Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah kontrakan petak biasanya memiliki luas yang terbatas, bahkan terkadang hanya menyisakan sedikit ruang di antara pintu depan dan area jalan. Kondisi seperti ini sering membuat penghuni ragu untuk mendekorasi teras karena khawatir penambahan kursi, tanaman, atau rak justru membuat bagian depan rumah semakin sesak. Padahal, dengan pemilihan furnitur dan penataan yang tepat, teras kecil tetap bisa terlihat rapi sekaligus nyaman digunakan.
Kunci utama dalam merancang teras kontrakan petak bukanlah memasukkan sebanyak mungkin dekorasi, melainkan memilih elemen yang benar-benar memiliki fungsi. Furnitur dengan bentuk ramping, penyimpanan vertikal, pemanfaatan dinding, hingga penggunaan warna yang tidak terlalu ramai dapat membantu mempertahankan ruang gerak. Cara ini juga membuat area depan rumah terlihat lebih tertata tanpa harus melakukan renovasi besar yang biasanya kurang memungkinkan pada rumah sewaan.
Konsepnya pun dapat disesuaikan dengan ukuran teras dan kebutuhan penghuni, sehingga tidak harus mengikuti desain rumah besar yang membutuhkan banyak ruang. Berikut Liputan6.com ulas beberapa inspirasi desain teras untuk rumah kontrakan petak yang rapi.
Advertisement
1. Teras Minimalis dengan Bangku Memanjang di Sisi Dinding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348940/original/013387800_1789463931-989d1b5e-f16e-4a83-8c45-375497e238c0.jpg)
Bangku memanjang menjadi salah satu pilihan yang cukup aman ketika ingin menyediakan tempat duduk di teras kontrakan petak tanpa menghabiskan banyak ruang. Alih-alih menempatkan beberapa kursi terpisah yang membutuhkan area lebih luas, satu bangku ramping bisa diletakkan menempel pada sisi dinding sehingga bagian tengah teras tetap terbuka sebagai jalur keluar masuk rumah.
Model bangku yang dipilih sebaiknya memiliki desain sederhana dengan kaki ramping atau bahkan dilengkapi ruang penyimpanan di bagian bawah. Ruang tersebut dapat digunakan untuk menyimpan sandal, peralatan membersihkan rumah, atau barang kecil lain yang biasanya membuat teras terlihat berantakan, sehingga satu furnitur bisa menjalankan dua fungsi sekaligus tanpa membuat area depan rumah terasa penuh.
Agar tampilannya tetap ringan, hindari penggunaan terlalu banyak bantal dekoratif atau aksesori berukuran besar di atas bangku. Cukup tambahkan satu atau dua bantalan berwarna netral jika diperlukan, lalu sisakan area di sekitarnya tetap sederhana. Penataan seperti ini cocok untuk kontrakan yang memiliki bentuk teras memanjang tetapi tidak terlalu lebar.
Advertisement
2. Teras dengan Taman Vertikal Sederhana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348941/original/028600800_1789463944-09235737-a280-42b9-afbd-13f16c9370c7.jpg)
Tanaman memang bisa membuat bagian depan rumah terlihat lebih segar, tetapi terlalu banyak pot yang diletakkan di lantai dapat membuat teras kontrakan petak terasa semakin sempit. Solusinya adalah memindahkan sebagian tanaman ke bidang vertikal, misalnya menggunakan rak tanaman bertingkat, gantungan pot, atau rak ramping yang ditempatkan di salah satu sisi dinding.
Taman vertikal tidak harus dibuat dengan instalasi permanen yang membutuhkan pengeboran dinding, terutama jika rumah masih berstatus kontrakan. Rak tanaman yang dapat berdiri sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih praktis karena mudah dipindahkan ketika diperlukan. Pilih tanaman berukuran kecil hingga sedang agar susunan tetap terlihat rapi dan tidak menutupi pencahayaan maupun sirkulasi udara di sekitar pintu.
Supaya teras tidak terlihat terlalu penuh, cukup gunakan beberapa jenis tanaman dengan warna daun yang serasi dan hindari mengisi setiap tingkat rak secara berlebihan. Memberikan sedikit ruang kosong di antara tanaman justru membuat keseluruhan tampilan terasa lebih ringan. Cara ini memungkinkan penghuni tetap memiliki teras hijau tanpa harus mengorbankan banyak ruang lantai.
