Liputan6.com, Jakarta - Menariknya, tren lantai pada 2027 diperkirakan semakin mengarah pada penggunaan warna-warna hangat, tekstur alami, motif geometris, hingga permukaan yang tidak terlalu mengilap. Artinya, Anda tidak harus selalu menggunakan lantai polos berwarna putih atau abu-abu untuk mendapatkan kesan modern. Ada banyak pilihan desain menarik yang bisa disesuaikan dengan konsep rumah, mulai dari minimalis, klasik, kontemporer, hingga hunian bergaya natural. Lantas, seperti apa desain lantai yang diprediksi akan tren pada 2027?
Â
1. Lantai Motif Kayu Natural (Warm Wood Flooring)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388320/original/053389500_1793608787-f1704668-3fa1-42e8-8f64-c86b75b2c3a2.jpg)
Lantai motif kayu natural diprediksi tetap menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati pada 2027, terutama bagi pemilik rumah yang menyukai suasana hangat dan nyaman. Desain ini menghadirkan tampilan serat kayu yang menyerupai material alami dengan pilihan warna seperti honey oak, caramel, walnut, hingga cokelat muda, sehingga ruangan terasa lebih hidup tanpa membutuhkan banyak dekorasi tambahan. Menurut prediksi tren lantai kayu dari Archiproducts, warna oak hangat, papan berukuran lebar, dan finishing matte menjadi beberapa arah desain yang patut diperhatikan.
Daya tarik lainnya terletak pada kemampuannya menciptakan kesan natural yang mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior, baik minimalis, Scandinavian, japandi, maupun modern kontemporer. Anda bisa menggabungkan lantai bermotif kayu dengan furnitur berwarna putih, krem, cokelat, atau hijau sage untuk mendapatkan komposisi ruangan yang lebih seimbang, sedangkan penggunaan pencahayaan hangat dapat memperkuat karakter alami material tersebut. Perpaduan ini membuat ruangan terasa lebih nyaman sekaligus memberikan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan.
Untuk penerapannya di Indonesia, lantai motif kayu tidak harus menggunakan kayu asli yang membutuhkan perawatan khusus, sebab tersedia pilihan keramik, porcelain, dan SPC dengan tampilan serat kayu yang semakin realistis. Material alternatif tersebut dapat menjadi pertimbangan karena menawarkan karakteristik perawatan yang berbeda dan beberapa di antaranya lebih praktis untuk area yang berpotensi terkena kelembapan. Anda hanya perlu memperhatikan kualitas produk, ketahanan terhadap air, serta spesifikasi pemasangan agar tampilannya tetap menarik dalam jangka panjang.
Â
Advertisement
2. Lantai Motif Herringbone dan Chevron
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388321/original/016280800_1793608797-844f8c45-dd28-4b79-95de-1467243a0b24.jpg)
Lantai bermotif herringbone dan chevron diperkirakan kembali mendapatkan perhatian karena mampu menghadirkan kesan artistik melalui susunan material yang terlihat lebih dinamis. Herringbone memiliki pola menyerupai tulang ikan dengan susunan potongan persegi panjang yang saling bertemu secara bergantian, sedangkan chevron membentuk garis pertemuan menyerupai huruf V yang lebih tegas dan simetris. Kedua desain tersebut memberikan karakter visual yang kuat sehingga lantai tidak lagi sekadar menjadi bagian dasar ruangan, tetapi juga elemen dekorasi yang menarik perhatian.
Dari segi tampilan, motif herringbone dan chevron sangat cocok menggunakan material kayu berwarna natural, seperti oak, walnut, maupun cokelat madu yang memberikan kesan klasik sekaligus modern. Pola tersebut juga dapat diterapkan menggunakan keramik atau porcelain motif kayu sehingga pemilik rumah memiliki lebih banyak pilihan material sesuai kebutuhan dan anggaran. Apabila ingin memperoleh hasil yang elegan, sebaiknya gunakan warna lantai yang tidak terlalu kontras dengan furnitur agar susunan geometrisnya tetap menjadi daya tarik utama.
