Liputan6.com, Jakarta - Ide keranjang laundry dari kardus bekas menjadi salah satu solusi kreatif bagi siapa saja yang ingin menata pakaian kotor tanpa harus membeli keranjang baru. Selain hemat biaya, proyek DIY ini juga membantu mengurangi limbah kardus yang masih layak digunakan.
Dengan sedikit kreativitas, kardus bekas dapat disulap menjadi keranjang laundry yang kuat, cantik, sekaligus fungsional. Bahkan, hasil akhirnya bisa disesuaikan dengan tema dekorasi kamar atau ruang cuci.
Menariknya, proses pembuatannya tidak memerlukan peralatan khusus maupun keterampilan profesional. Cukup memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah, Anda sudah bisa membuat keranjang laundry yang awet untuk penggunaan sehari-hari. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (31/7/2026).
Advertisement
Mengapa Memilih Keranjang Laundry dari Kardus Bekas?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311990/original/096206200_1785473843-kerangjang_laundry_2.jpeg)
Kardus bekas sering kali langsung dibuang setelah paket diterima. Padahal, material ini masih memiliki banyak potensi untuk didaur ulang menjadi berbagai perlengkapan rumah tangga, termasuk keranjang laundry.
Jika menggunakan kardus dengan ketebalan yang baik, hasil akhirnya cukup kokoh untuk menampung pakaian kotor harian. Apalagi setelah dilapisi kain dan diperkuat menggunakan lem tembak, struktur kardus menjadi lebih stabil sehingga tidak mudah berubah bentuk.
Selain lebih ekonomis, proyek ini juga mendukung gaya hidup berkelanjutan. Memanfaatkan kembali kardus berarti mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus memperpanjang usia pakai suatu material.
Keranjang hasil buatan sendiri juga memiliki nilai personal. Anda bebas memilih warna kain, motif, hingga aksesori yang sesuai dengan konsep interior rumah, mulai dari minimalis, rustic, hingga bohemian.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum mulai membuat keranjang laundry, siapkan seluruh perlengkapan agar proses pengerjaan lebih mudah.
Beberapa bahan yang diperlukan meliputi:
- Kardus bekas tebal berbentuk persegi atau balok
- Kardus tambahan jika diperlukan untuk memperkuat sisi tertentu
- Kain blacu, kain katun, atau kain bermotif
- Lem tembak (glue gun)
- Lem kain atau lem serbaguna
- Tali rami atau tali mendong
- Cutter atau gunting
- Penggaris
- Spidol atau pensil
- Kuas kecil untuk meratakan lem
- Meteran
Apabila ingin tampilan berbeda, kain juga dapat diganti menggunakan contact paper bermotif kayu, marmer, atau motif anyaman.
Advertisement
Langkah Membuat Keranjang Laundry dari Kardus Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311991/original/000925400_1785473844-keranjang_laundry_3.jpeg)
1. Pilih kardus yang masih kokoh
Langkah pertama adalah memilih kardus bekas dengan kondisi yang masih baik. Hindari kardus yang lembap, sobek, atau pernah terkena air karena kekuatannya sudah berkurang.
Ukuran kardus sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk penggunaan pribadi, kardus berukuran sedang sudah cukup. Sementara untuk kebutuhan keluarga, gunakan kardus yang lebih besar agar mampu menampung lebih banyak pakaian.
Bila sisi kardus memiliki tinggi yang tidak sama, tambahkan potongan kardus lain untuk menyamakan seluruh permukaan. Cara ini membuat bentuk keranjang menjadi lebih proporsional.
2. Rapikan dan bentuk keranjang
Selanjutnya, rapikan bagian atas kardus menggunakan cutter agar seluruh sisinya memiliki tinggi yang sama.
Jika kardus dapat dibuka hingga menjadi lembaran datar, proses pelapisan kain nantinya akan menjadi lebih mudah. Namun jika tidak memungkinkan, Anda tetap bisa melanjutkan dengan kondisi kardus yang masih utuh.
Rekatkan seluruh sambungan menggunakan lem tembak. Berikan lem secara merata pada setiap sudut agar keranjang tidak mudah terbuka ketika digunakan.
Untuk hasil yang lebih kuat, tambahkan lapisan kardus kedua pada bagian dasar keranjang. Area ini merupakan bagian yang paling sering menerima beban sehingga perlu diperkuat.
3. Tentukan bagian yang akan dilapisi kain
Sebelum memotong kain, tandai terlebih dahulu bagian luar, bagian dalam, serta sisi yang ingin ditutup menggunakan spidol.
Perencanaan sederhana ini membantu menghemat penggunaan kain sekaligus menghasilkan potongan yang lebih presisi. Sisakan sekitar 2–3 cm pada setiap sisi agar kain dapat dilipat ke dalam sehingga tepian terlihat lebih rapi.
Jika menggunakan kain bermotif, perhatikan arah motif agar tetap sejajar ketika seluruh sisi keranjang telah tertutup.
4. Potong kain sesuai ukuran
Bentangkan kain di atas meja dengan posisi motif menghadap ke bawah.
Letakkan kardus di atas kain, kemudian ukur bagian yang akan dilapisi. Tambahkan sedikit kelebihan kain untuk lipatan pada setiap sisi.
Gunakan cutter putar atau gunting tajam agar hasil potongan lebih lurus. Potongan yang rapi akan membuat proses pengeleman menjadi jauh lebih mudah.
