Rebutan Penumpang Berujung Pembacokan, Tukang Ojek Kritis

Korban mengalami luka serius, pelaku masih diburu polisi.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hanya karena berebut seorang penumpang, tukang ojek menyabetkan sebilah celurit ke temannya. Peristiwa berdarah ini menggegerkan warga Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Korban berinisial R alias Poce (59) kini harus terbaring kritis di rumah sakit setelah diserang secara membabi buta oleh rekannya sendiri, S alias Black. Insiden berdarah ini terjadi di kawasan Jalan Citamiang, Kadudampit.

Polisi pun bergerak cepat mengusut motif di balik pertikaian sesama pencari nafkah ini.

"Modusnya rebutan penumpang. Terduga pelaku masih kawan atau tetangganya korban," tegas Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, dikutip Minggu (19/7/2026).

Tragedi ini bermula ketika sebuah antrean penumpang dilanggar secara sepihak oleh pelaku. Berdasarkan kesepakatan pangkalan, calon penumpang yang datang seharusnya menjadi hak korban.

Tak terima jalurnya diserobot, adu mulut hebat pun pecah hingga pelaku nekat melayangkan senjata tajam.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Marni (44), menceritakan betapa mencekamnya situasi saat pembacokan itu berlangsung.

"Penumpang korban direbut sama pelaku, terus dibacok. Banyak sesama ojek nggak bantu, takut kan pelaku bawa celurit," ungkap Marni menceritakan ketakutan warga di lokasi.

Usai melukai korban, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara. Kondisi R sendiri dilaporkan sangat memprihatinkan karena mengalami luka robek serius di beberapa bagian tubuh sensitif.

"Dibacok bagian muka, kepala, sama kaki. Sempat dibawa ke RS Akbar, tapi gak mau nangani karena lukanya besar-besar," tambah dia.

 

Pelaku Buron

Karena luka yang diderita terlalu parah, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Medika Cibadak setelah sebelumnya sempat dibawa ke RS Betha Medika Cisaat. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.

"Sekarang dirawatnya di Medika Cibadak, belum pulang," jelas Marni.

Saat ini, Satreskrim Polres Sukabumi Kota tengah memburu S alias Black yang buron. Polisi memberikan peringatan keras agar pelaku segera menyerahkan diri.

Guna mengantisipasi adanya konflik susulan antar-komunitas ojek, patroli dialogis di sekitar wilayah Kadudampit kini mulai diperketat.

 

 

Â