Penerapan motif ini dapat dilakukan di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, hingga lorong rumah yang membutuhkan sentuhan dekoratif tanpa harus menambahkan banyak ornamen tambahan. Namun, Anda perlu memperhatikan ukuran ruangan karena pola yang terlalu ramai berpotensi membuat area kecil terlihat semakin padat apabila dipadukan dengan furnitur berukuran besar. Pemilihan warna netral, pola yang proporsional, serta pemasangan yang presisi akan membantu menciptakan tampilan lantai yang lebih rapi, harmonis, dan tidak mudah terasa membosankan.
3. Lantai Batu Alam Motif Papan Catur (Checkerboard Flooring)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388323/original/084204200_1793608806-e3532e6a-c3e9-4bd5-adb6-ff1c27a11648.jpg)
Motif papan catur atau checkerboard flooring menjadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang menyukai perpaduan desain klasik dan modern. Pola ini menggunakan susunan ubin berbentuk persegi dengan dua warna berbeda yang ditempatkan secara berselang-seling sehingga menghasilkan tampilan menyerupai papan catur. Jika dahulu kombinasi hitam dan putih lebih sering digunakan, desain yang diprediksi menarik perhatian pada 2027 cenderung menghadirkan warna lebih lembut seperti krem, beige, putih gading, hingga cokelat muda.
Penggunaan warna-warna tersebut membuat motif papan catur terasa lebih hangat dan tidak terlalu mencolok, sehingga dapat diterapkan pada berbagai konsep interior rumah. Material yang digunakan juga cukup beragam, mulai dari keramik, porcelain, marmer, hingga batu alam seperti travertine dan limestone yang memiliki karakter permukaan berbeda. Anda dapat memilih kombinasi dua warna dengan tingkat kontras yang tidak terlalu tinggi apabila ingin mendapatkan tampilan yang elegan, terutama untuk ruangan yang memiliki banyak furnitur atau dekorasi.
Desain checkerboard flooring cocok diterapkan pada ruang tamu, foyer, ruang makan, hingga teras tertutup yang ingin diberi sentuhan visual lebih menarik. Pola ini juga bisa menjadi pilihan untuk rumah bergaya klasik modern karena memberikan kesan mewah tanpa harus menggunakan ornamen yang terlalu rumit. Menariknya, laporan tren desain 2027 dari Emser Tile menyoroti kebangkitan pola geometris dan desain bernuansa nostalgia yang diperbarui dengan sentuhan lebih modern.
Â
Advertisement
4. Lantai Keramik Bermotif Dekoratif (Patterned Tiles)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388324/original/078058600_1793608818-4ccd749d-a801-48fb-8ada-ea9f20dee903.jpg)
Lantai keramik bermotif dekoratif juga patut diperhitungkan sebagai salah satu desain yang menarik untuk 2027, terutama bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan karakter berbeda pada interior hunian. Berbeda dengan lantai polos yang mengandalkan warna sebagai daya tarik utama, desain ini menggunakan pola tertentu seperti geometris, floral, botanical, hingga motif abstrak untuk memberikan kesan artistik. Kehadiran motif tersebut membuat lantai dapat berfungsi sebagai elemen dekorasi utama tanpa mengharuskan Anda menambahkan terlalu banyak ornamen pada dinding maupun furnitur.
Dari segi pilihan warna, keramik bermotif dekoratif dapat menggunakan kombinasi earthy tone seperti terracotta, cokelat, krem, hijau sage, hingga biru yang lebih lembut. Warna-warna tersebut memberikan kesan alami sekaligus membuat ruangan terlihat lebih berkarakter, terutama ketika dipadukan dengan material kayu atau furnitur berdesain sederhana. Agar hasilnya tidak terlalu ramai, sebaiknya gunakan motif yang sesuai dengan luas ruangan dan hindari menggabungkan terlalu banyak pola berbeda dalam satu area, sehingga tampilan keseluruhannya tetap nyaman dipandang.
Penerapannya bisa dipertimbangkan untuk dapur, kamar mandi, area laundry, maupun teras yang membutuhkan permukaan dekoratif dan mudah dibersihkan. Anda juga dapat menggunakan keramik bermotif sebagai aksen pada bagian tertentu saja, misalnya area transisi antara dapur dan ruang makan atau bagian tengah lantai ruang keluarga. Pendekatan tersebut membuat motif dekoratif tetap terlihat menonjol tanpa mendominasi seluruh interior, sekaligus memberikan kesempatan untuk mengombinasikannya dengan lantai polos yang memiliki warna senada.
