Cara Membuat Tempat Spons Cuci Piring dari Botol Bekas, Bikin Area Wastafel Lebih Rapi

Ubah botol plastik bekas menjadi tempat spons cuci piring fungsional. Solusi daur ulang ini menjaga spons tetap kering, bersih, dan mengurangi bakteri di dapur.

Diterbitkan 31 Juli 2026, 17:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat tempat spons cuci piring dari botol bekas merupakan salah satu ide daur ulang sederhana yang bisa diterapkan di rumah. Selain mengurangi limbah plastik, wadah ini juga membantu menjaga spons tetap bersih. Spons cuci piring merupakan perlengkapan dapur yang hampir digunakan setiap hari. Namun, setelah dipakai, spons biasanya masih menyimpan air, sisa sabun, dan partikel makanan. Apabila dibiarkan menempel di permukaan wastafel atau meja dapur, kelembapan tersebut menjadi lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme.

Di banyak dapur, spons cuci piring sering kali diletakkan begitu saja di pinggir wastafel. Kebiasaan ini membuat spons mudah tergenang air sehingga menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur penyebab bau tidak sedap.

Dengan sedikit kreativitas, botol plastik bekas dapat disulap menjadi tempat spons yang praktis tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan. Proses pembuatannya pun mudah sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja menggunakan peralatan sederhana yang sudah tersedia di rumah. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (31/7/2026).

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Sebelum mulai membuatnya, siapkan beberapa bahan sederhana berikut.

  • Botol plastik bekas ukuran sekitar 1,5 liter.
  • Gunting atau cutter yang tajam.
  • Paku yang dipanaskan atau alat pembolong.
  • Tali nilon, tali plastik, atau kawat sebagai gantungan.
  • Selotip atau amplas halus untuk merapikan bagian tepi.
  • Spidol untuk membuat pola potongan.

Pastikan botol bekas sudah dicuci bersih menggunakan sabun agar tidak menyisakan bau maupun kotoran. Lepaskan pula label kemasan agar hasil akhirnya terlihat lebih rapi.

Cara Membuat Tempat Spons Cuci Piring dari Botol Bekas

1. Bersihkan Botol Terlebih Dahulu

Langkah pertama adalah mencuci botol hingga benar-benar bersih. Bilas bagian dalam menggunakan air hangat dan sedikit sabun cuci piring untuk menghilangkan sisa minuman atau aroma yang masih menempel.

Setelah dicuci, keringkan botol terlebih dahulu. Botol yang bersih akan lebih nyaman digunakan sekaligus membuat hasil kerajinan terlihat lebih menarik.

2. Tentukan Tinggi Wadah

Gunakan spidol untuk menandai tinggi wadah yang diinginkan. Umumnya, tinggi sekitar 10–15 sentimeter sudah cukup untuk menampung satu spons cuci piring berukuran standar.

Potong botol mengikuti garis menggunakan gunting atau cutter. Anda dapat memanfaatkan bagian bawah botol sebagai wadah utama, sedangkan bagian atasnya dapat disimpan untuk proyek daur ulang lainnya.

3. Rapikan Bagian Tepi Potongan

Setelah dipotong, biasanya bagian tepi plastik masih terasa tajam. Jangan langsung digunakan karena berisiko melukai tangan saat mengambil spons.

Haluskan bagian tersebut menggunakan amplas halus. Jika tidak tersedia, lapisi tepinya memakai selotip bening atau sedikit panaskan menggunakan api kecil agar ujung plastik menjadi lebih lembut. Lakukan proses pemanasan dengan hati-hati agar bentuk botol tidak berubah.

4. Buat Lubang Drainase

Tahap berikutnya adalah membuat beberapa lubang kecil di bagian dasar wadah menggunakan paku panas atau alat pembolong.

Lubang-lubang ini berfungsi sebagai saluran pembuangan air yang menetes dari spons setelah digunakan. Dengan demikian, air tidak menggenang di dalam wadah sehingga spons lebih cepat kering dan tetap segar.

Sebarkan lubang secara merata agar proses pengeringan berlangsung lebih optimal. Hindari membuat lubang terlalu besar supaya spons tidak tersangkut.

5. Tambahkan Lubang untuk Gantungan

Selanjutnya, buat dua lubang di sisi kanan dan kiri bagian atas wadah.

Masukkan tali atau kawat melalui kedua lubang tersebut lalu ikat dengan kuat. Gantungan ini memungkinkan tempat spons dipasang di dekat keran atau pada kait yang berada di area wastafel sehingga mudah dijangkau saat mencuci peralatan makan.

6. Pasang dan Sesuaikan Posisi

Gantung wadah pada posisi yang tidak mengganggu aktivitas mencuci piring. Pastikan spons dapat dimasukkan dan diambil dengan mudah.

