Liputan6.com, Jakarta - Disaat menghadapi orang yang sedang marah, penting untuk merespons dengan bijak. Salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan adalah dengan memanjatkan doa meluluhkan hati seseorang.
Dalam Islam, doa memiliki kekuatan besar untuk mengubah keadaan, termasuk melunakkan hati yang keras. Memanjatkan doa meluluhkan hati seseorang yang marah atau membenci adalah wujud permohonan agar Allah SWT memberikan hidayah dan membuka pintu maaf.
Studi medis terbaru menunjukkan ritme biologis manusia di antara Fajr dan Isha sangat kondusif untuk doa (tenang, tanpa gangguan fisik), utamanya menjelang subuh saat kondisi mental dan emosional mendalam, dilansir dari pmc.ncbi.nlm.nih.gov.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Selasa (1/7/2025).
Doa Meluluhkan Hati Seseorang
Doa memiliki kekuatan untuk menenangkan hati dan pikiran. Melansir dari berbagai sumber, doa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon pertolongan-Nya dalam setiap urusan, termasuk meluluhkan hati seseorang yang sedang marah.
Dalam Islam, diajarkan untuk selalu mengutamakan perdamaian dan mencari solusi terbaik dalam setiap permasalahan. Doa meluluhkan hati seseorang adalah salah satu bentuk ikhtiar batin yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Berikut adalah beberapa bacaan doa yang bisa diamalkan:
Doa Nabi Daud AS
Berdasarkan buku berjudul Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan, Abu Ezza (2012: 27), ada bacaan doa Nabi Daud yang bisa diamalkan umat Islam untuk melembutkan hati manusia, bahkan yang hatinya sekeras besi sekalipun. Adapun bacaan doa Nabi Daud untuk meluluhkan hati seseorang yakni sebagai berikut.
Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid.
Artinya, “Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi.”
Doa Meluluhkan Hati Seseorang dari Jarak Jauh
Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa khaula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii amrii kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
“Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Fir'aun kepada Musa dan lunak hati manusia bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Tuhan Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah.”
Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Dicintai
Allahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika.
Allahumma sakhirli ... (sebut nama orang dimaksud, misal fulan bin fulan)... kama sakhkhorta firauna li musa.
Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda.
Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadika. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah dan hina, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.
Ya Allah tundukkan (sebut nama, contohnya fulan bin fulan) kepadaku sebagaimana Engkau tundukkan Firaun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi pada Daud.
Karena dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya ada di tangan-Mu, dan hatinya ada di tangan-Mu."
Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Membenci Kita
Dikutip dari buku Tuntunan Lengkap Rukun Islam & Doa: Kunci Beragama Secara Kafah oleh Syarif Hidayatullah, berikut bacaan doa ketika ada orang yang membenci kita yang bisa dipanjatkan kapan saja, terutama setelah sholat malam:
Alhamdulillahi ala kulli halin rabbi audzu bika min hali ahlin nari allahumma la aisya illa asiyul akhirati.
Artinya: "Segala puji bagi Allah atas segala hal. Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari keadaan penghuni neraka. Ya Allah, tidak ada kehidupan yang abadi kecuali kehidupan akhirat.”
Advertisement
Cara Meluluhkan Hati Seseorang Secara Psikologi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4861723/original/032962600_1718200348-pexels-gabby-k-7114755.jpg)
Selain melalui doa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan secara psikologis untuk meluluhkan hati seseorang. Cara-cara ini berfokus pada membangun komunikasi yang baik, menunjukkan empati, dan menciptakan hubungan yang positif.
Penelitian meta-analisis membuktikan bahwa pendekatan emosional (pathos) jauh lebih ampuh dalam mempengaruhi keputusan orang dibandingkan argumen logis. Melansir dari University of North Carolina menyebut bahwa emosi dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat, membuat audiens lebih mudah terpengaruh karena merasa “tersambung” secara emosional.
- Dengarkan dengan Empati: Berikan perhatian penuh saat orang tersebut berbicara, tunjukkan bahwa Anda memahami perasaannya.
- Validasi Perasaan: Akui dan hargai perasaannya, bahkan jika Anda tidak setuju dengan tindakannya.
- Minta Maaf dengan Tulus: Jika Anda melakukan kesalahan, minta maaflah dengan tulus dan bertanggung jawab atas tindakan Anda.
- Berikan Ruang: Jangan memaksakan interaksi jika orang tersebut belum siap. Berikan waktu dan ruang baginya untuk memproses emosinya.
