Sukses

Fakta-Fakta Mukaab yang Disebut Ka'bah Baru dan Dikaitkan dengan Kiamat

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proyek megah Arab Saudi itu, simak berikut Liputan6.com bagikan fakta-fakta Mukaab yang disebut Ka'bah Baru dan dikaitkan dengan tanda kiamat.

Liputan6.com, Jakarta - Kerajaan Arab Saudi memiliki proyek raksasa baru, New Murabba yang akan dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Proyek tersebut bertujuan untuk mengembangkan Riyadh sebagai pusat kota modern terbesar di dunia.

Proyek ini akan menampilkan museum, universitas teknologi dan desain, teater imersif, dan lebih dari 80 tempat hiburan. Proyek yang akan mencakup area seluas 19 kilometer persegi itu dijadwalkan rampung pada 2030.

Mengutip Arabian Business, di tengahnya akan dibangun bangunan kubus raksasa bernama 'The Mukaab'. Mukaab akan menjadi salah satu "struktur bangunan terbesar di dunia. Pencakar langit ini akan memiliki tinggi 400 meter, panjang 400 meter, dan lebar 400 meter, dan akan menjadi tujuan imersif yang dihidupkan oleh teknologi digital dan virtual.

Namun, bangunan kubus raksasa itu menuai kontroversi. Mukaab dinilai mirip seperti Ka'bah, situs suci umat Islam dunia yang berada di Masjidil Haram, Makkah. Tidak sedikit pihak yang kemudian menjuluki Mukaab sebagai Ka'bah Baru. Bukan hanya itu, proyek raksasa Mohammed bin Salman juga dikaitkan dengan tanda kiamat. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proyek megah Arab Saudi itu, simak berikut Liputan6.com bagikan fakta-fakta Mukaab yang disebut Ka'bah Baru dan dikaitkan dengan tanda kiamat.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Fakta di Balik Mukaab

1. Terinspirasi Struktur Najdi Modern

Mukaab terinspirasi oleh arsitektur Najdi modern. Bangunan pencakar langit aakan melihat sebuah menara di atas dasar spiral, yang akan menampilkan ruang seluas dua juta meter persegi, dengan ritel premium, budaya, dan atraksi wisata, selain unit perumahan dan hotel, ruang komersial, dan fasilitas rekreasi.

2. Menjadi Ikon Unik

Asisten Profesor Arsitektur di Universitas Columbia Newyork, Yasser Elsheshtawy mengatakan, awalnya proyek tersebut dinilai sebagai tindakan bodoh dari hasil orang-orang yang banyak uang oleh pengamat Barat dan Arab. Namun, ketika menilai secara objektif dan terlibat dengan salah satu tim yang bersaing dalam proyek tersebut pandangannya lain. Menurut dia, ada pemikiran serius di balik proyek raksasa itu.

"Pertama, ini akan memberikan pengalaman unik dan belum pernah terjadi sebelumnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi terbaru dalam realitas virtual. Pengunjung yang memasuki Mukaab akan menemukan berbagai proyeksi lanskap, yang juga akan terlihat dari apartemen yang terdiri dari menara spiral di tengah kubus," katanya dikutip dari Arab News.

"Selain itu, itu akan memberi Riyadh ikon unik yang akan membuat kota ini langsung dikenali di antara kota-kota dunia lainnya, mirip dengan Menara Eiffel atau Gedung Opera Sydney," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Fakta di Balik Mukaab

3. Disebut Ka'bah Baru

Fakta lainnya, Mukaab disebut Ka'bah Baru lantaran struktur bangunannya mirip seperti Ka'bah, bangunan suci di Masjidil Haram yang menjadi kiblat umat Islam dunia.

“Membangun Ka’bah baru yang secara eksklusif ditujukan untuk kapitalisme agak terlalu sulit,” kata reporter Intercept Murtaza Hussain, dikutip dari Middle East Eye

“Tampaknya [putra mahkota] sedang membangun Ka'bahnya. Apakah dia akan menegakkannya sebagai kiblat baru bagi para jamaah?” cuit  akademisi Asad Abu Khalil. 

4. Dikaitkan Tanda Kiamat

Selain disebut Ka’bah Baru, pembangunan Mukaab juga dikaitkan dengan tanda kiamat. Seorang warganet mengaitkan Mukaab dengan tanda kiamat di Twitter.

"Nabi Muhammad (SAW) mengatakan salah satu tanda kiamat adalah bahwa Anda akan melihat 'para gembala bersaing dalam membangun gedung-gedung tinggi," cuit @2015Jmr.

Adapun redaksi hadis tersebut adalah sebagai berikut. 

"Lelaki itu berkata lagi, "Beritahukan kepadaku kapan terjadinya Kiamat." Nabi SAW menjawab, "Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya." Dia pun bertanya lagi, "Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!" Nabi menjawab, "Jika budak wanita telah melahirkan tuannya, jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta penggembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi." (HR Muslim)

Hadis tersebut diriwayatkan dari jalur Abu Huraira ketika Nabi Muhammad SAW berkata kepada Jibril AS saat ditanya ihwal kapan terjadinya hari kiamat. Nabi pun menjawab dengan memaparkan ciri-cirinya sebagaimana hadis di atas.

Dalam hadis lain, yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW ditanya sahabat soal siapa yang dimaksud penggembala itu. "Wahai Rasulullah, dan siapakah para pengembala, orang yang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu?" Beliau menjawab, "Orang Arab."

Hadits riwayat Bukhari dari Abu Hurairah, menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan datang hari kiamat, hingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan." 

Wallahu'alam.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.