Sukses

10 Tanda Kiamat Menurut Ulama NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari

Liputan6.com, Bogor - Hari kiamat adalah hari di mana dunia beserta isinya rusak binasa dan lenyap. Gambaran mengenai hari kiamat telah diterangkan dalam Al-Qur’an. Ada beberapa surah yang secara khusus membahas tentang hari kiamat.

Umat Islam harus percaya dengan hari kiamat. Sebab mengimani hari kiamat termasuk salah satu Rukun Iman. Namun, terkait waktu kapan terjadinya hari kiamat tidak ada yang tahu selain Allah SWT.

Kendati demikian, tanda-tanda mendekati kiamat banyak ditemukan dalam hadis. Salah satu hadis sahih yang membicarakan hari kiamat adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Dalam hadis tersebut tanda-tanda kiamat yang disebutkan oleh Rasulullah SAW antara lain munculnya kabut (dukhan), munculnya dajjal, munculnya dabbah, terbitnya matahari dari barat. keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, munculnya Isa bin Maryam, adanya tiga gerhana (di timur, barat, dan jazirah Arab), dan adanya api yang muncul dari Yaman kemudian menggiring manusia menuju tempat berkumpul. 

Selain tanda-tanda kiamat yang disebutkan dalam hadis, banyak ulama yang turut berpendapat mengenai tanda-tanda kiamat. Salah satu ulama terkemuka di Tanah Air adalah Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari yang merupakan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Pendapat KH Hasyim Asy’ari mengenai tanda-tanda kiamat tetap berdasarkan pada hadis-hadis nabi. Untuk mengetahui apa saja tanda-tandanya simak pada halaman berikutnya.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tanda-Tanda Kiamat Menurut KH Hasyim Asy’ari

Mengutip kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah karya KH Hasyim Asy’ari melalui tebuireng.online, berikut adalah tanda-tanda terjadinya hari kiamat.

1. Tidak adanya orang yang membantu dan menolong (urusan) agama. 

Tanda kiamat ini merupakan (makna) sabda Nabi Muhammad SAW:

 يَأْتِى عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ 

Artinya: “Akan datang kepada manusia suatu masa di mana orang yang sabar di antara mereka terhadap agamanya bagaikan orang yang menggenggam bara api.” (HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik ra).

2. Ada banyak ahli ibadah yang bodoh dan ahli baca Al Quran yang fasik.

Tanda tersebut terdapat dalam hadis:

يَكُوْنُ فِيْ آخِرِ الزَّمَانِ عِبَادٌ جُهَّالٌ وَقُرَّاءٌ فسقة

Artinya: “Pada akhir zaman kelak akan ada banyak ahli ibadah yang bodoh dan ahli qiroat (pembaca Al-Qur’an) yang fasik.” (diriwayatkan dari Anas ra oleh Abu Nuaim dalam Hilyatul Auliyaa dan juga Al-Hakim dalam Al-Mustadrak)

3. Saling Berbangga dalam urusan masjid

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى النَّاسُ فِى الْمَسَاجِدِ

Hari kiamat tidak akan terjadi sampai manusia saling berbangga dalam urusan masjid.” (diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya dan Abu Daud dalam Sunan-nya dari Anas ra)

3 dari 4 halaman

Tanda Kiamat Lainnya

4. Terputusnya silaturahmi

Tanda kiamat berikutnya adalah terputusnya tali persaudaraan. Orang yang amanah dianggap khianat dan orang yang khianat dianggap amanah. Ini diriwayatkan oleh ath Thabrani dari Anas bin Malik ra juga.

5. Bertambah besarnya hilal

Tanda lainnya, bertambah besarnya hilal dan bisa dilihat sejak awal, yakni pada saat kemunculannya, sehingga dikatakan bahwa hilal itu untuk malam kedua. Ini diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Ibnu Mas’ud ra.

6. Wafatnya para orang salih satu-persatu

Orang-orang yang salih wafat satu demi satu dan tinggallah orang-orang jelata laksana ampas gandum atau kurma. Ini diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Bukhari.

7. Tidak adanya orang yang zuhud dan wirai

لا تقوم الساعة حتى يكون الزهد رواية والورع تصنعا

Artinya: “Hari kiamat tidak akan terjadi sampai zuhud menjadi cerita dan wira’i menjadi sesuatu yang dibuat-buat”. (diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliyaa)

4 dari 4 halaman

Tanda Kiamat Lainnya

8. Anak menjadi pemicu kemarahan

Tanda lainnya adalah anak menjadi pemicu kemarahan, hujan terasa panas, dan hari berlimpah ruah. Ini diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Ibnu Mas’ud ra.

9. Pemimpin yang munafik dan fasik

Tanda selanjutnya adalah hari kiamat tidak akan terjadi sampai tiap-tiap kabilah dipimpin oleh orang-orang munafiknya, orang yang paling rendah menjadi pemimpin kaum, dan kabilah dipimpin oleh orang-orang fasiknya. Ini diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Ibnu Mas’ud ra dan At-Tirmidzi dari Abu Hurairah ra.

10. Penuh perhiasan tapi hati kosong

Mihrab-mihrab dihiasi dengan ornamen-ornamen yang indah dan hati dibiarkan kosong. Ini diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Ibnu Mas’ud ra.

Wallahu’alam.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS