Liputan6.com, Jakarta Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu menjadi momen yang dinanti setiap tahun di lingkungan sekolah. Perayaan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana penting dalam pendidikan karakter anak-anak. Melalui berbagai kegiatan, khususnya lomba, siswa dapat belajar tentang agama, sejarah Islam, dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.
Lomba-lomba yang diselenggarakan dalam rangka Maulid Nabi 2025 dapat menjadi momentum berharga untuk memperkenalkan teladan Rasulullah SAW sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan interaktif ini membantu mereka memahami makna perjuangan Nabi dengan lebih mudah. Keterlibatan orang tua, baik sebagai pendukung maupun penonton, juga dapat mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga.
Dengan ide lomba yang tepat dan kreatif, acara Maulid Nabi 2025 di sekolah akan menjadi lebih berkesan dan penuh makna, sekaligus menumbuhkan antusiasme peserta. Lomba yang dirancang dengan baik tidak hanya memberikan pengalaman berharga dan kenangan indah bagi siswa, tetapi juga memberikan manfaat edukatif dan spiritual yang mendalam. Jadi simak contoh lomba selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (4/9/2025).
Advertisement
Lomba Hafalan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338831/original/094063200_1756983961-Gemini_Generated_Image_krvi9skrvi9skrvi.jpg)
Kategori lomba hafalan sangat baik untuk mengasah kemampuan memori dan pemahaman siswa terhadap ajaran agama. Kegiatan ini membantu siswa untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an dan hadits, serta membiasakan mereka dengan doa-doa sehari-hari.
1. Hafalan Surat Pendek
Lomba hafalan surat pendek bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal dan melafalkan surat-surat pendek dari Al-Qur'an dengan tajwid yang benar. Peserta akan diminta untuk melafalkan beberapa surat pendek yang telah ditentukan atau dipilih secara acak oleh juri. Waktu tampil untuk setiap peserta biasanya berkisar antara 4 hingga 5 menit.
Penilaian didasarkan pada ketepatan tajwid (40%), irama/lagu (30%), kefasihan dan tartil (20%), serta adab panggung (10%).
2. Hafalan Hadits
Lomba hafalan hadits pilihan bertujuan untuk mendorong siswa menghafal hadits-hadits penting yang mengandung nilai-nilai moral dan ajaran Islam. Peserta akan diminta untuk menghafal dan menyampaikan beberapa hadits pilihan yang telah ditentukan sebelumnya. Hadits dapat dipilih berdasarkan tema tertentu, seperti akhlak atau ibadah.
Kriteria penilaian meliputi ketepatan hafalan, kefasihan dalam melafalkan, serta pemahaman singkat terhadap makna hadits.
3. Hafalan Doa Sehari-hari
Lomba hafalan doa sehari-hari bertujuan untuk membiasakan siswa dengan doa-doa yang relevan dalam kehidupan sehari-hari, seperti doa makan, doa tidur, atau doa sebelum belajar. Peserta akan diminta untuk melafalkan doa-doa tertentu yang dipilih secara acak oleh juri. Lomba ini cocok untuk siswa usia dini (TK/SD).
Penilaian didasarkan pada ketepatan hafalan, kelancaran, dan adab saat berdoa.
Advertisement
Lomba Seni dan Kreativitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338832/original/040328900_1756983962-Gemini_Generated_Image_x7h12x7h12x7h12x.jpg)
Kategori lomba seni dan kreativitas memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat mereka dalam nuansa Islami. Lomba ini tidak hanya mengasah kemampuan artistik tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islam.
4. Kaligrafi
Lomba kaligrafi mengajak peserta untuk menyelami makna ayat atau sholawat melalui tulisan yang indah. Panitia dapat menentukan tema ayat atau sholawat yang akan digunakan. Ukuran kertas yang dipakai minimal A3.
