Sukses

Top 3 Islami: Karomah Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Muda Bikin Perampok Taubat, Jangan Sembarangan Kuburkan Kucing Kata Buya Yahya

Kisah puluhan perampok justru taubat ketika mengetahui kejujuran Syaikh Abdul Qadir al-Jilani muda menjadi artikel terpopuler di kanal Islami Liputan6.com. Karomah wali

Liputan6.com, Jakarta - Ulama besar Syaikh Abdul Qadir al-Jilani berjuluk sulthanul awliya atau rajanya para wali, mengingat kealiman dan sumbangsih besarnya untuk peradaban Islam, terutama dalam bidang tasawuf. Dia juga seorang ahli fiqih yang benar-benar mumpuni.

Lazimnya wali Allah, Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dianugerahi karomah. Bahkan, keistimewaan itu sudah tampak sejak muda.

Salah satunya ketika kafilahnya diserbu perampok. Berkat izin Allah, puluhan perampok itu justru taubat ketika mengetahui kejujuran Abdul Qadir muda.

Artikel ini menjadi yang terpopuler di kanal Islami Liputan6.com, Rabu (12/6/2024).

Artikel kedua terpopuler yaitu cara mengubur kucing mati yang ternyata tak boleh sembarangan, sebagai wujud penghargaan terhadap sesama makhluk hidup, menurut Buya Yahya.

Sementara, artikel ketiga yaitu amalan dan doa mustajab pelunas utang dari Rasulullah SAW.

Selengkapnya, mari simak Top 3 Islami.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

1. Kisah Puluhan Perampok Menangis dan Taubat di Depan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Karomah Wali

Ada beragam kisah sulthanul awliya atau rajanya para wali, Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani. Paling banyak diriwayatkan dalam kitab-kitab klasik.

Ada kisah perjalanan pencarian ilmu, spiritual, tasawuf, hingga karomah yang dianugerahkan kepada Syaikh Abdul Qadir.

Kisah wali Allah ini memiliki hikmah mendalam dan mengandung pesan yang luar biasa mengenai pentingnya mengamalkan kebaikan dalam kondisi apapun.

Menelisik kehidupan beliau yang lekat dengan dunia tasawuf membuat hati jernih dan berakhlak mulia. Demikian halnya dengan kepribadiannya yang luhur.

Berikut adalah kisah bagaimana keberanian Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani berkata jujur yang hikmahnya mampu membuat perampok menangis dan taubat.

Selengkapnya baca di sini

3 dari 4 halaman

2. Jangan Sembarangan Kuburkan Kucing Mati, Simak Kata Buya Yahya

Meskipun kucing sering dianggap sebagai hewan yang menggemaskan dan lucu, namun, kematian adalah bagian dari siklus kehidupan.

Seringkali ada kucing mati karena tertabrak di jalanan.

Di Indonesia, terdapat sejumlah mitos terkait kucing yang mati. Termasuk kepercayaan bahwa kucing mati harus segera dikubur.

Konon, jika tidak menguburkannya, akan mendatangkan kesialan kepada yang menabraknya.

Lantas, bagaimana pandangannya dalam Islam soal menguburkan bangkai kucing?

Selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

3. Amalan dan Doa Mustajab Pelunas Utang dari Rasulullah, Baca antara Waktu Fajar dan Sholat Subuh

Saat seseorang terlilit utang hingga merasakan benar-benar berat untuk melunasinya, Rasulullah SAW mengajarkan amalan baik berupa wirid atau doa pelunas utang.

Upaya lahiriah di saat mengalami hal ini merupakan suatu keharusan. Namun, di samping ikhtiar lahir, melakukan doa atau amalan agar terbebas dari jerat utang juga merupakan suatu keharusan.

Banyak amalan dan doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan ulama saat menghadapi masalah yang pelik ini.

Penting diketahui, bahwa amalan pelunas utang dari Rasulullah SAW ini merupakan solusi seorang hamba yang lemah untuk memohon agar dikuatkan dan diberi kemampuan oleh sang Maha Kaya, yakni Allah SWT.

Dengan mengamalkannya, insya Allah, mustajab.

Selengkapnya baca di sini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.