Jika perlu, sesuaikan panjang tali agar wadah tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Posisi yang tepat juga membantu air langsung menetes ke dalam bak cuci sehingga area dapur tetap bersih.

Tips Agar Tempat Spons Lebih Awet dan Menarik

Setelah memahami cara membuat tempat spons cuci piring dari botol bekas, Anda dapat menambahkan sentuhan dekoratif agar tampilannya semakin menarik.

Misalnya, mengecat bagian luar menggunakan cat khusus plastik, membungkusnya dengan stiker motif kayu, atau menambahkan label kecil bertuliskan "Sponge". Dekorasi sederhana ini membuat wadah tampak menyatu dengan tema dapur.

Jika ingin lebih kuat, pilih botol plastik yang memiliki dinding lebih tebal, seperti botol deterjen cair atau botol cuka. Material yang lebih kokoh mampu menopang spons basah dalam jangka waktu lebih lama.

Ide Pengembangan dari Botol Bekas

Selain model gantung sederhana, botol plastik bekas masih bisa dikreasikan menjadi berbagai model tempat spons.

Salah satunya adalah model yang dikaitkan langsung pada keran. Bagian leher botol dipertahankan, kemudian dibuat lubang di sisi belakang sehingga dapat disangkutkan pada keran. Air yang menetes akan langsung keluar melalui mulut botol sehingga spons tetap kering.

Botol bekas juga dapat diubah menjadi wadah serbaguna yang mampu menampung spons sekaligus sabun batang. Caranya adalah membuat ruang yang lebih lebar dan menambahkan lubang drainase pada setiap bagian agar keduanya tetap kering.

Bagi pemilik wastafel dua bak, botol plastik yang lebih besar bahkan dapat dibentuk menyerupai kantong ganda yang menggantung di sekat tengah wastafel. Satu sisi digunakan untuk spons, sedangkan sisi lainnya dapat menyimpan sabun atau sikat kecil.

Apabila memiliki wadah plastik bekas makanan, kotak yogurt, atau kemasan makanan siap saji yang masih kokoh, semuanya juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat spons. Cukup tambahkan beberapa lubang pembuangan air dan sistem pengait menggunakan cable tie atau kawat.

Manfaat Mendaur Ulang Botol Plastik Menjadi Tempat Spons

Mengubah botol bekas menjadi perlengkapan dapur memberikan manfaat lebih dari sekadar menghemat biaya.

Setiap botol yang digunakan kembali berarti mengurangi jumlah sampah plastik sekali pakai. Walaupun terlihat sederhana, kebiasaan kecil seperti ini dapat membantu memperpanjang usia pakai plastik sebelum akhirnya didaur ulang secara industri.

Di sisi lain, kegiatan membuat kerajinan dari barang bekas juga dapat menjadi aktivitas keluarga yang menyenangkan. Anak-anak dapat belajar mengenai pentingnya mengurangi sampah sekaligus memahami bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna jika diolah dengan kreativitas.

Yang tidak kalah penting, dapur menjadi lebih tertata. Spons memiliki tempat khusus sehingga tidak lagi berserakan di sekitar wastafel, sementara proses pengeringannya berlangsung lebih cepat sehingga kebersihannya lebih terjaga.

Tanya Jawab Seputar Mendaur Ulang Botol Bekas

1. Botol plastik apa yang paling cocok dijadikan tempat spons?

Botol minuman ukuran 1–1,5 liter merupakan pilihan yang paling mudah digunakan. Namun, botol deterjen, botol cuka, atau botol sampo yang berbahan lebih tebal juga sangat cocok karena lebih kokoh.

2. Mengapa wadah spons harus memiliki lubang di bagian bawah?

Lubang drainase berfungsi membuang air sisa dari spons sehingga tidak menggenang. Spons yang lebih cepat kering cenderung lebih higienis dan tidak mudah berbau.

3. Bagaimana cara membersihkan tempat spons dari botol bekas?

Cuci wadah secara berkala menggunakan sabun cuci piring dan sikat kecil, lalu bilas hingga bersih. Keringkan sebelum digunakan kembali agar tidak menjadi tempat berkembangnya lumut atau jamur.

4. Apakah botol bekas selain botol minuman bisa dimanfaatkan?

Tentu. Botol sampo, botol cuka, botol deterjen, wadah yogurt, maupun kotak makanan plastik dapat dimanfaatkan selama kondisinya masih baik dan sudah dibersihkan dengan sempurna.

5. Apa manfaat utama mendaur ulang botol plastik di rumah?

Selain mengurangi limbah plastik, kegiatan ini membantu menghemat pengeluaran, memperpanjang masa pakai barang, serta menghasilkan perlengkapan rumah tangga yang fungsional dan sesuai kebutuhan.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6