Liputan6.com, Yogyakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY menduga lebih dari seribu pasien Rumah Sakit di wilayah Yogyakarta gagal mencoblos. Hal itu lantaran di lokasi tersebut tak ada TPS.
Komisioner Bawaslu Pusat, Endang Wihdatiningsih, mengatakan ada 400 pasien di RSUP Dr Sarjito yang seharusnya bisa mencoblos, namun hanya 5 pasien yang bisa melakukan pencoblosan di TPS terdekat.
"Lho yang mengantar ke TPS terdekat itu justru dari pihak RS. Itu baru di RS Sarjito, belum lagi di RS lain yang ada di Yogyakarta," kata Endang di kantor Bawaslu DIY, Rabu (9/4/2014).
Ketua Bawaslu DIY Muh. Najib menyebut pemilu tahun ini di Yogjakarta, angka golput cukup tinggi, khususnya bagi pasien di RS. Nadjib menyampaikan sebenarnya pasien sudah memiliki formulir untuk menggunakan hak pilih namun gagal mencoblos karena tidak ada petugas TPS yang mendatangi pasien.
"Sesuai peraturan kan petugas TPS yang mendatangi RS, tapi yang kita temukan tadi di RS Sarjito tidak ada TPS terdekat yang mendatangi RS," jelasnya. (Yus Ariyanto)
Tak Ada TPS, Ribuan Pasien RS di Yogyakarta Gagal Nyoblos
Dari 400 pasien di salah satu rumah sakit, hanya 5 pasien yang bisa melakukan pencoblosan di TPS terdekat.
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318203/original/006537500_1786089051-bibit_ayam_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)