Liputan6.com, Jakarta - Indo Barometer melakukan survei terkait dengan elektabilitas atau tingkat keterpilihan kandidat Pilpres 2014. Hasilnya tak jauh beda dengan kebanyakan survei lainnya, Jokowi keluar sebagai pemenang.
"Head to head calon presiden, Joko Widodo 49,1% lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto 36,9%. Sedangkan suara belum memutuskan sebesar 13,8%," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, di Jakarta, Selasa (17/6/2014).
Tak hanya itu, untuk posisi Wakil Presiden pun dimenangkan Jusuf Kalla. Qodari menerangkan Jusuf Kalla mendapat elektabilitas sebesar 47,4%, sementara elektabilitas Hatta Rajasa sebesar 33,3%.
"Dari angka ini, tampak pasangan Prabowo-Hatta masih harus bekerja ekstra keras dalam masa kampanye 4 Juni sampai 5 Juli 2014. Artinya, dalam waktu 1 bulan tersisa, Prabowo-Hatta harus mendapatkan kenaikan sekitar 15% suara agar menang dalam Pilpres 2014 ini," ujarnya.
Jokowi-JK, jelasnya, masih jadi pemenang karena pasangan itu memenuhi selera masyarakat. Dalam perspektif demikian, pasangan yang menang adalah mereka yang memenuhi kriteria seperti kinerjanya bagus, disusul tegas, dan dekat dengan rakyat.
"Untuk capres selera atau aspirasi pemilih terfokus 4 aspek besar, dekat dengan rakyat 27% dan tegas 22,8%. Disusul sederhana 7,4% dan berwibawa 4,8%. Untuk karakter dekat dengan rakyat dan sederhana, Jokowi unggul," tutur Qodari.
Survei ini dilakukan pada 28 Mei sampai 4 Juni 2014, yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden 1.200 orang, serta margin error sebesar 3 persen.
Survei Indo Barometer: Jokowi 49,1%, Prabowo 36,9%
Tak jauh beda dengan kebanyakan survei lainnya, Jokowi keluar sebagai pemenang.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692233/original/PRABOWO-JOKOWI%202.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai18 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560355/original/086009700_1776665851-1000175371.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559115/original/052967000_1776517643-IMG_2123.jpeg)