Doa Memasuki Kota Makkah Teks Arab dan Artinya: Panduan Lengkap Bagi Muslim

Pahami panduan lengkap doa memasuki kota Makkah beserta keistimewaan dan fakta menarik seputar kota suci ini untuk ibadah yang lebih khusyuk.

Diterbitkan 09 September 2025, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki kota Makkah adalah momen spiritual yang sangat dinantikan oleh setiap Muslim di seluruh dunia. Kota suci ini menjadi tujuan utama bagi jutaan umat Islam untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Persiapan spiritual, termasuk membaca doa memasuki kota Makkah, menjadi bagian penting dari perjalanan ini. Doa ini merupakan wujud syukur dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT saat menginjakkan kaki di tanah haram.

Membaca doa saat memasuki Makkah juga menjadi salah satu adab yang dianjurkan untuk mendapatkan keberkahan dan kelancaran dalam beribadah. Dikutip dari buku Special Guide Book Traveling di Tanah Suci oleh H. Brilly El-Rasheed, terdapat doa khusus yang bisa kita baca saat memasuki kota suci umat Islam ini.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (9/9/2025).

Pentingnya Doa Memasuki Kota Makkah

Doa memasuki kota Makkah adalah bacaan yang diucapkan oleh seorang Muslim ketika pertama kali tiba di batas kota suci Makkah. Doa ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan dan penyerahan diri kepada Allah SWT di tanah yang dimuliakan.

Pentingnya doa ini terletak pada pengakuan akan kesucian Makkah dan permohonan agar ibadah yang akan dilakukan diterima oleh Allah SWT. Membaca doa ini juga merupakan bentuk mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya yang selalu memanjatkan doa saat memasuki tempat-tempat mulia.

Dengan membaca doa, seorang Muslim diharapkan dapat merasakan kekhusyukan dan kesadaran penuh akan tujuan kedatangannya ke tanah suci. Menurut Syahruddin El-Fikri dalam buku Sejarah Ibadah, kota suci bagi umat Islam ini bahkan dipercaya telah ada sejak Allah menciptakan manusia pertama di dunia, yaitu Nabi Adam AS.

Bacaan Doa Memasuki Kota Makkah (Arab, Latin, dan Arti)

Terdapat beberapa riwayat mengenai doa memasuki kota Makkah. Salah satu doa yang dianjurkan dan sering diamalkan adalah sebagai berikut.

Mengutip dari buku Ringkasan Ihya' Ulumuddin dari Imam al-Ghazali, berikut ini bacaan doa masuk Kota Makkah yang dianjurkan bagi umat Islam:

Arab: اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ، فَحَرِمْ لَحْمِي وَدَمِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَ آمِنِيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَا بِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ، يَارَبَّ الْعَالَمِينَ

Latin: Allahumma hadza haramuka wa amnuka, faharrim lahmi wa dami wa basyari'alan nari wa aminni min'adzabika yauma tab'atsu ibadaka, waj'ali min auliyaika wa ahli tha'atika ya rabbal'alamina.

Arti: "Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan negeri aman-Mu. Haramkanlah daging, darah dan kulitku atas api neraka, dan amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu, dan jadikanlah aku termasuk kelompok kekasih-Mu dan orang-orang yang rajin serta taat kepada-Mu, wahai Rabb seru sekalian alam."

Doa ini memohon perlindungan dari api neraka dan azab Allah, serta memohon agar dijadikan golongan orang-orang yang dicintai dan taat kepada-Nya.

Doa-Doa Penting Lainnya di Tanah Suci

Selain doa memasuki kota Makkah, terdapat beberapa doa penting lainnya yang dianjurkan untuk dibaca saat berada di tanah suci. Ini termasuk doa saat melihat Ka'bah, memasuki Masjidil Haram, dan saat meninggalkan Makkah.

1. Bacaan Doa Ketika Melihat Ka'bah

Melihat Ka'bah secara langsung adalah pengalaman spiritual yang luar biasa bagi umat Islam. Dianjurkan untuk membaca doa berikut saat pertama kali melihat Ka'bah.

Adapun bacaan doa ketika melihat Ka'bah berdasarkan Kitab Al-Adzkar dari Imam Nawawi, sebagai berikut:

Arab: اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَمَهُ وَعَظَمَهُ يَمَنْ حَجَّهُ أَوْ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبَرًا

Latin: Allahumma zid haadzal baita tasyriifan wa ta'dhiiman wa takriiman wamahaabatan wazidman syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu awi'tamarahu tasyriifan wata'dhiiman wa takriiman wa birraa.

Arti: "Ya Allah, semoga Engkau menambahkan kemuliaan, keagungan dan kehormatan terhadap tempat ini. Dan berilah tambahan kemuliaan, kehormatan, keagungan serta kebaikan kepada orang yang memuliakan dan mengagungkannya yaitu orang-orang yang meramaikannya dengan berhaji dan berumrah."

