5 Tipe Kemasan Skincare dan Cara Pakainya yang Benar, Jangan Sampai Salah

Pelajari berbagai tipe kemasan skincare dan cara pakainya yang benar, mulai dari airless pump, dropper, hingga jar, agar produk tetap higienis dan awet.

Diterbitkan 02 September 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Inovasi wadah produk perawatan kulit saat ini semakin beragam demi menjaga kualitas kandungan zat aktif di dalamnya agar tetap stabil. Namun, bentuk kemasan yang unik sering kali membuat pengguna bingung mengenai cara mengeluarkan dan mengaplikasikannya dengan tepat. Pemahaman mendalam mengenai fungsi serta mekanisme wadah produk akan membuat pengalaman perawatan wajah menjadi lebih maksimal dan higienis.

Pemilihan wadah bukan hanya soal estetika, melainkan berfungsi melindungi formulasi sensitif dari oksidasi, kontaminasi bakteri, dan paparan sinar matahari. Artikel ini akan mengupas secara lengkap berbagai tipe kemasan skincare yang paling sering ditemukan di pasaran beserta panduan penggunaannya yang sesuai.

Simak ulasan komprehensif mengenai tipe kemasan skincare dan cara pakainya berikut ini agar produk favoritmu tidak mudah rusak, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).

1. Kemasan Airless Pump (Hampa Udara)

Tipe wadah airless pump dirancang tanpa menggunakan selang plastik di bagian dalam botol. Kemasan ini memanfaatkan mekanisme tekanan udara dan piston di bagian dasar botol untuk mendorong produk keluar secara otomatis, sehingga mampu melindungi bahan aktif sensitif seperti vitamin C atau retinol dari oksidasi akibat paparan udara luar. Desain ini sangat higienis, mampu memperpanjang masa simpan, dan memastikan seluruh isi produk terpakai habis tanpa sisa.

Cara pakainya cukup dengan menekan tombol pump secara perlahan hingga produk keluar. Jika baru pertama kali dibuka dan produk belum keluar, kamu hanya perlu memompa beberapa kali secara konsisten untuk membuang jebakan udara di dalam wadah, serta dilarang membuka paksa tutup botol karena akan merusak sistem hampa udara tersebut.

2. Kemasan Botol Penetes (Dropper)

Wadah dropper atau pipet kaca sangat umum ditemukan pada produk serum, facial oil, serta perawatan cair konsentrat tinggi. Pipet ini berfungsi untuk mengambil produk dalam takaran tetes yang presisi sesuai dengan kebutuhan kulit, sekaligus mempermudah kontrol takaran agar tidak berlebihan.

Cara menggunakannya adalah dengan memencet bagian karet pipet saat masih berada di dalam botol, lalu lepaskan tekanan untuk menyedot cairan. Teteskan produk langsung ke telapak tangan yang bersih atau ke area wajah secara perlahan, dengan catatan pastikan ujung pipet kaca tidak pernah bersentuhan langsung dengan kulit wajah guna menghindari kontaminasi bakteri ke dalam botol.

3. Kemasan Wadah Jar (Toples)

Kemasan berbentuk jar atau toples bermulut lebar biasanya digunakan untuk produk bertekstur kental seperti pelembap tebal, sleeping mask, atau krim malam. Wadah ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengambil produk dalam jumlah banyak sekaligus, namun memiliki tantangan tersendiri terkait higienitas apabila tidak ditangani dengan benar.

Cara pakai yang paling benar adalah dengan menggunakan spatula kosmetik bersih untuk mengambil krim dari dalam toples. Sangat tidak disarankan mencolek krim langsung menggunakan jari tangan telanjang karena dapat memindahkan kuman dan bakteri ke dalam sisa produk, serta pastikan untuk selalu menutup rapat wadah segera setelah digunakan.

4. Kemasan Botol Stik (Stick)

Inovasi wadah stik kini semakin populer digunakan untuk produk tabir surya (sunscreen) batangan maupun masker lumpur padat (clay mask stick). Kemasan putar ini menawarkan kepraktisan tingkat tinggi karena memungkinkan pengguna mengaplikasikan produk secara cepat tanpa harus mengotori tangan.

Cara menggunakannya yaitu dengan memutar bagian bawah wadah hingga produk muncul sekitar setengah sentimeter, lalu usapkan secara merata ke permukaan kulit. Setiap selesai digunakan, bersihkan permukaan stik dengan tisu bersih dan putar kembali wadah ke arah berlawanan sebelum menutupnya rapat-rapat.

5. Kemasan Tabung Perah (Tube)

Tipe kemasan tube berbahan fleksibel sangat umum dipakai untuk produk pembersih wajah (facial wash), losion, pelembap, hingga sunscreen. Kemasan elastis ini sangat aman karena membatasi paparan udara luar secara minimal serta sangat praktis untuk dibawa bepergian (travel-friendly).

Cara menggunakannya cukup dengan membuka penutup, lalu memencet bagian badan tube secara perlahan untuk mengeluarkan produk secukupnya. Saat isi produk mulai menipis, gulung bagian dasar tube ke arah atas untuk mendorong sisa krim agar tidak ada produk yang terbuang sia-sia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Tipe Kemasan Skincare dan Cara Pakainya

Q: Mengapa kemasan airless pump tidak boleh dibuka paksa?

A: Kemasan airless pump mengandalkan sistem vakum hampa udara dan piston di dalamnya, membuka paksa tutup botol akan merusak tekanan tersebut sehingga fungsi perlindungan oksidasi produk menjadi hilang.

Q: Bolehkah mencolek skincare dalam kemasan jar langsung dengan jari?

A: Tidak dianjurkan karena jari tangan dapat memindahkan bakteri, kotoran, dan minyak ke dalam wadah, yang berisiko merusak formula di dalam jar. Selalu gunakan spatula bersih.

Q: Bagaimana cara menjaga kebersihan pipet pada botol serum?

A: Pastikan ujung pipet kaca tidak pernah bersentuhan langsung dengan kulit wajah atau tangan saat meneteskan produk untuk mencegah kontaminasi silang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6