JK Pamer Foto Jokowi Berbaju Kotak-kotak: Dia Jadi Presiden Karena Saya

Jusuf Kalla mengungkap perannya membawa Jokowi ke Jakarta hingga menjadi presiden di tengah polemik isu ijazah.

Diterbitkan 18 April 2026, 19:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • JK menegaskan perannya membawa Jokowi ke Jakarta sebagai Gubernur DKI.
  • JK diminta Megawati dampingi Jokowi di Pilpres 2014 karena kurang pengalaman.
  • JK menyarankan Jokowi tunjukkan ijazah asli untuk akhiri polemik.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menegaskan perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo, mulai dari membawa ke Jakarta hingga menjadi Presiden RI.

Pernyataan itu disampaikan JK di tengah polemik isu ijazah Jokowi yang turut menyeret namanya. Ia membantah tudingan sebagai pihak yang mendanai isu tersebut.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa," kata JK dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

"Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya," sambungnya.

JK mengungkapkan, dirinya juga berperan dalam meyakinkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mencalonkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Saya (datang) ke Ibu Mega, 'Ibu ini ada calon baik orang PDIP', (Mega jawab) 'Ah jangan'. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur. Itu pun saya kasih tahu dia. Sehingga waktu dia menang jadi Gubernur, setelah ke Ibu Mega datang sama saya ucapan terima kasih," tuturnya.

 

Jabatan Gubernur DKI Titik Awal Jokowi ke Panggung Politik

Menurut JK, posisi sebagai Gubernur DKI Jakarta menjadi titik awal Jokowi melangkah ke panggung politik nasional hingga maju sebagai calon presiden.

"Boleh tanya sama beliau, kasih lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Mengerti? Jadi jangan macam-macam itu hoaks-hoaks itu bahwa saya yang bantu, saya yang bawa," ujar JK.

Jokowi kemudian maju dalam Pilpres 2014. JK mengaku sempat menilai Jokowi belum cukup berpengalaman, namun akhirnya diminta Megawati untuk mendampinginya sebagai calon wakil presiden.

"Ibu Mega bilang jangan, Pak Jusuf dampingi. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Jysuf. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau (Jokowi) tidak berpengalaman. Mengerti? Jadi jangan coba. Minta maaf ya, kasih tahu semua itu buzer-buzer itu. Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya," tegas JK.

 

Sarankan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli

Terkait polemik ijazah, JK menegaskan dirinya hanya menyarankan agar Jokowi menunjukkan ijazah asli ke publik guna mengakhiri perdebatan.

Ia juga memastikan tidak memiliki keraguan atas keaslian ijazah tersebut.

"Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya yakin itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat dua tahun," pungkas JK.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla atau JK adalah Wakil Presiden Indonesia yang menjabat sejak 20 Oktober 2014.
    Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla atau JK adalah Wakil Presiden Indonesia yang menjabat sejak 20 Oktober 2014.
    Jusuf Kalla
  • Jokowi-JK