3. Teras Monokrom Putih dan Abu-Abu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348942/original/008101200_1789463951-8e962e13-5f5d-4d35-bc3a-bbfb5ba7015b.jpg)
Penggunaan warna memiliki pengaruh besar terhadap kesan luas pada sebuah teras kecil. Kombinasi putih, krem muda, dan abu-abu dapat memberikan tampilan yang lebih bersih sekaligus membuat area depan kontrakan terlihat tidak terlalu ramai. Warna-warna tersebut juga cukup mudah dipadukan dengan furnitur atau dekorasi sederhana tanpa menghasilkan terlalu banyak kontras visual.
Dinding berwarna terang bisa dipadukan dengan lantai abu-abu, kemudian dilengkapi keset berwarna netral serta satu furnitur sederhana. Tidak perlu menambahkan banyak dekorasi jika ingin mempertahankan kesan lega. Bahkan, lampu dinding dengan desain minimalis dan satu tanaman dalam pot sudah cukup memberikan sentuhan dekoratif pada teras tanpa membuatnya terlihat kosong.
Jika pemilik kontrakan tidak mengizinkan pengecatan ulang, pendekatan monokrom masih bisa diterapkan melalui benda-benda yang mudah dipindahkan. Rak sepatu putih, pot abu-abu, bangku kayu terang, atau keset polos dapat membantu membentuk tampilan yang lebih seragam. Ketika warna pada teras tidak terlalu beragam, area kecil biasanya akan terasa lebih teratur dan nyaman dilihat.
Advertisement
4. Teras dengan Kursi Lipat dan Meja Tempel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348943/original/092188800_1789463957-b2c8f605-366d-4b09-8b0f-1be5c06d6690.jpg)
Furnitur lipat sangat cocok digunakan ketika ukuran teras benar-benar terbatas karena dapat digunakan hanya saat diperlukan. Satu atau dua kursi lipat dapat ditempatkan di dekat dinding dan dibuka ketika ingin duduk santai, lalu dilipat kembali setelah selesai. Dengan demikian, area lantai tidak terus-menerus dipenuhi furnitur ketika penghuni sedang membutuhkan ruang untuk beraktivitas.
Konsep serupa juga bisa diterapkan pada meja dengan menggunakan model meja tempel atau meja lipat kecil. Jika tidak memungkinkan memasang meja langsung ke dinding, pilih meja lipat portabel yang bisa disimpan di dalam rumah. Ukuran meja sebaiknya cukup untuk meletakkan minuman, makanan ringan, atau laptop, tanpa mengambil porsi besar dari keseluruhan luas teras.
Keuntungan lain dari furnitur lipat adalah fleksibilitasnya ketika penghuni ingin mengubah fungsi teras. Pada pagi hari area tersebut bisa dibiarkan kosong untuk menjemur barang, sedangkan sore hari kursi dan meja dapat dibuka untuk bersantai. Konsep seperti ini sangat sesuai dengan rumah kontrakan petak karena satu ruang kecil dapat menjalankan beberapa fungsi berbeda.
5. Teras Natural dengan Bangku Kayu dan Dua Tanaman Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348944/original/033980200_1789463965-4228e1e0-d980-485b-923d-cd05654afdfb.jpg)
Nuansa natural dapat diterapkan tanpa harus memenuhi teras dengan berbagai dekorasi bertema alam. Sebuah bangku kayu sederhana yang diletakkan di sisi dinding sudah bisa menjadi titik utama, kemudian tambahkan satu atau dua tanaman berukuran sedang hingga tinggi pada bagian sudut. Kombinasi sederhana tersebut mampu membuat area depan rumah terasa hangat tanpa mengurangi banyak ruang gerak.
Tanaman dengan bentuk tumbuh ke atas lebih cocok dibanding tanaman yang memiliki tajuk melebar, terutama pada teras yang tidak terlalu luas. Pilihan pot juga sebaiknya tidak terlalu besar dan memiliki desain yang sederhana. Menempatkan tanaman pada sudut membantu mempertahankan bagian tengah teras tetap terbuka sehingga akses menuju pintu rumah tidak terganggu oleh dekorasi.
Bangku kayu tidak harus memiliki desain mahal atau rumit karena model sederhana justru lebih cocok dengan karakter kontrakan petak. Warna kayu alami dapat dikombinasikan dengan dinding putih, krem, atau abu-abu agar tampilannya tetap ringan. Jika ingin menambahkan dekorasi lain, gunakan dalam jumlah terbatas supaya karakter natural tetap terasa tanpa membuat teras terlihat berlebihan.
