Cara Mengamankan Lubang Saluran Air di Halaman agar Tidak Menjadi Tempat Persembunyian Ular

Lubang drainase terbuka bisa menjadi akses ular. Ketahui cara mengamankan saluran air di halaman agar rumah lebih aman dan nyaman.

Diterbitkan 31 Oktober 2026, 12:45 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lubang saluran air di halaman rumah sering kali luput dari perhatian pemilik rumah. Padahal, bagian ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menjadi salah satu akses ular untuk memasuki lingkungan tempat tinggal.

Cara mengamankan lubang saluran air di halaman agar tidak menjadi tempat persembunyian ular dapat dilakukan dengan memasang penutup berjaring, memperbaiki celah, dan menjaga kebersihan area sekitarnya. Langkah tersebut penting untuk mengurangi kemungkinan ular bersembunyi atau melintas melalui saluran drainase.

Melansir dari Animal & Veterinary Service (AVS) Singapura, beberapa jenis ular, termasuk piton, dapat melewati saluran drainase dan kanal untuk mencapai wilayah yang memiliki banyak mangsa. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi saluran dan lingkungan rumah. Berikut cara mengamankan lubang saluran air di halaman agar tidak menjadi tempat persembunyian ular yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (31/10/2026).

1. Periksa Seluruh Lubang Saluran Air di Halaman

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa seluruh lubang drainase di halaman rumah. Perhatikan saluran terbuka, lubang pembuangan air hujan, dan ujung pipa yang terhubung dengan saluran bawah tanah.

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui apakah terdapat celah yang cukup besar bagi ular untuk masuk. Area yang gelap, lembap, dan jarang dibersihkan juga perlu mendapatkan perhatian khusus.

Gunakan senter untuk melihat kondisi bagian dalam saluran dari jarak aman. Hindari memasukkan tangan atau benda ke dalam lubang karena ular mungkin bersembunyi di bagian yang tidak terlihat.

2. Pasang Kasa Besi pada Lubang Saluran Air

Memasang kasa besi merupakan salah satu cara praktis untuk membatasi akses ular melalui saluran air. Pilih bahan logam yang kuat, tahan karat, dan memiliki lubang berukuran kecil agar ular tidak mudah melewatinya.

Dalam publikasi Reducing Snake Problems Around Homes (2023), Leslie M. Burger dari Mississippi State University Extension Service menyarankan penggunaan jaring logam atau hardware cloth dengan ukuran mata jaring ¼ inci atau sekitar 6,35 milimeter untuk menutup ujung pipa drainase terbuka.

Ukuran tersebut dapat menjadi acuan untuk perlindungan ujung pipa, tetapi pemasangan pada saluran halaman tetap perlu disesuaikan dengan kondisi drainase. Pastikan kasa tidak terlalu rapat sehingga menghambat pembuangan air.

3. Gunakan Penutup Saluran yang Terpasang Rapat

Selain menggunakan kasa besi, pemilik rumah dapat memasang penutup saluran berbentuk kisi-kisi atau drain cover. Pilih penutup yang ukurannya sesuai dengan lubang sehingga tidak menyisakan celah pada bagian tepinya.

Penutup berbahan besi galvanis atau baja tahan karat dapat dipertimbangkan karena lebih kuat menghadapi kondisi luar ruangan. Pastikan material tersebut mampu menahan beban sesuai dengan lokasi pemasangannya.

Pasang penutup menggunakan baut atau pengunci agar tidak mudah bergeser ketika terkena aliran air deras. Penutup yang longgar berisiko meninggalkan akses masuk bagi ular maupun hewan lainnya.

4. Pastikan Penutup Tidak Menghambat Aliran Air

Mengamankan saluran drainase tidak berarti menutup seluruh permukaannya menggunakan semen atau bahan padat. Air hujan tetap membutuhkan jalur pembuangan agar tidak menggenangi halaman dan masuk ke dalam rumah.

Gunakan penutup berlubang yang memungkinkan air mengalir dengan lancar. Apabila diperlukan, mintalah bantuan tukang untuk memilih ukuran kisi-kisi yang sesuai dengan volume air dan kondisi saluran.

Periksa penutup secara berkala untuk memastikan tidak ada daun, tanah, atau sampah yang menyumbat lubangnya. Mississippi State University Extension Service juga menyarankan pemeriksaan rutin terhadap jaring pada pipa agar tidak mengganggu fungsi drainase.

5. Tutup Celah di Sekitar Pipa dan Dinding

Ular tidak selalu masuk melalui lubang utama saluran air. Celah kecil di sekitar sambungan pipa, retakan dinding, dan bagian tepi drainase juga berpotensi menjadi jalur masuk.

Gunakan mortar atau bahan penutup khusus bangunan untuk memperbaiki retakan pada beton dan dinding. Sambungan di sekitar pipa dapat ditutup menggunakan bahan penyegel yang sesuai dengan kondisi luar ruangan.