- Tunjukkan Kebaikan: Lakukan hal-hal baik untuk orang tersebut tanpa mengharapkan imbalan.
- Jaga Nada Bicara: Bicaralah dengan tenang dan lembut, hindari nada tinggi atau konfrontatif.
- Gunakan Bahasa Tubuh Positif: Tunjukkan bahasa tubuh yang terbuka dan ramah, seperti tersenyum dan melakukan kontak mata.
- Cari Kesamaan: Temukan minat atau nilai-nilai yang sama untuk membangun koneksi.
- Hindari Menyalahkan: Fokus pada solusi, bukan pada siapa yang salah.
- Bersabar: Meluluhkan hati seseorang membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan menyerah jika hasilnya tidak langsung terlihat.
Waktu Mustajab untuk Berdoa dalam Islam
Dalam Islam, ada waktu-waktu tertentu yang dianggap mustajab untuk berdoa. Pada waktu-waktu ini, doa memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Melansir dari berbagai sumber, memanfaatkan waktu-waktu mustajab ini dapat meningkatkan efektivitas doa meluluhkan hati seseorang.
Jurnal Spiritual Energy of Islamic Prayers (Hani M. Henry, 2013) mencatat bahwa doa yang dipanjatkan setelah salat membawa energi spiritual yang sangat kuat—karena dalam keadaan tenang, fokus, dan terhubung dengan Tuhan—meningkatkan peluang dikabulkan.
Paparan harian pada jurnal The Dynamics of Prayer in Daily Life menyatakan bahwa doa permohonan (supplication) paling efektif dilakukan saat mengalami tantangan emosi negatif (seperti cemas, sedih), karena kondisi ini memicu fokus dan intensitas yang tinggi.
- Sepertiga Malam Terakhir: Waktu ini merupakan saat yang paling utama untuk berdoa, karena Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya.
- Antara Adzan dan Iqomah: Waktu ini adalah saat yang penuh berkah, karena doa yang dipanjatkan pada saat ini tidak akan ditolak.
- Setelah Sholat Fardhu: Setelah menyelesaikan sholat fardhu, luangkan waktu untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT.
- Hari Jumat: Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam, dan terdapat waktu mustajab untuk berdoa di hari ini.
- Saat Hujan Turun: Hujan adalah rahmat dari Allah SWT, dan saat hujan turun adalah waktu yang baik untuk berdoa.
Advertisement
FAQ
Apakah doa meluluhkan hati seseorang benar-benar efektif?
Doa adalah ikhtiar spiritual yang penting, namun hasilnya bergantung pada kehendak Allah SWT. Usaha dan perbaikan diri juga diperlukan.
Bagaimana cara memanjatkan doa meluluhkan hati seseorang yang benar?
Panjatkan doa dengan ikhlas, khusyuk, dan penuh keyakinan. Sertai dengan usaha nyata untuk memperbaiki hubungan.
Kapan waktu yang tepat untuk memanjatkan doa meluluhkan hati seseorang?
Waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqomah, atau setelah sholat fardhu sangat dianjurkan.
Apakah ada doa khusus untuk meluluhkan hati seseorang yang membenci kita?
Ada doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon perlindungan dari keburukan orang yang membenci kita dan memohon agar hatinya dilembutkan.
Selain doa, apa lagi yang bisa dilakukan untuk meluluhkan hati seseorang?
Bangun komunikasi yang baik, tunjukkan empati, minta maaf jika bersalah, dan berikan waktu dan ruang bagi orang tersebut.
Apakah boleh menggunakan doa meluluhkan hati seseorang untuk tujuan yang tidak baik?
Tidak diperbolehkan menggunakan doa untuk tujuan yang buruk atau merugikan orang lain. Niat yang baik sangat penting dalam berdoa.
Bagaimana jika doa meluluhkan hati seseorang tidak kunjung dikabulkan?
Tetaplah berdoa, berusaha, dan bersabar. Mungkin ada hikmah yang lebih besar di balik belum terkabulnya doa tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4634077/original/027217700_1698981052-pexels-pavel-danilyuk-8422438.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571224/original/046244000_1777611094-Bunga_Bekasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5108936/original/038146000_1737780538-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533838/original/065283400_1773785899-unnamed__99_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526361/original/041002800_1773118370-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532738/original/060749200_1773671102-Inara_Rusli_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527031/original/096301600_1773160324-IMG-20260310-WA0057.jpg)