Tasikmalaya Bersolawat, Doakan Kesejukan Bangsa dan Persatuan NKRI

Dalam acara tersebut, KH Deni Ramdani Sagara juga mengajak semua pihak untuk kembali pada ajaran Qulhu, Surah Al-Ikhlas, yang mengajarkan keikhlasan sejati.

Diperbarui 01 September 2025, 17:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kelompok masyarakat Tasikmalaya melantunkan aksi bersolawat dan munajat doa yang menyejukkan. Kegiatan tersebut dilangsungkan Minggu, 31 Agustus 2025 di Markas Polres Tasikmalaya.

Total, ratusan orang berkumpul dalam Istigasah dan Doa Bersama. Mereka terdiri dari para ulama, santri, masyarakat, dan komunitas ojek online yang menyatukan tekad untuk membasuh luka-luka bangsa dengan air mata keikhlasan.

"Ini adalah sebuah respons terhadap gejolak yang kian memuncak di mana-mana. Seakan mengerti bahwa kekuatan fisik tak selalu bisa meredakan amuk massa, mereka memilih jalan yang lebih spiritual. Kami duduk bersama, bukan untuk saling menyalahkan, melainkan untuk merenung dan berdoa," kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah sebagai inisiator aksi tersebut, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Dalam acara tersebut, KH Deni Ramdani Sagara juga mengajak semua pihak untuk kembali pada ajaran Qulhu, Surah Al-Ikhlas, yang mengajarkan keikhlasan sejati.

"Izinkan hati ini lapang untuk menerima setiap nasehat, koreksi, dan bahkan caci maki. Ini adalah pengingat bahwa kritik, sekalipun pedas, adalah cambuk yang mengantar kita pada kemajuan. Di dalamnya tersembunyi harapan tulus dari rakyat yang ingin melihat negerinya bangkit," ujar Kiai Deni.

​Kiai Deni menyatakan pesan disampaikan berlaku untuk semua. Tujuannya, untuk mengikhlaskan hati untuk saling mendengarkan, gotong royong akan hadir dengan sendirinya.

"Kebaikan itu hadir saat kita saling mengulurkan tangan, saat kita bahu-membahu menata masa depan," katanya.

 

Gotong Royong

Kiai Deni menyatakan, gotong royong bukanlah slogan kosong, melainkan tindakan nyata yang lahir dari keikhlasan untuk melihat Indonesia menjadi lebih baik.

"Melodi Kebhinekaan dari Tasikmalaya telah membuktikan bahwa doa dan dzikir memiliki kekuatan yang luar biasa. Di tengah riuh rendahnya hiruk pikuk politik, mereka memilih jalan sunyi yang penuh makna," dia menandasi.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, Dandim 0612, Kajari Kabupaten Tasikmalaya, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam, para komunitas ojek online dan sejumlah ulama lainnya.