Menurut Internet Center for Wildlife Damage Management, celah berukuran â…› inci atau sekitar 3,2 milimeter maupun lebih perlu diperhatikan ketika melakukan pencegahan masuknya ular. Setiap celah yang berpotensi menjadi jalur masuk sebaiknya ditutup menggunakan material yang kuat dan tahan lama.

6. Bersihkan Rumput dan Semak di Sekitar Saluran

Saluran air yang sudah tertutup tetap perlu didukung lingkungan halaman yang bersih. Rumput tinggi, semak lebat, dan tanaman yang tumbuh tidak teratur dapat menyediakan tempat berlindung bagi ular.

Potong rumput secara rutin, terutama di sekitar lubang drainase, pagar, dan dinding rumah. Pangkas tanaman yang terlalu rimbun agar area tersebut lebih mudah diperiksa.

Dalam Buku Pedoman Keracunan Alami dan Non Alami (2024), Kementerian Kesehatan RI menjelaskan pentingnya membersihkan tumpukan kayu, batu, dan bahan organik yang dapat menjadi tempat persembunyian ular maupun hewan mangsanya.

7. Singkirkan Tumpukan Barang dan Sampah

Tumpukan kayu, batu bata, genteng bekas, dan barang tidak terpakai dapat menciptakan ruang sempit yang disukai ular untuk berlindung. Kondisi tersebut semakin berisiko apabila lokasinya berdekatan dengan lubang saluran air.

Pindahkan barang-barang tersebut ke tempat penyimpanan yang lebih tertata. Gunakan rak agar kayu atau peralatan kebun tidak langsung bersentuhan dengan tanah.

Bersihkan daun kering dan sampah organik yang menumpuk di sekitar drainase. Area yang lebih terbuka akan memudahkan pemilik rumah melihat keberadaan ular sejak awal.

8. Kendalikan Tikus dan Hewan Mangsa Ular

Keberadaan tikus menjadi salah satu faktor yang dapat menarik ular mendekati rumah. Beberapa jenis ular memangsa tikus dan hewan kecil lainnya sehingga lingkungan dengan banyak sumber makanan berpotensi menarik kedatangannya.

Simpan makanan hewan peliharaan dan bahan pangan dalam wadah tertutup. Bersihkan sisa makanan agar tidak mengundang tikus datang ke halaman.

Perhatikan pula genangan air yang berpotensi menarik katak dan kodok. Kementerian Kesehatan RI melalui Buku Pedoman Keracunan Alami dan Non Alami (2024) menjelaskan bahwa sumber air, kolam, dan genangan dapat menarik hewan yang menjadi mangsa ular.

9. Periksa Saluran Secara Berkala dan Jangan Gunakan Racun Sembarangan

Pemeriksaan saluran air perlu dilakukan secara rutin, terutama setelah hujan deras. Pastikan penutup tetap terpasang, kasa tidak rusak, dan tidak ada celah baru pada sambungan pipa.

Hindari memasukkan kapur barus, belerang, atau bahan kimia sembarangan ke dalam lubang saluran air. Mississippi State University Extension Service menjelaskan bahwa berbagai bahan yang kerap digunakan sebagai pengusir ular belum terbukti efektif dalam penggunaan nyata.

Apabila menemukan ular di dalam atau sekitar saluran, jangan mencoba menangkap, memukul, atau menyentuhnya. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, kemudian hubungi petugas pemadam kebakaran atau penyelamat satwa yang berpengalaman.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengamankan Lubang Saluran Air agar Tidak Menjadi Tempat Persembunyian Ular

1. Apakah ular bisa masuk melalui lubang saluran air?

Ya, beberapa jenis ular dapat menggunakan saluran drainase dan kanal untuk berpindah tempat atau mencari mangsa. Karena itu, lubang saluran air perlu dilengkapi penutup yang sesuai agar tidak menjadi jalur masuk ular ke halaman rumah.

2. Apa bahan terbaik untuk menutup lubang drainase agar ular tidak masuk?

Kasa besi galvanis atau baja tahan karat dapat digunakan untuk membatasi akses ular. Pilih ukuran mata jaring yang sesuai, pastikan pemasangannya kuat, dan jangan sampai menghambat aliran air.

3. Apakah kapur barus bisa mengusir ular dari saluran air?

Kapur barus belum terbukti efektif untuk mengusir ular dalam penggunaan nyata. Sebaiknya gunakan penutup saluran dan perbaiki celah di sekitar drainase sebagai langkah pencegahan.

4. Mengapa halaman yang banyak genangan air berisiko didatangi ular?

Genangan air dapat menarik katak, kodok, dan hewan kecil lainnya yang menjadi mangsa sebagian jenis ular. Keberadaan sumber makanan tersebut berpotensi membuat ular mendekati lingkungan rumah.

5. Apa yang harus dilakukan jika menemukan ular di lubang drainase?

Segera jaga jarak dan jauhkan anak-anak serta hewan peliharaan dari lokasi. Jangan mencoba menangkap atau mengusir ular sendiri, tetapi hubungi petugas pemadam kebakaran atau penyelamat ular profesional untuk menangani situasi tersebut.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6