Peserta diharapkan membawa alat tulis sendiri, dengan waktu pengerjaan yang ditetapkan selama 90 menit di lokasi yang telah disediakan. Panitia akan menyiapkan papan alas dan penjepit. Juri akan menilai karya berdasarkan ketepatan kaidah huruf (40%), komposisi (30%), kebersihan karya (20%), dan kesesuaian tema (10%).
5. Mewarnai Gambar Masjid
Lomba mewarnai gambar masjid adalah kegiatan yang cocok untuk siswa TK/SD, bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan pengenalan bentuk-bentuk Islami. Panitia menyediakan gambar masjid yang akan diwarnai oleh peserta. Peserta membawa alat mewarnai sendiri (pensil warna, krayon, spidol). Waktu pengerjaan ditentukan.
Penilaian meliputi kerapian, pemilihan warna, dan kreativitas.
6. Menggambar Kisah Nabi
Lomba menggambar kisah Nabi mendorong siswa untuk menuangkan pemahaman mereka tentang sejarah Nabi Muhammad SAW ke dalam bentuk visual. Peserta memilih salah satu kisah Nabi yang telah ditentukan atau bebas, kemudian menggambarkannya. Waktu pengerjaan dan ukuran kertas ditentukan oleh panitia.
Kriteria penilaian mencakup kesesuaian dengan tema kisah Nabi, kreativitas, dan keindahan gambar.
7. Poster Maulid Nabi
Lomba poster atau infografis bertujuan untuk menyampaikan pesan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara yang lebih mudah dipahami dan menarik secara visual. Lomba dapat difokuskan pada format A3 vertikal, dengan konten yang mencakup tema, dalil, dan ajakan untuk meneladani Rasulullah SAW.
Karya bisa dibuat secara manual atau digital, kemudian dicetak dan dipajang. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan karya adalah 60 menit (on the spot) atau bisa juga mengumpulkan karya sebelumnya. Penilaian lomba akan didasarkan pada akurasi pesan (40%), hierarki visual (30%), keterbacaan (20%), dan kreativitas (10%).
Lomba Dakwah dan Ceramah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338833/original/081513300_1756983962-Gemini_Generated_Image_n8z43yn8z43yn8z4.jpg)
Lomba dakwah dan ceramah melatih kemampuan siswa dalam berbicara di depan umum dan menyampaikan pesan-pesan Islami dengan baik. Ini adalah sarana yang efektif untuk membentuk mental dan memastikan akurasi materi yang disampaikan.
8. Pidato Islami
Lomba pidato Islami bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam menyampaikan pesan-pesan agama secara lisan dengan retorika yang baik. Peserta memilih tema pidato Islami yang relevan, seperti akhlak Nabi atau pentingnya sholawat. Durasi pidato ditentukan, biasanya antara 5-7 menit.
Penilaian meliputi isi materi, gaya penyampaian, intonasi, dan keberanian.
9. Ceramah Anak (Pildacil)
Pildacil, atau pemilihan dai cilik, merupakan salah satu metode yang efektif untuk melatih kemampuan menyampaikan pesan dengan bahasa yang sederhana. Panitia dapat menyediakan tema yang relevan, seperti akhlak Nabi, adab bertetangga, atau cinta Al-Qur'an. Durasi acara dapat diselenggarakan secara singkat, yaitu antara 5 hingga 7 menit.
Setiap peserta diwajibkan untuk menyertakan dalil atau kisah teladan dari Rasulullah SAW dalam materi mereka. Penggunaan properti diperbolehkan, asalkan tetap sopan dan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi audiens. Panitia juga bisa menetapkan kriteria penilaian yang mencakup ketepatan materi (40%), cara menyampaikan (30%), struktur (20%), dan interaksi audiens (10%).
