينَ . وَعَلَى سَرِيرَةِ الكرامة قاعِدِينَ. وَبِحُور عين متزوجينَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيبَاجٍ مُتَلَيْسِينَ . وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ . وَمِنْ لَّبَن وَعَسَلٍ مُصفّين شاربين بأكواب وأباريق وكأسٍ مِنْ مَعِين . مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِّيْقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا. ذلك الْفَضلُ مِنَ الله وكفى باللهِ عَلِيمًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Arab Latin: Allaahummaj'alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa li faraa'idhika mu'addiina wa 'alash- shalawaati muhaafizhiin. Wa liz-zakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil- hudaa mutamassikiin. Wa 'anil-laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dun- yaa zaahidiin. Wa filaakhirati raaghibiin. Wa bil-qadhaa'i raadhiin. Wa bin-na'maa'i syaakiriin. Wa 'alal-balaayaa shaabiriin. Wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa'iriin. Wa 'alal-haudhi waaridiin. Wa fil-jannati daakhiliin. Wa minannaari naajiin. Wa 'alaa sariiratil-karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iinin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil-jannati aakiliin. Wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi'akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'al-ladziina an'amta 'alaihim minan-nabiyyiina wash- shiddiiqiina wasysyuhadaa'i wash- shaalihiin. Wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa. Dzaalikal-fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa Wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang beriman sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap keampunan-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk- Mu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan rela terhadap ketentuan-Mu dan mensyukuri segala nikmat-Mu, tabah (sabar) menerima cobaan dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad saw. dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju ke- besaran dari sutera berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas- gelas dan kendi-kendi yang tak kering-keringnya, bersama-sama dengan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada me- reka dari golongan para nabi, siddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shaleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah swt. dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
Doa Setelah Sholat Witir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368164/original/080509300_1679530109-Salat_Tarawih_Pertama_di_Hagia_Sophia_mosque-AP__1_.jpg)
Setelah sholat Witir, disunahkan untuk membaca zikir dan doa. Mengutip buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Ibnu Watiniyah, zikir yang dibaca adalah:
Arab: سُبْحَانَ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسِ (۳)
Arab Latin: Subhânal malikul quddûs (3x)
Artinya: "Mahasuci Tuhan Yang Mahaagung."
Arab: سُبُوْحٌ قُدُّوسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ (۳)
Arab Latin: Subbûhun quddûsun rabbunâ wa rabbul malâ'ikati war rûhi (3x)
Artinya: "Mahasuci dan Mahaagung Tuhan kami, Tuhan malaikat dan semua nyawa."
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيمُ (۳)
Arab Latin: Allâhumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annâ yâ karîm (3x)
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Mahamulia. Suka memberi ampunan. Ampunilah kami, wahai Zat Yang Mahamulia."
Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca doa Witir berdasarkan hadis sahih riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah:
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.
Arab Latin: Allâhumma innî a'ûdzu biridhāka min sakhathika wa bi mu'âfâtika min 'uqûbatik, wa a'ûdzu bika minka lâ uhshi tsanâ'an 'alaika, anta kamâ atsnaita 'ala nafsika.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri."
Kemudian, membaca doa berikut ini:
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنَا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِمْ تَقْصِيرَنَا يَا اللهُ يَا اللهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرٍ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Arab Latin: Allâhumma inna nas'aluka îmânan dâ'iman, wa nas'aluka qalban khâsyi'an, wa nas'aluka 'ilman nâfi'an. Wa nas'aluka yaqînan shâdiqan, wa nas'aluka 'amalan shâlihan, wa nas'aluka dînan qayyiman. Wa nas'aluka khairan katsîran. Wa nas'alukal 'afwa wal 'âfiyata, wa nas'aluka tamâmal 'âfiyata, wa nas'alukasy syukra 'alal âfiyati, wanas'alukal ghina'a 'anin nâsi. Allâhumma rabbanâ taqabbal minnâ shalâtanâ wa shiyamana wa qiyâmanâ wa takhusy syu'anâ wa tadahrru'anâ wa ta'abbudanâ wa tammim taqshîranâ yâ Allâhu, yâ Allâhu, yâ Allâhu yâ arhamar rahimina. Washallallahu 'alâ khairi khalqihi Muhammadin wa 'alâ âlihi wa shahbihi ajma'ina, wal hamdu lillahi rabbil 'alamîna.
Artinya: "Ya Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyuk, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami salat kami, puasa kami, salat malam kami, kekhusyukan kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Zat Yang paling Penyayang di antara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."
Advertisement
FAQ
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar doa Bilal Tarawih.
Apa itu doa Bilal Tarawih?
Doa Bilal Tarawih adalah seruan atau bacaan khusus yang dilantunkan oleh seorang bilal selama jeda antar rakaat sholat Tarawih dan Witir berjemaah, berfungsi sebagai penanda dan penyemangat.
Kapan doa Bilal Tarawih dibacakan?
Doa Bilal Tarawih dibacakan pada setiap jeda setelah dua rakaat sholat Tarawih, serta sebelum memulai sholat Witir, untuk memberi aba-aba kepada jemaah.
Apakah hukum membaca doa Bilal Tarawih?
Membaca doa Bilal Tarawih adalah sunah atau tradisi yang tidak wajib, namun dianjurkan di banyak komunitas Muslim sebagai bagian dari kekhusyukan ibadah Tarawih.
Apa saja isi bacaan doa Bilal Tarawih?
Isi bacaan doa Bilal Tarawih umumnya meliputi shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, penyebutan nama-nama Khulafaur Rasyidin, serta ajakan untuk melanjutkan sholat.
Mengapa ada bilal dalam sholat Tarawih?
Keberadaan bilal bertujuan untuk memudahkan imam dalam mengingat jumlah rakaat dan memberikan jeda istirahat singkat bagi jemaah selama pelaksanaan sholat Tarawih yang panjang.
Apakah doa Bilal Tarawih harus dihafal?
Tidak wajib dihafal; bagi bilal yang belum hafal, diperbolehkan membaca dari teks atau catatan untuk memastikan kelancaran dan kebenaran bacaan.
Apakah ada doa khusus setelah sholat Tarawih dan Witir?
Ya, setelah sholat Tarawih disunahkan membaca Doa Kamilin, dan setelah sholat Witir disunahkan membaca zikir dan doa Witir yang berisi permohonan ampunan dan keberkahan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368169/original/069389400_1679530201-Salat_Tarawih_Pertama_di_Hagia_Sophia_mosque-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243886/original/008227900_1600662631-20200921-Pertalite-Harga-Premium-7.jpg)