Cara Menanam Kacang Tanah Menggunakan Wadah Bekas untuk Panen di Rumah

Panduan lengkap cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas, dari memilih wadah, media tanam, menyemai benih, perawatan, pembumbunan, sampai panen.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 20:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Lahan sempit bukan lagi penghalang untuk memanen kacang sendiri. Cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas memungkinkan Anda berkebun di teras, balkon, bahkan sudut dapur yang terkena matahari.

Wadah seperti galon air mineral, ember retak, kaleng, atau botol plastik bekas cukup dilubangi dan diisi media tanam gembur. Dengan perawatan sederhana, cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas bisa menghasilkan polong matang dalam waktu sekitar tiga bulan.

Mengacu pada riset Clemson Cooperative Extension, kacang tanah (Arachis hypogaea) adalah tanaman tropis asal Amerika Selatan yang menyerbuki bunganya sendiri sehingga tidak bergantung pada lebah. Keunikannya, bunga tumbuh di atas permukaan, tetapi polongnya justru terbentuk di dalam tanah. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (29/10/2026). 

Menyiapkan Wadah Bekas dan Media Tanam

Keberhasilan cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas sangat ditentukan oleh pemilihan wadah dan racikan media tanamnya. Prinsipnya, wadah harus cukup dalam, memiliki drainase baik, dan diisi media yang gembur agar bakal polong mudah menembus tanah.

Dilansir dari Harvest to Table, kacang tanah tergolong mudah ditanam asalkan memperoleh musim tanam yang panjang dan panas selama minimal empat hingga lima bulan. Wadah berwarna gelap seperti galon atau ember pun menguntungkan karena membantu menjaga kehangatan media di sekitar akar.

  1. Pilih wadah yang dalam: Gunakan wadah dengan kedalaman minimal sekitar 30 cm, misalnya galon bekas berukuran 19 liter, ember, atau drum terpotong. Satu wadah berkapasitas sekitar 19 liter ideal untuk satu tanaman kacang tanah yang tumbuh rimbun.

  2. Buat lubang drainase: Lubangi bagian bawah wadah agar air tidak menggenang dan menyebabkan biji atau akar membusuk. Inilah syarat paling krusial saat mendaur ulang wadah plastik menjadi pot.

  3. Beri lapisan dasar: Taruh pecahan genteng, kerikil, atau batu kecil di dasar wadah supaya aerasi terjaga dan lubang tidak tersumbat tanah.

  4. Racik media gembur: Campurkan tanah, kompos atau pupuk kandang, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 2:1:1. Jaga pH media pada kisaran 6,0-6,5 dan hindari tanah liat yang padat agar tangkai polong mudah menembusnya.

Sebelum memilih wadah, ada baiknya memahami cara memilih barang bekas yang aman untuk tanaman agar tidak melepaskan zat berbahaya ke media tanam.

Baca juga: panduan memilih barang bekas yang aman untuk dijadikan pot tanaman

Menyemai Benih dan Menanam Kacang Tanah

Setelah wadah siap, tahap berikutnya dalam cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas adalah menyeleksi benih dan menanamnya pada kedalaman yang tepat. Kualitas benih menentukan daya kecambah sekaligus jumlah tanaman yang berhasil tumbuh.

Tammy Sons, pakar hortikultura, dikutip dari Homes & Gardens menyatakan, "Kacang tanah menyukai suhu panas dan tanah berpasir yang kaya humus, dan perkecambahannya cukup menantang sehingga tanah perlu dijaga tetap sehangat mungkin."

  1. Gunakan kacang tanah mentah: Pakai kacang tanah mentah yang masih memiliki kulit ari, bukan yang sudah disangrai atau digoreng. Kacang yang telah diolah tidak akan berkecambah.

  2. Seleksi biji bernas: Pilih biji yang utuh, mengilap, serta tidak keriput atau berjamur. Benih bermutu memiliki persentase daya kecambah yang jauh lebih tinggi.