10. Story Telling Kisah Nabi
Lomba story telling kisah Nabi bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bercerita siswa sambil memperkenalkan kisah-kisah inspiratif dari kehidupan Rasulullah SAW. Peserta memilih satu kisah Nabi yang menarik untuk diceritakan. Durasi bercerita ditentukan, dan peserta dapat menggunakan properti atau kostum sederhana untuk mendukung penampilan.
Penilaian meliputi alur cerita, ekspresi, intonasi, dan kemampuan menarik perhatian audiens.
Advertisement
Lomba Keagamaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338834/original/025590700_1756983963-Gemini_Generated_Image_7s97yi7s97yi7s97.jpg)
Lomba keagamaan fokus pada praktik ibadah dan syiar Islam, membantu siswa memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan benar.
11. Azan dan Iqamah
Lomba azan dan iqamah bertujuan untuk melatih siswa dalam melantunkan azan dan iqamah dengan suara yang merdu dan tajwid yang benar. Peserta akan tampil secara bergiliran dan diundang untuk melantunkan azan secara lengkap serta iqamah yang singkat. Mikrofon harus diatur pada posisi tetap agar penilaian tidak dipengaruhi oleh jarak.
Petugas sound juga perlu memastikan bahwa gema suara tidak berlebihan. Panitia dapat mencatat beberapa kriteria penilaian yang meliputi lagu dan napas (35%), lafal dan harakat (35%), volume/ketegasan (20%), serta adab muadzin (10%).
12. Tilawah Al-Qur’an
Lomba tilawah Al-Qur’an, atau Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), diadakan untuk memastikan standar tajwid, makhraj, dan adab dalam membaca Al-Qur'an dapat disampaikan dengan baik. Kegiatan bisa dimulai dengan memanggil peserta berdasarkan kategori usia (anak, remaja, dewasa). Setiap peserta akan diberikan potongan surah secara acak dengan waktu tampil antara 4 hingga 5 menit.
Persiapan seperti mikrofon, mimbar, dan daftar surah harus tersedia di meja juri. Kriteria penilaian yang dapat diterapkan dalam lomba ini adalah tajwid (40%), irama/lagu (30%), fasih dan tartil (20%), serta adab panggung (10%).
13. Sholawat Bersama
Lomba sholawat bersama bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Nabi Muhammad SAW melalui lantunan sholawat yang merdu dan penuh penghayatan. Peserta dapat tampil secara individu atau berkelompok. Mereka melantunkan sholawat yang telah ditentukan atau sholawat bebas. Penggunaan alat musik sederhana diperbolehkan.
Penilaian meliputi kekompakan (jika berkelompok), keindahan suara, dan penghayatan.
Lomba Cerdas Cermat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337741/original/038930000_1756955925-072a7846-f2b0-4f2b-90c3-cd0c1c59c22c.jpg)
Lomba cerdas cermat tidak hanya menjaga semangat publik, tetapi juga memperkuat pemahaman literasi agama siswa. Kegiatan ini dapat menjadi sarana interaktif untuk menguji pengetahuan agama.
14. Cerdas Cermat Agama
Lomba cerdas cermat agama bertujuan untuk menguji pengetahuan siswa tentang berbagai aspek agama Islam, seperti rukun iman, rukun Islam, dan sejarah Islam. Format pelaksanaan dapat melibatkan tim yang terdiri dari 3 orang, yang bisa berasal dari SD, SMP, SMA, atau umum. Terdapat beberapa babak dalam lomba ini, seperti cepat-tepat, lempar-bonus, dan rebutan.
Materi yang diujikan mencakup sirah, fiqih dasar, adab, serta tafsir ringkas yang relevan dan mudah dipahami oleh peserta. Skor akan dihitung secara real-time dan ditampilkan di layar, dengan kriteria bobot jawaban benar cepat (40%), rebutan (30%), dan kedisiplinan serta sportivitas (30%).