5. Lantai Granit Ukuran Besar dengan Finishing Matte
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388325/original/016833700_1793608827-baa54882-b3f9-450d-a28e-87492d357971.jpg)
Lantai granit atau porcelain berukuran besar diperkirakan masih menjadi pilihan favorit pada 2027, khususnya untuk hunian yang mengusung konsep minimalis modern dan kontemporer. Penggunaan ubin berukuran besar, seperti 80 x 80 cm, 100 x 100 cm, hingga 120 x 120 cm, dapat menciptakan tampilan permukaan yang lebih luas dan menyatu karena jumlah garis nat menjadi lebih sedikit. Pilihan motif yang menyerupai limestone, travertine, maupun batu alam lainnya juga memberikan kesan natural tanpa menghilangkan karakter modern pada interior rumah.
Selain ukuran, finishing matte menjadi salah satu karakteristik yang menarik perhatian karena menghasilkan permukaan dengan pantulan cahaya lebih lembut dibandingkan jenis glossy. Tampilan tersebut dapat membuat ruangan terasa lebih hangat dan tidak terlalu mencolok, terutama ketika dipadukan dengan pencahayaan alami serta furnitur berwarna netral. Prediksi dari Decorilla mengenai tren lantai 2027 juga menyoroti meningkatnya perhatian terhadap ubin berukuran besar dan papan lantai lebar yang dapat memperkuat kesan lapang pada interior.
Desain ini cocok digunakan pada ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, maupun area terbuka di dalam rumah yang mengutamakan kesan bersih dan elegan. Untuk pilihan warna, Anda bisa mempertimbangkan beige, ivory, sand, atau warm greige agar lantai mudah diselaraskan dengan berbagai jenis furnitur dan warna dinding. Bahkan, tren porcelain matte dengan tampilan batu kapur alami turut terlihat dalam pemilihan Tile of the Year 2027 yang diberitakan oleh Forbes, sehingga desain ini layak dipertimbangkan untuk hunian modern.
Â
Advertisement
6. Lantai Terrazzo Modern dengan Motif Bintik Halus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388326/original/098610100_1793608835-1385b5cf-f192-4c1b-806c-610b0a654944.jpg)
Lantai terrazzo modern menjadi pilihan yang menarik bagi Anda yang menginginkan tampilan interior lebih artistik, tetapi tetap terlihat rapi dan tidak berlebihan. Material ini memiliki ciri khas berupa serpihan batu, marmer, atau material dekoratif lain yang tersebar pada permukaan dasarnya sehingga menghasilkan pola bintik dengan ukuran dan warna berbeda. Pada desain yang lebih modern, komposisi serpihannya cenderung dibuat lebih teratur atau menggunakan ukuran yang tidak terlalu besar sehingga memberikan tampilan lebih halus dibandingkan terrazzo dengan motif yang sangat ramai.
Pilihan warnanya juga semakin beragam dan dapat disesuaikan dengan suasana yang ingin dibangun dalam sebuah ruangan. Terrazzo dengan dasar krem atau beige dan serpihan cokelat muda cocok untuk menghadirkan nuansa hangat, sedangkan kombinasi putih gading dan serpihan abu-abu dapat memberikan kesan lebih bersih serta kontemporer. Ada pula pilihan terrazzo dengan aksen terracotta atau hijau yang bisa digunakan sebagai elemen dekoratif, terutama apabila Anda ingin membuat ruangan terlihat lebih ekspresif tanpa harus menggunakan warna dinding yang terlalu mencolok.
Untuk penerapannya, lantai terrazzo dapat digunakan pada ruang keluarga, dapur, ruang makan, hingga area komersial yang membutuhkan karakter visual unik. Material ini tersedia dalam bentuk ubin maupun terrazzo cor, sehingga proses pemilihan perlu disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi dan anggaran yang tersedia. Tren material bernuansa alami dan tampilan terrazzo juga menjadi salah satu inspirasi dalam pembahasan tren ubin 2027 oleh Tile Experience, yang menyoroti penggunaan efek batu, kayu, dan terrazzo untuk menciptakan permukaan interior yang lebih berkarakter.
