Liputan6.com, Jakarta - Ciri air kemasan palsu sering kali tidak kentara pada pandangan pertama, apalagi kalau galon atau botolnya masih tersegel rapi dan mereknya familier di rak toko. Padahal, air minum dalam kemasan (AMDK) yang dipalsukan atau dioplos bisa lolos ke tangan konsumen lewat jalur distribusi tidak resmi, baik di warung kecil, lapak online, maupun depot isi ulang yang tidak jelas legalitasnya.
Masalah ini bukan isu baru. Praktik pemalsuan atau pengoplosan galon AMDK bermerek pernah terungkap berulang kali di berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir, dan mendorong Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta produsen memperketat rantai pasok serta menetapkan agen resmi agar konsumen lebih terlindungi. Karena modusnya terus berkembang, konsumen perlu tahu persis apa yang harus diperiksa sebelum galon atau botol AMDK itu dibuka dan diminum.
Di bawah ini akan dipaparkan ciri air kemasan palsu yang perlu diperiksa konsumen, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (31/8/2026).
Advertisement
Ciri Air Kemasan Palsu yang Perlu Diperiksa Konsumen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336171/original/016775600_1788143354-3c187379-a1e7-445f-8055-0e385b5d7bdc.jpg)
Tujuh indikator berikut bisa dicek langsung di lokasi pembelian, sebelum galon atau botol dibawa pulang. Tim visual bisa melengkapi tiap poin dengan foto pembanding asli-vs-palsu; deskripsi dan alt-text sudah disiapkan di bawah tiap poin.
- Segel tutup rusak atau longgar. Tutup galon atau botol asli terpasang rapat dengan segel plastik utuh tanpa bekas congkelan. Segel yang longgar, sobek, atau terlihat ditempel ulang jadi tanda paling awal bahwa isi kemasan sudah pernah dibuka.Â
- Kode produksi dan tanggal kedaluwarsa buram atau hilang. Kemasan resmi mencetak kode produksi dan tanggal kedaluwarsa dengan tinta yang jelas dan konsisten. Kalau cetakannya buram, tidak lengkap, atau bahkan tidak ada sama sekali, patut dicurigai sebagai kemasan bekas yang diisi ulang di luar jalur resmi.
- Label miring dan kualitas cetak buruk. Produsen resmi memasang label dengan posisi presisi dan warna cetak tajam. Label yang miring, mudah luntur, atau warnanya pudar biasanya bukan hasil produksi pabrik resmi merek tersebut.
- Air keruh atau berendapan. Air minum dalam kemasan yang sesuai standar harus jernih sempurna; kekeruhan sekecil apa pun menandakan ada masalah pada sumber air atau proses pengemasannya. Kalau terlihat ada endapan atau warna air tidak bening saat diterawang, jangan dikonsumsi.
- Bau tidak wajar. Air kemasan resmi tidak berbau. Aroma menyengat, bau plastik berlebihan, atau bau apa pun yang tidak biasa dari galon atau botol adalah sinyal kuat bahwa proses produksinya tidak higienis atau wadahnya sudah tercemar.
- Harga jauh di bawah pasaran. Selisih harga yang sangat mencolok dari harga normal merek tersebut di ritel resmi patut dicurigai, apalagi kalau dibeli dari penjual keliling atau lapak online tanpa identitas jelas. Harga murah sering jadi umpan agen tidak resmi untuk memasarkan produk oplosan.
- Nomor izin edar tidak ditemukan di cekbpom. Setiap AMDK legal wajib punya nomor izin edar BPOM (format BPOM RI MD untuk produk dalam negeri, atau BPOM RI ML untuk produk impor) yang bisa diverifikasi lewat situs resmi cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile. Kalau nomor pada kemasan tidak muncul di sistem itu, jangan dikonsumsi.Â
Advertisement
Cara Membedakan Galon Asli dan Palsu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539349/original/062575900_1774597951-cropped-baf479a8-87f2-4ecb-bd52-5b0cca710b67.jpg)
Cara paling praktis membedakan galon asli dan palsu adalah kombinasi cek fisik dan cek digital. Cek fisik meliputi kondisi segel, kejernihan air, dan kerapian label seperti tujuh poin di atas. Cek digital berarti memasukkan nomor izin edar yang tertera di label ke situs cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile untuk memastikan nomor tersebut benar-benar terdaftar atas nama produsen yang sama dengan yang tertulis di kemasan.