15. Kuis Sejarah Nabi
Lomba kuis sejarah Nabi bertujuan untuk menguji pengetahuan siswa tentang perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, mulai dari kelahiran hingga wafatnya. Peserta menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar sejarah Nabi Muhammad SAW. Format kuis bisa berupa pilihan ganda, isian singkat, atau cepat tepat.
Penilaian didasarkan pada jumlah jawaban benar dan kecepatan menjawab.
16. Tebak Ayat Al-Qur’an
Lomba tebak ayat Al-Qur’an bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam mengenali dan melanjutkan ayat-ayat Al-Qur'an yang dibacakan sebagian. Peserta diminta untuk melanjutkan ayat dari nomor acak yang diambil dari Juz 'Amma. Waktu yang diberikan untuk setiap peserta adalah 3 menit, dengan maksimal dua kali kesempatan untuk menerima koreksi.
Pengujian dilakukan oleh dua orang penguji, di mana satu penguji fokus pada ketepatan lanjutan ayat, sementara penguji lainnya memperhatikan tajwid saat peserta melantunkan hafalan. Skor akhir akan dihitung berdasarkan ketepatan lanjutan ayat (50%), kelancaran (30%), dan tajwid (20%).
Advertisement
Lomba Kreatif dan Modern
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4950824/original/021372400_1727077764-WhatsApp_Image_2024-09-22_at_19.49.13-2.jpeg)
Kategori ini mencakup lomba-lomba yang memanfaatkan media modern dan kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan Islami, menarik minat generasi muda.
17. Video Dakwah 60 Detik
Video singkat dirancang untuk menyesuaikan dengan kebiasaan menonton masyarakat, dengan tujuan agar pesan Maulid dapat tersebar dengan cepat melalui kanal resmi sekolah. Panitia diharapkan dapat menyusun format video dengan durasi antara 30 hingga 60 detik, menggunakan tampilan vertikal, serta menyertakan teks ajakan yang sopan.
Karya video yang telah dibuat dapat dikirim melalui tautan unggah, dan panitia akan memutar video pilihan finalis di layar. Juri akan melakukan penilaian berdasarkan ketajaman pesan (40%), alur (25%), audio-visual (25%), dan kepatuhan etika (10%).
18. Puisi Islami
Puisi Islami menjadi media ekspresi untuk menyalurkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Peserta dapat menulis puisi bertema Maulid, syukur, atau akhlak mulia. Puisi yang indah akan menambah semarak suasana dan bisa dibacakan di acara puncak Maulid.
Penilaian lomba akan difokuskan pada isi pesan (40%), keindahan bahasa (30%), orisinalitas (20%), dan teknik penulisan (10%).
19. Drama Kisah Nabi
Lomba drama kisah Nabi bertujuan untuk menghidupkan kembali cerita-cerita inspiratif dari kehidupan Rasulullah SAW melalui seni peran. Setiap kelompok peserta mementaskan drama singkat yang mengisahkan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Nabi. Durasi penampilan dan jumlah anggota kelompok ditentukan.
Penilaian meliputi kesesuaian cerita dengan sumber Islami, akting, kostum, dan pesan moral yang disampaikan.
Lomba Kelompok dan Kebersamaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338835/original/062843900_1756983963-Gemini_Generated_Image_kdqrn9kdqrn9kdqr.jpg)
Lomba kelompok dan kebersamaan mendorong siswa untuk bekerja sama, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam nuansa Islami.
20. Marawis/Hadroh
Marawis atau hadroh dapat dilaksanakan untuk meningkatkan suasana acara dengan irama yang energik, menarik penonton, dan menjaga semangat acara tetap tinggi. Disarankan agar grup terdiri dari 7 hingga 12 anggota. Tim perlu menyiapkan durasi penampilan antara 6 hingga 8 menit.
Daftar syair shalawat harus diseleksi oleh panitia, dan sound-check harus dilakukan dengan cepat di antara pergantian grup untuk menghindari jeda yang terlalu lama. Penilaian penampilan dapat didasarkan pada ketepatan pukulan (30%), harmoni vokal (30%), koreografi panggung (20%), dan kekompakan kostum/etiket (20%).