7. Lantai dengan Perpaduan Dua Material (Mixed Flooring)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388327/original/009067300_1793608846-011bfc53-04b1-459e-9f18-ad897df13099.jpg)
Menggabungkan dua material lantai berbeda menjadi salah satu pendekatan desain yang menarik untuk diterapkan pada rumah modern di 2027. Konsep mixed flooring memungkinkan pemilik rumah menggunakan lebih dari satu jenis material dalam area yang saling terhubung, misalnya memadukan keramik motif batu alam dengan lantai motif kayu. Kombinasi tersebut bukan hanya memberikan variasi tekstur, tetapi juga dapat membantu membedakan fungsi setiap area tanpa harus menggunakan dinding pembatas atau sekat permanen.
Salah satu penerapan yang cukup menarik adalah menggunakan porcelain bermotif batu pada area dapur, kemudian memadukannya dengan lantai motif kayu pada ruang keluarga atau ruang makan. Perbedaan material tersebut dapat menciptakan batas visual yang jelas, terutama pada hunian dengan konsep open space yang menggabungkan beberapa fungsi ruangan dalam satu area luas. Agar hasilnya terlihat harmonis, pilih dua material yang mempunyai hubungan warna atau karakter serupa, sehingga perbedaan teksturnya tetap terasa menyatu dan tidak menimbulkan kesan terputus.
Selain memperhatikan estetika, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan ketebalan material, posisi sambungan, serta kebutuhan perawatan setiap jenis lantai sebelum menggabungkannya. Area yang berpotensi sering terkena air sebaiknya menggunakan material yang sesuai untuk kondisi tersebut, sedangkan bagian ruang keluarga dapat menggunakan permukaan yang memberikan kesan hangat dan nyaman. Perencanaan transisi yang tepat akan membuat kombinasi lantai terlihat lebih profesional, aman digunakan, dan tetap menarik meskipun kedua material memiliki karakter permukaan yang berbeda.
Â
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Lantai Rumah
1. Model lantai apa yang diprediksi tren pada 2027?
Beberapa desain yang diprediksi menarik perhatian adalah lantai motif kayu natural, herringbone, checkerboard, keramik dekoratif, granit matte, terrazzo, dan kombinasi dua material.
2. Warna lantai apa yang cocok untuk rumah minimalis modern?
Warna beige, krem, ivory, honey oak, dan warm greige dapat menjadi pilihan karena memberikan kesan hangat, bersih, serta mudah dipadukan dengan berbagai warna interior.
3. Apakah lantai motif kayu cocok untuk rumah di Indonesia?
Ya. Anda bisa menggunakan keramik atau porcelain motif kayu sebagai alternatif karena memiliki tampilan natural dan tersedia dalam pilihan spesifikasi yang sesuai untuk berbagai area rumah.
4. Mana yang lebih bagus, lantai glossy atau matte?
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Lantai glossy memberikan pantulan cahaya dan kesan mengilap, sedangkan matte menghasilkan tampilan lebih lembut dan tidak terlalu memantulkan cahaya.
5. Jenis lantai apa yang cocok untuk kamar mandi?
Keramik atau porcelain dengan permukaan bertekstur dan memiliki karakteristik antiselip lebih layak dipertimbangkan untuk kamar mandi karena dapat membantu mengurangi risiko terpeleset ketika lantai basah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387917/original/059774100_1793588866-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-11-02T100620.704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388319/original/092161300_1793608779-1a0a8633-cc2a-4b68-9c28-d168df31606d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372969/original/073832400_1791939775-8a7778b1-e882-4458-a640-1522406147d8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340307/original/077871000_1788500964-55f45249-7dcf-4566-a9ae-607e3a1fcf93.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306445/original/021286700_1784879162-lantai_kayu_komposit_4a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059713/original/088394500_1780903651-300085739397858508.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6198719/original/052936700_1779078094-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384768/original/056415900_1793181656-01M60W9PR4VD3VV7V9BBVY76NJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388387/original/069138900_1793611479-Gemini_Generated_Image_xnb7vxxnb7vxxnb7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8939329/original/061137200_1782965102-calender.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3080601/original/003260700_1584595993-photo-1524508762098-fd966ffb6ef9.jpg)