Aspadin (Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia) mensyaratkan anggotanya memiliki SNI dan izin edar (MD) resmi, sehingga galon yang benar-benar berasal dari produsen anggota asosiasi semestinya selalu bisa ditelusuri lewat cekbpom. Kalau ragu, konsumen juga bisa membeli langsung dari agen atau distributor resmi bermerek, bukan dari penjual keliling atau depot isi ulang tanpa identitas jelas, cara ini paling efektif menghindari galon oplosan sejak dari titik pembelian.
Apa Itu AMDK Oplosan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5373584/original/051747800_1778300237-Depositphotos_866947808_L.jpg)
AMDK oplosan adalah praktik mengisi ulang kemasan atau galon bermerek resmi dengan air yang tidak melalui proses produksi resmi merek tersebut, biasanya dilakukan di luar jalur distribusi resmi produsen. Galon bekas yang seharusnya ditarik kembali oleh agen resmi, dalam praktik oplosan, justru dikumpulkan dan diisi ulang secara ilegal lalu diedarkan kembali seolah-olah produk asli.
Risikonya bukan cuma soal kualitas air, tapi juga soal wadah. Galon yang dipakai berulang di luar prosedur resmi berpotensi memakai bahan yang tidak lagi food-grade atau sudah rusak, sehingga rentan mencemari air di dalamnya. Pengawasan terhadap praktik ini dilakukan berlapis: BPOM mengawasi legalitas produk dan izin edarnya, sementara Dinas Perdagangan di tingkat kota/kabupaten berwenang melakukan pengawasan pasar dan penindakan atas produk yang beredar tanpa izin resmi di wilayahnya.
Kalau konsumen menemukan produk yang dicurigai sebagai AMDK oplosan atau palsu, laporan bisa disampaikan ke BPOM lewat HALOBPOM di bpom.lapor.go.id dengan melampirkan foto produk, atau ke Dinas Perdagangan setempat. Mengenali ciri air kemasan palsu sejak dari rak toko, lalu memverifikasinya lewat cekbpom, tetap jadi langkah paling sederhana dan efektif untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari risiko produk yang tidak jelas keamanannya.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri Air Kemasan Palsu
1. Apa saja ciri air kemasan palsu yang paling mudah dikenali?
Segel tutup rusak atau longgar, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa buram atau hilang, label miring dengan cetakan buruk, air keruh atau berendapan, bau tidak wajar, harga jauh di bawah pasaran, dan nomor izin edar yang tidak ditemukan di cekbpom.pom.go.id.
2. Bagaimana cara membedakan galon asli dan palsu?
Periksa kondisi fisik segel dan tutup galon, cek kejernihan air, cocokkan label dengan kemasan resmi merek tersebut, lalu verifikasi nomor izin edar lewat situs resmi cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile.
3. Apa itu AMDK oplosan?
AMDK oplosan adalah praktik mengisi ulang kemasan atau galon bermerek resmi dengan air yang tidak melalui proses produksi resmi merek tersebut, biasanya dilakukan di luar jalur distribusi resmi produsen.
4. Ke mana konsumen bisa melapor jika menemukan produk AMDK yang dicurigai palsu?
Konsumen bisa melapor ke BPOM melalui HALOBPOM di bpom.lapor.go.id, atau menyampaikan temuan ke Dinas Perdagangan setempat untuk ditindaklanjuti.
5. Apakah semua galon isi ulang berisiko dan harus dihindari?
Tidak. Risiko muncul dari praktik ilegal atau pengisian di depot tidak resmi, bukan dari sistem isi ulang itu sendiri, sehingga membeli dari agen resmi bermerek dan mengecek izin edarnya tetap jadi langkah aman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335137/original/038803100_1787912353-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335463/original/074927100_1787987122-pexels-pixabay-327090.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336143/original/098590600_1788140240-14248193194604669444.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336140/original/010749400_1788140121-ubi_goreng_balado.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326746/original/030156400_1787034677-OBLyjnzKd3SuCeLi0NQYa8CJGcTVVfFKF5whdN8X.jpg)