Setelah itu, dianjurkan juga mengucapkan:

Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلام وَمِنْكَ السَّلام فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَم

Latin:Allahumma antas-salamu wa minkas-salamu, fa hayyina rabbana bis-salami.

Arti: "Ya Allah, Engkaulah yang memiliki keselamatan dan dari-Mu lah keselamatan. Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah hidup kami dengan keselamatan."

Menurut sebagian besar ulama, doa seorang Muslim akan dikabulkan pada saat melihat Ka'bah. Sebagaimana disebutkan dalam buku Selamat Tinggal Susah dari Asrifin An-Nakhrawie, Ka'bah termasuk tempat mustajabah yang hanya ada satu di dunia. Keistimewaan ini telah tertuang dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, berbunyi: "Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya doa yang dikabulkan itu adalah ketika ia melihat Kakbah.'" (HR. At Tabrani).

2. Doa Ketika Memasuki Masjidil Haram

Saat hendak memasuki Masjidil Haram, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa ini.

Berikut bacaan doa yang perlu diamalkan saat memasuki Masjidil Haram:

Arab: اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ

Latin: Allaahumma antas-salaamu wa minkas-salaam wa’ilaika ya’uudus-salaam fahhayyinaa rabbanaa bis-salaami wa adkhilnaal-jannata daaras-salaam tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita yaa dzal-jalaali wal-ikhraam. Allaahummaftahhlii abwaaba rahmatika bismillaahi walhamdulillaahi was-shalaatu was-salaamu ‘alaa rasuulillah.

Arti: "Ya Allah, Engkau sumber kesalamatan dan dari pada-Mu lah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan dengan selamat sejahtera dan masukkanlah ke dalam surga negeri keselamatan. Mahabanyak anugerah-Mu dan Mahatinggi Engkau. Wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu, aku masuk masjid ini dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta sholawat dan salam untuk Rasulullah SAW."

3. Doa Meninggalkan Kota Makkah

Sebelum meninggalkan kota Makkah, umat Islam yang menunaikan ibadah haji atau umrah dianjurkan melakukan tawaf perpisahan sambil membaca doa meninggalkan kota Makkah.

Berikut ini adalah doa meninggalkan Makkah:

Arab:بسم الله اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ اللهِ ، والحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلا قوَّةَ إِلا بِاللهِ العَلِي العَظِيمِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . اللَّهُمَّ إِيْمَانَا  بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتَّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . {إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَى مَعَادٍ} يَا مُعِيْدُ أَعِدْنِي، يَا سَمِيْعُ أَسْمِعْنِي، يَا جَبَّارُ اجْبُرْنِي يَا سَتَارُ اسْتَرْنِي، يَا رَحْمَنُ ارْحَمْنِي، يَا رَدَّادُ ارْدُدْنِي إِلَى بَيْتِكَ هَذَا، وَارْزُقْنِيَ العَوْدَةَ ثُمَّ الْعَوْدَ كَرَّاتٍ بَعْدَ مَرَّاتٍ، تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَائِحُوْنَ لِرَبَّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَوَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ . اللَّهُمَّ احْفَظْني عَنْ عَيْنِي وَعَنْ يَسَارِيْ، وَمِنْ قُدَّامِيْ وَمِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي، وَمِنْ فَوْقِي وَمِنْ تَحْتِي حَتَّى تَوَصَلَنِي إِلَى أَهْلِي وَبَلَدِي . اللَّهُمَّ هَوَنْ عَلَيْنَا السَّفَرَ وَأَطْوِ لَنَا بَعْدَ الْأَرْضِ اللَّهُمَّ اصْحَبْنَا فِي سَفَرِنَا وَاخْلُفْنَا فِي أَهْلِنَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Latin: Bismillaahi allaahuakbar, subhaanallaah wal-hamdulillaah, walaa ilaaha illallaahu wallaahuakbar walaa haula walaa quwwata illaa billaahil-'aliyyil-'azhiim. Wasshalaatu was-salaamu 'alaa Rasuulillaahi shallallaahu 'alaihi wasallam. Allaahumma iimaanaa bika watashdiiqan bikitaabika wawafaa'an bi 'ahdika wattabaa'an lisunnati nabiyyika muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallam. Innalladzii faradha 'alaikal qur'aana laraadduka ilaa ma'aad. Yaa Mu'iidu a'idnii, yaa samii'u asmi'nii yaa jabbarujburnii, yaa sataarustarnii, yaa rahmaanurhamnii, yaa raddaadurdudnii ilaa baitika haadzaa, warzuqniyal-'audata tsummal-'auda karraatin ba'da marraatin taa'ibuuna 'aabiduuna saa'ihuuna lirabbanaa haamiduuna shodaqallaahu wa'dahu, wanashora 'abdahu wahazamal-ahzaaba wahdahu. Allaahuumahfazhnii 'an 'aiinii wa 'an yasaarii wa min quddaamii wa min waraa'i zhahrii wa min fauqii wa min tahtii hatta tawasholanii ilaa ahlii wa baladii. Allaahumma hawan 'alainas-safara wa athwi lanaa ba'dal-ardhi. Allaahumma ashbahnaa fii safarinaa wakhlufnaa fii ahlinaa yaa arhamar-raahimiin, wa yaa rabbal-'aalamiin.

