Liputan6.com, Jakarta Dalam hidup yang tak pernah lepas dari ujian, tantangan, dan ketidakpastian, zikir la haula wala quwwata illa billah menjadi kalimat pengingat yang sangat menenangkan hati. Kalimat ini tidak hanya mengandung makna spiritual yang dalam, tetapi juga menjadi pengakuan penuh bahwa manusia tak memiliki daya dan kekuatan apa pun kecuali atas izin Allah.
Ucapan ini sering terdengar dalam berbagai momen penting umat Islam, baik saat tertimpa musibah maupun ketika ingin menguatkan diri dalam ketaatan. La haula wala quwwata illa billah bukan sekadar dzikir rutin, melainkan penegasan bahwa segala daya upaya sepenuhnya milik Allah semata.
Dalam buku La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Kekuatan yang Mengubah Takdir karya Muhammad Syafi'i Saragih, M.A., dijelaskan bahwa, kalimat ini adalah sumber energi spiritual yang tak ternilai. Ia mengubah kepasrahan menjadi kekuatan, dan menjadikan kesulitan sebagai jalan menuju kematangan iman.
Advertisement
Dengan kata lain, zikir ini membawa efek psikologis dan spiritual yang besar, menjadikan hati lebih kuat dalam menerima takdir, dan lebih ringan dalam melangkah menghadapi kehidupan. Maka tidak heran jika zikir ini sering dijadikan pegangan oleh para ulama dan salihin dalam setiap fase hidup mereka.
Senada dengan itu, menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, menjelaskan bahwa ucapan la haula wala quwwata illa billah adalah tanda ridha terhadap ketetapan Allah dan permohonan kekuatan untuk tetap berada di jalan ketaatan. Kalimat ini tidak hanya menggambarkan kerendahan hati seorang hamba, tetapi juga harapan agar tetap kuat dalam menghadapi godaan dunia dan beratnya ujian iman.
Maka, siapa pun yang mengamalkannya dengan penuh keyakinan, akan merasakan ketenangan batin, keteguhan hati, serta kekuatan yang mengalir dari keimanan yang mendalam.
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (8/7/2025).
Arti La Haula Wala Quwwata Illa Billah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
Secara harfiah, la haula wala quwwata illa billah berarti "Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah." Kalimat ini menjadi penegasan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan apapun tanpa izin dan bantuan dari Sang Pencipta. Berikut tulisan lahaula wala quwwata illa billah menggunakan bahasa Arab, latin, dan artinya yang perlu anda ketahui:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Arab-latin: Lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil azhīm(i).
Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi Maha Agung."
Lebih dari sekadar ucapan, la haula wala quwwata illa billah adalah pernyataan keyakinan yang mendalam. Dzikir ini mengingatkan manusia bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, baik maupun buruk, adalah atas izin dan kuasa Allah SWT.
Manusia tidak memiliki kekuatan untuk menolak takdir buruk atau mendatangkan kebaikan tanpa pertolongan-Nya. Oleh karena itu, dzikir ini mencerminkan sikap penyerahan diri total dan kebergantungan sepenuhnya kepada Allah SWT.
Ketika seorang muslim mengucapkan la haula wala quwwata illa billah, ia mengakui bahwa dirinya lemah dan tidak berdaya. Ia menyadari bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengubah keadaan.
Advertisement
Keistimewaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
Kalimat la haula wala quwwata illa billah termasuk salah satu dzikir yang paling agung dalam Islam. Meski pendek dan ringan di lisan, dzikir ini memiliki kedalaman makna dan keutamaan yang sangat besar, baik di dunia maupun di akhirat. Ucapan ini adalah bentuk pengakuan total seorang hamba atas kelemahan dirinya, serta penyerahan mutlak kepada kekuasaan dan kehendak Allah SWT. Berikut keistimewaan dari la haula wala quwwata illa billah, yakni:
1. Termasuk Harta Simpanan dari Surga
Keistimewaan yang paling sering disebut dari la haula wala quwwata illa billah adalah bahwa kalimat ini merupakan salah satu harta simpanan dari surga. Ini ditegaskan dalam hadits Nabi Muhammad ﷺ:
قُلْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ
Artinya: “Ucapkanlah: La haula wala quwwata illa billah, karena ia adalah salah satu simpanan dari simpanan surga.” (HR. Bukhari, no. 4205; Muslim, no. 2704)
Dalam kitab Fath al-Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani, dijelaskan bahwa maksud “harta simpanan” (kanz) adalah pahala yang luar biasa besar dan tersimpan untuk seseorang di akhirat karena kalimat ini mencerminkan pengakuan akan kemahakuasaan Allah dan kelemahan manusia.
2. Perlindungan dari Setan dan Rasa Malas
Salah satu waktu terbaik membaca dzikir ini adalah saat menghadapi kemalasan, kelelahan, dan gangguan batin, karena dzikir ini sangat efektif untuk melawan godaan setan. Dalam Shahih Bukhari dan Muslim, diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda kepada Abu Musa Al-Asy’ari:
"Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu dari harta simpanan surga? Ucapkanlah: La haula wala quwwata illa billah.”
Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa kalimat ini adalah bentuk penyandaran penuh kepada Allah dan memiliki pengaruh besar untuk mengusir kesedihan, rasa malas, serta dorongan negatif dari setan. Membacanya secara rutin, khususnya ketika merasa lemah atau tidak bersemangat, bisa memulihkan energi spiritual.