Pada bagian sudut, cukup buat potongan kecil sehingga kain dapat dilipat tanpa menumpuk terlalu tebal.
5. Lapisi seluruh permukaan kardus
Oleskan lem secara bertahap menggunakan kuas kecil, lalu tempelkan kain sedikit demi sedikit sambil diratakan menggunakan tangan.
Mulailah dari bagian luar, kemudian lanjutkan ke bagian dalam. Hindari menempelkan seluruh kain sekaligus karena dapat menimbulkan gelembung udara atau kerutan.
Pastikan setiap lipatan menempel dengan baik agar kain tidak mudah terlepas ketika keranjang sering dipindahkan.
Langkah pelapisan ini menjadi bagian penting dalam ide keranjang laundry dari kardus bekas karena selain mempercantik tampilan, kain juga membantu melindungi kardus dari gesekan ringan selama digunakan.
6. Buat pegangan agar mudah dibawa
Keranjang laundry akan lebih praktis apabila memiliki pegangan di kedua sisinya.
Jika kardus sudah memiliki lubang pegangan, gunting kain mengikuti bentuk lubang tersebut, kemudian lipat kain ke arah dalam dan rekatkan menggunakan lem.
Apabila belum tersedia, Anda dapat membuat pegangan sederhana menggunakan tali rami atau tali mendong yang diikat kuat pada sisi kanan dan kiri keranjang.
Selain mempercantik tampilan, pegangan ini membuat keranjang lebih mudah dipindahkan dari kamar menuju area mencuci.
7. Hiasi bagian luar keranjang
Tahap terakhir adalah memberikan sentuhan dekoratif sesuai selera.
Lilitkan tali rami mengelilingi bagian luar keranjang untuk menciptakan nuansa rustic. Anda juga bisa menambahkan pita kain, label bertuliskan "Laundry", renda, atau kombinasi kain dengan warna berbeda.
Jika ingin tampil lebih modern, gunakan contact paper bermotif kayu atau linen sebagai pelapis luar. Hasil akhirnya akan terlihat menyerupai keranjang penyimpanan yang dijual di toko perlengkapan rumah.
Tips agar Keranjang Laundry Lebih Awet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311992/original/005467200_1785473844-keranjang_laundry_4.jpeg)
Walaupun terbuat dari kardus, keranjang laundry tetap bisa bertahan cukup lama apabila digunakan dengan benar.
Simpan keranjang di tempat yang kering agar kardus tidak menyerap kelembapan. Hindari meletakkan pakaian yang masih basah karena air dapat merusak struktur kardus secara perlahan.
Untuk meningkatkan daya tahan, lapisi bagian dasar menggunakan dua hingga tiga lembar kardus. Anda juga bisa menambahkan lapisan plastik tipis di bagian dalam sebelum memasang kain sebagai perlindungan tambahan terhadap kelembapan.
Apabila kapasitas keranjang mulai penuh, segera kosongkan isinya. Beban yang terlalu berat dalam waktu lama dapat membuat sisi kardus melengkung.
Ide Modifikasi Keranjang Laundry
Setelah memahami cara dasar pembuatannya, Anda dapat mengembangkan desain sesuai kebutuhan rumah.
Misalnya, buat keranjang dengan dua kompartemen untuk memisahkan pakaian putih dan berwarna. Tambahkan roda kecil di bagian bawah agar lebih mudah dipindahkan, atau gunakan tutup dari kardus yang dilapisi kain agar pakaian kotor tidak terlihat.
Anda juga dapat membuat satu set keranjang dengan ukuran berbeda untuk kamar tidur, kamar mandi, dan ruang cuci. Dengan cara ini, konsep ide keranjang laundry dari kardus bekas tidak hanya menjadi proyek daur ulang sederhana, tetapi juga solusi penyimpanan yang menarik dan fungsional.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Mendaur Ulang Kardus Bekas
1. Apakah kardus bekas cukup kuat dijadikan keranjang laundry?
Ya. Kardus tebal yang masih dalam kondisi baik cukup kuat untuk menampung pakaian kotor, terutama jika diperkuat dengan lapisan tambahan dan direkatkan menggunakan lem tembak.
2. Bagaimana cara melindungi kardus agar tidak cepat rusak?
Lapisi kardus menggunakan kain, contact paper, atau plastik tipis pada bagian dalam. Hindari pula menyimpan keranjang di tempat yang lembap.
3. Selain keranjang laundry, apa saja yang bisa dibuat dari kardus bekas?
Kardus bekas dapat diolah menjadi kotak penyimpanan, organizer meja, tempat tidur hewan peliharaan, rak sederhana, mainan anak, hingga media kompos setelah tidak digunakan lagi.
4. Apakah semua jenis kardus bisa digunakan untuk proyek DIY?
Sebaiknya gunakan kardus bergelombang (corrugated cardboard) yang lebih tebal dan kokoh dibandingkan kardus tipis agar hasil kerajinan lebih awet.
5. Bagaimana jika tidak memiliki kain untuk melapisi kardus?
Anda bisa menggunakan kertas kado, wallpaper, contact paper, atau mengecat permukaan kardus menggunakan cat akrilik agar tampilannya tetap menarik sekaligus terlindungi.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311989/original/091367400_1785473843-keranjang_laundry.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311986/original/075996900_1785473519-Screenshot_2026-07-31_115112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311056/original/006254200_1785387061-RgzBNQK9XD6S4qjyP5Cfl4rdC8bPnKeemmULs9jS.jpg)