Arti: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Maha Suci Allah dan segala puji hanya untuk Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan dari Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Shalawat dan salam bagi junjungan kita, Rasulullah. Ya Allah, aku datang kemari karena iman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad. Sesungguhnya Tuhan yang menurunkan al-Qur'an kepadamu akan memulangkanmu ke tempat kembali. Wahai Tuhan Yang Kuasa Mengembalikan, kembalikanlah aku ke tempatku. Wahai Tuhan Yang Maha Mendengar, dengarlah permohonanku. Wahai Tuhan Yang Maha Memperbaiki, perbaikilah aku. Wahai Tuhan Yang Maha Pelindung, tutupilah aibku. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih, sayangilah aku. Wahai Tuhan Yang Maha Kuasa Mengembalikan, kembalikanlah aku ke Ka'bah ini dan berilah aku rizki untuk mengulanginya berkali-kali, dalam keadaan bertaubat dan beribadah, menuju kepada-Mu sambil memuji. Allah Maha menepati janji-Nya, membantu hamba-hamba-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya. Ya Allah, lindungilah aku dari kanan, kiri, depan, belakang, atas, dan bawah sampai Engkau mengembalikanku kepada keluarga dan tanah airku. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami, lipatkan bumi untuk kami. Ya Allah, sertailah kami dalam perjalanan, dan jagalah keluarga yang kami tinggalkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih, wahai Tuhan Yang Memelihara seluruh alam."

Keistimewaan Kota Makkah dalam Islam

Kota Makkah memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah haji dan umrah, tetapi juga karena berbagai keutamaan spiritual dan historisnya.

  • Kota yang tidak akan dimasuki Dajjal.
  • Amal baik dan buruk akan dilipatgandakan di Makkah.
  • Tempat pertama dibangunnya rumah Allah, yaitu Masjidil Haram.
  • Salat di Masjidil Haram lebih utama 100 ribu kali dibandingkan di masjid lainnya.
  • Tempat yang paling utama untuk dikunjungi karena Makkah adalah kota suci umat Islam.
  • Menjadi satu-satunya kota yang dijadikan sumpah oleh Allah, dalam surah At-Tin ayat 1-3.
  • Kota yang menjadi saksi awal peristiwa Isra' Mi'raj.
  • Tempat terbaik di bumi dalam hal spiritualitas, bahkan bangsa jin (iblis) pun tidak bisa memasuki Makkah.
  • Kota yang didoakan oleh Nabi Ibrahim yang tertulis dalam Surat Ibrahim ayat 35-37.
  • Kota yang dilarang untuk berperang.
  • Kota yang dilindungi oleh Allah SWT dari kerusakan dan kepunahan populasinya. "Sesungguhnya tanah ini telah diharamkan oleh Allah SWT, sehingga tidak boleh ditebang tumbuhannya, tidak boleh diburu hewan buruannya, dan tidak boleh diambil (dipungut) satu pun barang yang hilang di sana, kecuali oleh orang yang mencari pemiliknya." (HR al-Bukhari).

Dirangkum dari buku berjudul Makkah: Kota Suci yang Dirindukan Umat Oleh Rizem Aizid, keistimewaan tersebut memperkuat posisi Makkah sebagai pusat spiritualitas umat Islam. Dalam Al-Qur'an juga dijelaskan bahwa Makkah merupakan kota sekaligus rumah ibadah pertama bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana termaktub dalam QS Al Imran ayat 96.

Fakta Menarik dan Sejarah Kota Makkah

Makkah tidak hanya kaya akan nilai spiritual, tetapi juga memiliki sejarah panjang dan fakta geografis yang menarik. Kota ini telah menjadi pusat peradaban sejak zaman kuno.

1. Letak Geografis

Mekkah terletak di wilayah barat daya Arab Saudi, dengan koordinat geografis 21° 25' 21" Lintang Utara dan 39° 49' 34" Bujur Timur. Kota ini berada di Lembah Ibrahim, dikelilingi oleh pegunungan Hijaz yang spektakuler, termasuk Bukit Abu Qubais.