21. Qasidah Rebana
Qasidah rebana menekankan pentingnya sinkronisasi antara pukulan dan vokal, serta berfungsi untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Formasi duduk atau berdiri dapat diatur berdasarkan kesepakatan anggota tim. Lirik lagu yang digunakan haruslah sopan dan santun.
Setiap grup diwajibkan menyiapkan dua lagu yang masing-masing berfungsi sebagai pembuka dan penutup. Panitia juga akan menandai "batas panggung" agar formasi tidak keluar dari frame yang telah ditentukan. Penilaian akan dilakukan berdasarkan kekompakan (40%), variasi ritme (25%), vokal utama dan backing (25%), dan penampilan (10%).
22. Estafet Doa
Lomba estafet doa adalah kegiatan kelompok yang melatih kerja sama dan hafalan doa secara berantai. Setiap anggota tim melanjutkan bagian doa yang telah dimulai oleh anggota sebelumnya. Doa yang digunakan bisa doa sehari-hari atau potongan ayat Al-Qur'an.
Penilaian meliputi kelancaran estafet, ketepatan hafalan, dan kekompakan tim.
Advertisement
Lomba Khusus TK/SD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4960113/original/057753300_1728024424-WhatsApp_Image_2024-10-04_at_10.45.57.jpeg)
Kategori ini dirancang khusus untuk siswa usia TK dan SD, dengan kegiatan yang lebih sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.
23. Fashion Show Busana Muslim
Lomba busana muslim untuk anak-anak dapat menjadi sarana yang efektif bagi keluarga untuk menanamkan nilai-nilai kesopanan dalam berpakaian. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui pertunjukan catwalk singkat yang disertai penjelasan mengenai makna dari busana yang dikenakan. Setiap peserta memiliki waktu maksimal 30 detik untuk tampil, dan kriteria kesopanan akan dijelaskan dengan jelas pada saat briefing.
Orang tua diharapkan mendampingi anak-anak mereka di sisi panggung. Beberapa aspek yang akan dinilai dalam lomba ini mencakup kesopanan dan kelayakan busana (40%), kecocokan tema yang diusung (25%), kebersihan dan kerapian penampilan (25%), serta kepercayaan diri peserta saat tampil (10%).
24. Menyanyi Lagu Islami
Lomba menyanyi lagu Islami bertujuan untuk mengembangkan bakat menyanyi siswa sambil memperkenalkan lagu-lagu yang mengandung pesan-pesan agama. Peserta memilih lagu Islami yang akan dinyanyikan. Dapat tampil solo atau berkelompok. Penggunaan minus-one atau iringan musik sederhana diperbolehkan.
Penilaian meliputi kualitas vokal, penghayatan, dan kesesuaian lagu dengan tema Islami.
25. Menempel Gambar Ka’bah
Lomba menempel gambar Ka’bah adalah kegiatan kreatif yang cocok untuk siswa TK/SD, bertujuan untuk mengenalkan salah satu simbol penting dalam Islam. Panitia menyediakan potongan-potongan gambar Ka’bah atau bahan-bahan untuk membuat kolase Ka’bah. Peserta menempelkan potongan-potongan tersebut pada kertas yang disediakan.
Penilaian didasarkan pada kerapian, kreativitas, dan hasil akhir karya.
Tips Sukses Menyelenggarakan Lomba Maulid Nabi di Sekolah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331517/original/071339300_1756439893-ChatGPT_Image_29_Agu_2025__10.53.58.jpg)
Menyelenggarakan lomba Maulid Nabi memerlukan persiapan yang matang agar acara berjalan lancar dan bermakna. Setiap detail, mulai dari konsep hingga hadiah, perlu dipertimbangkan dengan cermat.