3. Menenangkan Hati dan Meredakan Stres
Dalam buku La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Kekuatan yang Mengubah Takdir karya Muhammad Syafi’i Saragih, dijelaskan bahwa:
“Kalimat ini adalah sumber energi spiritual yang menenangkan jiwa dan menyadarkan bahwa manusia bukan pemilik kendali atas takdir, namun hanya bisa berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada Allah.”
Ucapan ini sangat relevan di tengah tekanan hidup yang kerap membuat manusia cemas, gelisah, dan takut gagal. Dengan mengulang-ulang kalimat ini, seseorang seperti membasuh jiwanya dengan ketenangan dan harapan, serta mengingatkan bahwa Allah-lah yang mengatur segalanya.
4. Amalan Ringan Namun Pahala Besar
Zikir la haula wala quwwata illa billah sangat mudah diamalkan, karena ringan di lisan, tidak memerlukan tempat khusus, dan dapat diucapkan kapan pun. Tapi pahalanya sangat besar. Dalam riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah disebutkan bahwa zikir ini menjadi sebab pintu-pintu langit terbuka dan doa-doa lebih cepat dikabulkan.
“Tidak ada di antara kalian yang mengucapkan ‘la haula wala quwwata illa billah’ kecuali akan dibukakan untuknya pintu di langit yang berisi permintaan kepada Allah.” (HR. Tirmidzi no. 3601, Hasan Shahih)
5. Peneguh dalam Ibadah dan Jalan Taubat
Kalimat ini juga sangat penting untuk membangun komitmen ibadah dan menumbuhkan semangat bertaubat. Karena sadar bahwa kemampuan taat itu hanya berasal dari Allah, maka membaca kalimat ini berulang kali akan menumbuhkan keikhlasan dan keteguhan dalam menjalani ibadah, meninggalkan dosa, dan terus berharap akan pertolongan Allah dalam memperbaiki diri.
6. Jadi Obat dari 99 Penyakit
Keistimewaan la haula wala quwwata illa billah juga bisa menjadi obat dari 99 penyakit. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW berikut:
"Perbanyaklah membaca lahaula walaquwata illabillah hil aliyil adzim karena sesungguhnya bacaan ini adalah obat dari 99 penyakit, yang mana penyakit paling ringan adalah kebimbangan."
Dijelaskan oleh Muhammad Khatib bahwa penyakit yang paling ringan adalah penyakit yang mudah menyerang jiwa manusia dan membahayakan diri manusia. Hal ini karena setan selalu memanfaatkan kelemahan untuk bisa mengubah hati manusia menjadi lupa. Salah satunya lupa kepada Allah SWT.
Waktu yang Dianjurkan Mengucapkan La Haula Wala Quwwata Illa Billah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4194424/original/014690900_1665998394-doa-setelah-adzan-dan-artinya-yang-patut-dibaca-ini-lengkapnya.jpg)
Dzikir la haula wala quwwata illa billah dapat diucapkan kapan saja dan di mana saja. Namun, ada beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak dzikir ini. Salah satunya adalah ketika menghadapi kesulitan, musibah, atau kebimbangan. Dalam situasi sulit, mengucapkan dzikir ini dapat menenangkan hati dan mengingatkan kita bahwa Allah SWT selalu bersama kita.
Selain itu, dzikir ini juga dianjurkan untuk diucapkan saat mendengar seruan "Hayya 'ala As-Shalah" (Marilah menunaikan shalat) dan "Hayya 'ala Al-Falah" (Marilah meraih kemenangan) dalam adzan. Hal ini menunjukkan bahwa kita mengakui bahwa tidak ada kekuatan untuk melaksanakan shalat dan meraih kemenangan kecuali dengan pertolongan Allah SWT.
Advertisement
QnA Seputar La Haula Wala Quwwata Illa Billah
Q: Apa arti la haula wala quwwata illa billah?
A: Kalimat ini berarti: “Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.” Makna ini menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki kemampuan untuk menjauhi maksiat atau melakukan kebaikan tanpa izin dan bantuan dari Allah SWT.
Q: Dari mana asal kalimat ini?
A: Kalimat la haula wala quwwata illa billah berasal dari ajaran Rasulullah SAW. Ia disebutkan dalam banyak hadis shahih, di antaranya dalam riwayat Bukhari dan Muslim, serta telah dijadikan dzikir oleh para sahabat dan ulama sepanjang sejarah Islam.
Q: Apakah dzikir ini bisa dibaca oleh siapa saja?
A: Ya, dzikir ini bisa dibaca oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, tua maupun muda, sehat maupun sakit. Tidak ada batasan waktu atau kondisi tertentu untuk membaca dzikir ini.
Q: Apakah kalimat ini termasuk dzikir pagi dan petang?
A: Ya. Dalam banyak kitab dzikir, seperti Hisnul Muslim dan Al-Adzkar karya Imam Nawawi, la haula wala quwwata illa billah termasuk dalam dzikir pagi dan petang sebagai bagian dari perlindungan dan penguatan spiritual.
Q: Apakah dzikir ini bisa menjadi penyembuh penyakit hati?
A: Benar. Dzikir ini menanamkan kesadaran bahwa manusia lemah dan hanya bergantung pada Allah. Kesadaran ini dapat mengikis sombong, gelisah, iri, dan sifat-sifat negatif lain yang menjadi penyakit hati.
Q: Apakah dzikir ini bisa mengubah takdir?
A: Dalam banyak penjelasan ulama, dzikir dan doa yang tulus, termasuk la haula wala quwwata illa billah, dapat menjadi sarana untuk mengangkat musibah atau meringankan takdir buruk, karena Allah Maha Kuasa untuk mengubah keadaan hamba-Nya. Namun tentu semua terjadi dengan izin-Nya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)