Masih dari sumber yang sama, 1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah, Kota Makkah berjarak sekitar 600 km di sebelah selatan Kota Madinah dan 200 km di sebelah timur laut Kota Jeddah. Dalam buku Kisah Edukatif 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga karya Luthfi Yansyah, Makkah berada di atas ketinggian sekitar 330 m dari permukaan laut. Kota ini berupa lembah sempit yang dikelilingi gunung-gunung, seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, dan Jabal Nur, yang merupakan gunung bersejarah tempat dakwah Nabi Muhammad.

2. Ka'bah

Ka'bah adalah salah satu fakta paling menonjol tentang Mekkah, menjadi rumah suci umat Muslim dan tujuan utama bagi jutaan jemaah haji setiap tahunnya. Menurut tradisi Islam, Ka'bah dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, sebagaimana dikutip dari Atlas Sejarah Nabi dan Rasul oleh Sami bin Abdullah ak-Maghluts.

Setiap Muslim di seluruh dunia menghadap Ka'bah saat salat lima waktu, dan Ka'bah dikelilingi oleh Masjidil Haram yang megah.

3. Jemaah Haji

Setiap tahun, Mekkah menyaksikan arus jemaah haji yang tak terhitung jumlahnya. Umat Muslim dari berbagai belahan dunia berbondong-bondong ke kota suci ini untuk menunaikan ibadah haji.

Selama musim haji, jalan-jalan di Mekkah penuh dengan orang-orang yang mengenakan pakaian ihram dan berdoa di sekitar Ka'bah. Menjadi bagian dari jemaah haji adalah pengalaman spiritual yang mendalam dan menakjubkan bagi setiap Muslim.

4. Jabal Al-Nour

Jabal Al-Nour, yang berarti "Gunung Cahaya", terkenal karena Gua Hira yang terletak di dalamnya. Menurut tradisi Islam, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT di gua tersebut.

5. Arti Kata Makkah

Asima Nur Salsabila dalam buku 1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah menjelaskan bahwa nama Makkah berasal dari kata imtakka yang berarti mendesak atau mendorong. Dalam buku Mu’jam al-Buldan karya Yaqut al-Hamawi, penyematan nama itu karena manusia berdesak-desakan di kota tersebut.

Sedangkan dalam Al-Quran, Allah menyebut Makkah dengan nama Bakkah, seperti dalam QS Ali Imran ayat 96. Apabila merujuk penyebutan tersebut, maka asal katanya adalah ‘bakka-yabukku’ yang berarti menekan. Menurut tafsir Jalalain, kata Bakkah dalam ayat tersebut artinya menekan leher orang-orang yang sombong.

6. Kota Makkah sebagai Ummu al-Qura

Salah satu bukti Makkah sebagai kota tertua di dunia adalah adanya ayat-ayat Al-Quran yang menjelaskannya sebagai Ummu al-Qura atau pusat kota atau induk dari negeri. Hal itu dapat ditemukan dalam surat Al-An’am ayat 92 dan Asy-Syura ayat 7.

Kedua ayat tersebut merupakan petunjuk bahwa kota kelahiran Nabi Muhammad SAW ini adalah awal mula peradaban manusia di dunia, yang berarti tidak ada kota lain sebelum Makkah.

FAQ

1. Apa itu doa memasuki Kota Makkah?

Doa ini adalah bacaan yang dipanjatkan saat pertama kali tiba di Makkah sebagai bentuk syukur dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

2. Mengapa doa memasuki Makkah penting?

Karena doa ini menjadi adab sunnah, mengingatkan kesucian kota, serta memohon agar ibadah diterima Allah SWT.

3. Apa bacaan doa memasuki Makkah yang dianjurkan?

Salah satunya doa dari Imam al-Ghazali yang berisi permohonan perlindungan dari api neraka dan azab Allah, serta harapan menjadi hamba yang taat.

4. Apakah ada doa khusus saat melihat Ka'bah?

Ya, ada doa memohon tambahan kemuliaan untuk Ka'bah dan doa keselamatan, sebagaimana dianjurkan oleh Imam Nawawi.

5. Apa doa yang dibaca ketika masuk Masjidil Haram?

Doanya berisi permohonan rahmat, ampunan, serta keselamatan, disertai shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

6. Bagaimana doa saat meninggalkan Kota Makkah?

Doanya berisi dzikir, shalawat, serta permohonan agar diberi kesempatan kembali ke Makkah dan perjalanan pulang dimudahkan.

7. Apa keistimewaan Kota Makkah dalam Islam?

Makkah adalah kota suci, pusat ibadah pertama, tempat Ka'bah, amal dilipatgandakan, serta dijamin keamanannya oleh Allah SWT.