  3. Rendam benih: Rendam biji dalam air hangat selama beberapa jam atau semalaman untuk mempercepat perkecambahan sekaligus menyeleksi benih yang mengambang.

  4. Semai hingga berkecambah: Bila ingin lebih pasti, semai dulu di kapas lembap dan pindahkan ketika tunas atau 2-3 helai daun pertama muncul.

  5. Tanam pada kedalaman tepat: Buat lubang sedalam 2-3 cm, masukkan 1-2 biji, lalu tutup dengan lapisan tanah tipis tanpa ditekan terlalu padat.

  6. Siram perdana secara lembut: Gunakan sprayer halus agar posisi benih tidak bergeser dan media cukup lembap untuk memulai perkecambahan.

Teknik ini berlaku untuk semua jenis wadah, baik Anda mengikuti langkah menanam kacang tanah dalam wadah di rumah maupun menanam kacang tanah bagi pemula secara umum. Prinsip pemilihan benih dan kedalaman tanam tetap sama dari proses benih hingga panen.

Merawat, Membumbun, hingga Memanen Kacang Tanah

Perawatan rutin menjadi penentu akhir dalam cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas, mulai dari penyiraman, pembumbunan, pemupukan, hingga pemanenan. Tahap pembumbunan saat berbunga adalah kunci karena di sinilah bakal polong masuk ke dalam media.

  1. Letakkan di bawah sinar penuh: Tempatkan wadah di lokasi yang menerima 6-8 jam matahari langsung dan tidak terlalu berangin. Putar wadah setiap beberapa hari agar tanaman tumbuh tegak.

  2. Siram secara terukur: Jaga media tetap lembap, tetapi tidak becek. Tambah intensitas penyiraman saat fase pertumbuhan dan pembungaan.

  3. Lakukan penyulaman dan penyiangan: Ganti benih yang gagal tumbuh dalam 7-10 hari setelah tanam, dan rutin bersihkan gulma agar nutrisi tidak diperebutkan.

  4. Bumbun pangkal saat berbunga: Begitu bunga kuning muncul sekitar umur satu bulan, timbun pangkal batang dengan media setinggi 5-10 cm supaya tangkai bunga yang menukik bisa menembus tanah dan membentuk polong.

  5. Pupuk rendah nitrogen, cukupi kalsium: Fokuskan pupuk kaya fosfor dan kalium, misalnya pupuk organik cair dari bonggol pisang atau cangkang telur, serta pastikan kalsium tercukupi agar polong tidak kopong. Sebagaimana disampaikan IPB Digitani, pupuk organik cair diperoleh melalui fermentasi bahan-bahan alami dengan campuran air.

  6. Kurangi penyiraman menjelang panen: Hentikan atau kurangi penyiraman 1-2 minggu sebelum panen agar polong mengeras dan mudah diangkat bersih.

  7. Panen dan keringkan: Cabut tanaman ketika daun menguning dan polong terasa padat, lalu balik tanaman dengan akar menghadap ke atas untuk dijemur sekitar seminggu sebelum biji disimpan.

Glen Harris, Profesor sekaligus Agronom Extension di University of Georgia, dikutip dari University of Georgia Extension menyatakan, "Banyak orang mengatakan kacang tanah tidak butuh banyak pupuk; itu tidak sepenuhnya benar, sebab kekurangan pH atau kalsium bisa menurunkan hasil dan kualitas."

Mengutip Gardening Know How, satu tanaman kacang tanah dapat menghasilkan sekitar 0,5-1,5 kg polong dan siap dipanen pada rentang 90-150 hari setelah berkecambah, tergantung varietas. Saat memanen, Martin Walsh, spesialis benih, dikutip dari Homes & Gardens menyatakan, "Menggali bisa melepaskan polong dari tangkainya dan meninggalkannya di tanah, sehingga mengangkat seluruh tanaman memberi hasil yang lebih baik."

Untuk sumber nutrisi tambahan, Anda bisa meramu sendiri pupuk alami di rumah. Baca juga: cara membuat pupuk organik tanpa pupuk kimia untuk tanaman di rumah. Sejumlah tips menanam kacang tanah sendiri di rumah juga menekankan pentingnya konsistensi perawatan harian.