- Sesuaikan dengan Usia Peserta: Penting untuk memilih jenis lomba yang sesuai dengan jenjang usia siswa. Anak TK dan SD lebih cocok dengan lomba kreatif dan ringan seperti mewarnai atau hafalan doa, sementara siswa SMP dan SMA dapat mengikuti lomba pidato, ceramah, atau cerdas cermat. Penyesuaian ini akan membuat setiap anak merasa nyaman dan lebih percaya diri untuk tampil maksimal.
- Libatkan Guru dan Orang Tua: Keterlibatan semua pihak sangat krusial. Guru dapat berperan sebagai pembimbing, sementara orang tua dapat memberikan dukungan moral atau bahkan menjadi juri. Kehadiran orang tua akan membuat anak lebih bersemangat dan mempererat hubungan antara sekolah dengan keluarga.
- Pastikan Nilai Edukatif: Setiap lomba sebaiknya membawa pesan yang mendidik. Anak-anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga. Misalnya, lomba hafalan dapat menanamkan rasa cinta pada Al-Qur’an, dan lomba drama kisah Nabi dapat menumbuhkan rasa hormat pada Rasulullah.
- Beri Hadiah Menarik: Hadiah berfungsi sebagai motivasi bagi peserta. Tidak harus mahal, yang terpenting adalah bermanfaat dan berkesan, seperti buku Islami, alat tulis, atau sertifikat. Hadiah membuat anak merasa dihargai dan lebih bersemangat mengikuti lomba.
- Jaga Suasana Meriah: Suasana yang meriah akan membuat acara lebih hidup. Dekorasi dengan tema Islami, musik Islami, dan sholawat dapat menambah semangat. Guru dan siswa juga bisa ikut memeriahkan dengan penampilan.
- Dokumentasikan Kegiatan: Mendokumentasikan setiap momen lomba sangat penting untuk kenangan, laporan, dan promosi kegiatan di masa mendatang. Foto dan video dapat menjadi bukti keberhasilan acara dan inspirasi bagi sekolah lain.
Dengan perencanaan yang baik dan pelaksanaan yang penuh semangat, lomba Maulid Nabi di sekolah akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh komunitas sekolah.
Lomba Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah merupakan cara yang efektif dan menyenangkan untuk menanamkan nilai-nilai Islami serta meneladani akhlak Rasulullah SAW kepada siswa. Melalui berbagai jenis lomba, mulai dari hafalan, seni, dakwah, hingga cerdas cermat, anak-anak dapat belajar dan berkreasi dalam suasana yang edukatif dan penuh kebersamaan.
Pilihlah lomba yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah, serta pastikan setiap kegiatan memiliki nilai edukatif yang kuat. Jadikan momen peringatan Maulid Nabi 2025 ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan orang tua, sekaligus menumbuhkan kecintaan yang mendalam pada Rasulullah SAW.
Advertisement
FAQ
Q: Kapan Maulid Nabi 2025 diperingati?
A: Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 diperingati pada 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan hari Jumat, 5 September 2025.
Q: Apa saja kriteria penilaian umum untuk lomba?
A: Kriteria penilaian umum biasanya mencakup ketepatan (tajwid/materi), penyajian (vokal/visual), kedisiplinan, adab, serta kesesuaian tema Maulid.
Q: Bagaimana cara memilih lomba yang tepat untuk SD?
A: Untuk siswa SD, pilih lomba yang sederhana dan menyenangkan, seperti mewarnai gambar masjid, fashion show busana muslim, atau hafalan doa pendek.
Q: Apakah lomba ini bisa melibatkan orang tua?
A: Ya, orang tua sangat bisa dilibatkan dalam lomba Maulid Nabi, baik sebagai pendukung, penonton, maupun juri, untuk mempererat hubungan sekolah dengan keluarga.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051591/original/000650000_1657289366-IMG_20220526_150737_149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588829/original/058478000_1695708019-prophet-7740097_1280.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)