Advertisement
6. Teras Multifungsi dengan Bangku Storage dan Rak Sepatu Slim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348945/original/059073700_1789463972-5e856ed0-82bb-41a3-97d1-f016948b1634.jpg)
Keterbatasan ruang penyimpanan sering menjadi persoalan lain di rumah kontrakan petak, sehingga area teras terkadang berubah menjadi tempat menumpuk sepatu atau berbagai barang rumah tangga. Untuk menghindarinya, gunakan furnitur multifungsi seperti bangku yang memiliki ruang penyimpanan tertutup di bagian bawah. Dengan begitu, barang dapat disimpan tanpa terlihat langsung dari luar.
Rak sepatu juga sebaiknya menggunakan model vertikal dengan lebar yang tidak terlalu besar. Dibandingkan rak panjang yang mengambil banyak ruang lantai, rak bertingkat dapat menampung beberapa pasang sepatu dengan area yang lebih sedikit. Tempatkan rak di dekat pintu atau pada salah satu sudut agar tidak menghalangi jalur utama keluar masuk rumah.
Untuk mempertahankan tampilan rapi, hindari menumpuk barang di bagian atas rak atau bangku penyimpanan meskipun masih terdapat ruang kosong. Permukaan yang relatif bersih membuat teras terlihat lebih lega secara visual. Jika ingin memberi dekorasi, cukup gunakan satu pot tanaman kecil atau wadah sederhana untuk menyimpan barang yang sering digunakan sehari-hari.
7. Teras Tanpa Kursi dengan Area Lantai yang Lega
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348946/original/025113400_1789463980-f9d4da1f-e3ea-42fb-beb0-446f3520e651.jpg)
Tidak ada aturan bahwa sebuah teras harus selalu dilengkapi meja dan kursi. Pada kontrakan petak dengan area depan yang sangat kecil, membiarkan sebagian besar lantai tetap kosong justru bisa menghasilkan tampilan yang lebih menarik. Ruang tersebut akan terasa lebih lega sekaligus memudahkan penghuni ketika keluar masuk rumah atau membawa barang berukuran cukup besar.
Sebagai pengganti furnitur, perhatian bisa diarahkan pada elemen yang tidak memakan ruang seperti lampu dinding, keset yang proporsional, dan satu tanaman tinggi di sudut. Lantai yang bersih serta pola keramik yang sederhana juga dapat menjadi bagian dari dekorasi. Dengan begitu, teras tetap memiliki karakter meskipun tidak dipenuhi benda-benda tambahan.
Desain seperti ini sangat cocok bagi penghuni yang memang tidak sering menggunakan teras sebagai tempat duduk. Selain terlihat rapi, area kosong juga lebih mudah dibersihkan dan tidak membutuhkan banyak perawatan. Jika suatu saat membutuhkan tempat duduk, kursi lipat bisa disimpan di dalam rumah dan hanya dikeluarkan ketika diperlukan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Teras Rumah Kontrakan Petak
1. Bagaimana cara membuat teras kontrakan kecil terlihat lebih luas?
Gunakan furnitur ramping, warna terang, serta pertahankan bagian tengah teras tetap kosong agar ruang gerak tidak terhalang.
2. Apakah teras rumah petak harus menggunakan kursi?
Tidak. Teras tanpa kursi justru bisa terlihat lebih luas, terutama jika areanya sangat terbatas dan jarang digunakan untuk duduk.
3. Tanaman apa yang cocok untuk teras kontrakan sempit?
Pilih tanaman yang tumbuh vertikal atau berukuran kecil hingga sedang agar tidak terlalu banyak mengambil ruang lantai.
4. Bagaimana menyimpan sepatu di teras kecil agar tetap rapi?
Gunakan rak sepatu slim bertingkat atau bangku dengan ruang penyimpanan tertutup agar sepatu tidak terlihat berserakan.
5. Apakah boleh memasang kanopi di rumah kontrakan?
Sebaiknya meminta izin pemilik rumah terlebih dahulu, terutama jika pemasangannya memerlukan perubahan atau pengeboran pada struktur bangunan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348864/original/095264800_1789460894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T152532.773.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348939/original/028812200_1789463922-496e4d9b-6b08-46eb-9e5c-9931ab276645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347315/original/028010300_1789291568-_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346772/original/053250000_1789203271-teras_HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342663/original/076166200_1788785143-HL_kampung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334628/original/095274600_1787890945-86d522e7-9516-4d59-8760-b64ea03d34dd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317304/original/027441900_1786008397-ba300546-2421-4b22-ae18-346caaaceae4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314499/original/020393700_1785748568-808e030b-e79a-476e-a021-b961f72cbfd0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306959/original/057824600_1784945673-Desain_Teras_Roster_Tinggi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306182/original/048948100_1784866493-d3d75b9a-1203-485b-88d6-863290e94d00.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305151/original/095421700_1784786308-Gemini_Generated_Image_bzyueebzyueebzyu.jpg)