Keuntungan dan Tips Sukses Menanam Kacang Tanah di Wadah Bekas

Selain hemat biaya, cara menanam kacang tanah menggunakan wadah bekas menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki penanaman di lahan terbuka. Jerry Goodspeed, hortikulturis dari Utah State University Extension, dikutip dari Utah State University Extension menyatakan, "Hanya sedikit tanaman yang memiliki mekanisme seunik ini dalam menghasilkan biji."

Memanfaatkan wadah bekas juga sejalan dengan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle, yang membantu mengurangi timbunan sampah plastik rumah tangga. Barang seperti galon, ember retak, hingga kaleng bisa mendapat fungsi baru sebagai pot produktif.

  • Hemat biaya dan ramah lingkungan: Anda tidak perlu membeli pot baru, sekaligus menekan volume limbah plastik di rumah.

  • Pilih varietas tipe semak: Varietas Spanish, Valencia, Virginia, dan Runner paling cocok untuk wadah karena bentuknya kompak dan tidak terlalu menjalar.

  • Pertimbangkan wadah kain atau grow bag: Pot kain memberi drainase dan sirkulasi udara akar yang lebih baik dibanding wadah plastik rapat.

  • Optimalkan ruang pot saat tanaman muda: Berdasarkan panduan GrowVeg, sisi luar pot bisa ditanami selada, lobak, atau ketumbar untuk panen cepat selama tanaman kacang masih kecil.

  • Bersabar dengan pembungaan: Hanya sekitar 15 persen bunga yang berhasil menembus tanah dan membentuk polong, jadi tanamlah beberapa biji agar hasilnya memadai.

  • Jaga kehangatan media: Sebagai tanaman tropis, kacang tanah tidak tahan dingin atau beku, sehingga pindahkan wadah ke tempat hangat saat suhu turun.

Pendekatan serupa bisa diterapkan untuk komoditas lain. Anda dapat memadukannya dengan cara menanam kacang panjang di rak bertingkat, mengenal jenis tanaman kacang yang mudah dibudidayakan di halaman rumah, atau mencoba barang bekas unik untuk pot tanaman buah mini. Tak kalah penting, hasil panen Anda juga menyimpan beragam manfaat kacang tanah bagi kesehatan yang sayang dilewatkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menanam Kacang Tanah di Wadah Bekas

Berapa lama kacang tanah di wadah bekas bisa dipanen?

Kacang tanah di wadah umumnya siap panen pada umur sekitar 90-100 hari, meski sejumlah varietas membutuhkan hingga 3-4 bulan. Tandanya adalah daun menguning, batang mengeras, serta polong terasa padat dan berisi ketika ditekan.

Apakah kacang tanah dari pasar bisa langsung ditanam?

Bisa, asalkan yang digunakan adalah kacang tanah mentah yang masih berkulit ari dan belum disangrai, digoreng, atau diberi garam. Kacang yang sudah diolah tidak akan berkecambah karena embrionya sudah mati.

Berapa ukuran wadah yang ideal untuk menanam kacang tanah?

Pilih wadah dengan kedalaman minimal sekitar 30 cm dan kapasitas kurang lebih 19 liter untuk satu tanaman, lengkap dengan lubang drainase. Ruang yang dalam memberi tempat bagi tangkai bunga menukik ke bawah dan membentuk polong di dalam media.

Dengan wadah sederhana dan perawatan telaten, siapa pun dapat menikmati panen kacang gurih langsung dari rumah sendiri. Jika ingin memperluas kebun mini, jelajahi pula pilihan tanaman yang bisa ditanam di lahan sempit, kiat memanfaatkan lahan sempit untuk kebun mini, inspirasi kebun sayur depan rumah di lahan sempit, langkah berkebun di pekarangan rumah untuk pemula, serta aneka ide pot tanaman estetik dari barang bekas dan pemanfaatan pot tanaman murah dari limbah rumah tangga.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6