Cara Membuat Pohon Rambutan Berbuah di Luar Musim, Lebat Sepanjang Tahun

Cara membuat pohon rambutan berbuah di luar musim ternyata bisa dilakukan dengan teknik yang tepat.

Diterbitkan 26 Juli 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pohon rambutan umumnya hanya berbuah satu kali dalam setahun, sehingga banyak orang harus menunggu musim panen untuk menikmati buahnya. Namun, dengan perawatan yang tepat, pohon rambutan sebenarnya dapat dirangsang agar berbunga dan berbuah di luar musim.

Teknik ini sudah lama diterapkan oleh sebagian petani buah untuk memenuhi permintaan pasar ketika pasokan rambutan sedang sedikit. Meski demikian, cara membuat pohon rambutan berbuah di luar musim ini hanya efektif pada pohon yang sudah cukup umur, sehat, dan pernah berbuah sebelumnya. Pohon yang masih muda atau kondisinya kurang prima sebaiknya tidak dipaksa berbuah karena dapat menghambat pertumbuhannya.

Berikut cara membuat pohon rambutan berbuah di luar musim, dirangkum Liputan6.com, Minggu (26/7/2026).

1. Pilih Pohon yang Sudah Dewasa

Pastikan pohon rambutan telah berumur minimal 4–6 tahun atau sudah pernah menghasilkan buah. Pohon yang masih dalam fase pertumbuhan vegetatif belum siap menerima perlakuan pembungaan.

Selain umur, kondisi tanaman juga harus sehat, bebas hama, dan memiliki tajuk yang rimbun dengan daun hijau segar.

2. Kurangi Penyiraman Sementara

Salah satu cara paling umum untuk merangsang pembungaan adalah memberikan cekaman air (water stress).

Kurangi penyiraman selama sekitar dua hingga empat minggu, terutama saat tidak turun hujan. Kondisi ini membuat tanaman menghentikan pertumbuhan daun baru dan mengalihkan energinya untuk membentuk bunga.

Setelah muncul bakal bunga atau tanda-tanda pembungaan, penyiraman kembali dilakukan secara normal.

3. Pangkas Cabang yang Tidak Produktif

Pemangkasan membantu mengurangi cabang yang terlalu rimbun sehingga sinar matahari dapat masuk ke seluruh bagian tajuk.

Buang cabang yang kering, sakit, saling bertumpuk, atau tumbuh ke arah dalam. Pemangkasan ringan juga merangsang pertumbuhan tunas baru yang nantinya berpotensi menghasilkan bunga.

4. Berikan Pupuk dengan Kandungan Fosfor dan Kalium Tinggi

Saat ingin merangsang pembungaan, kurangi penggunaan pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi karena unsur ini lebih banyak mendorong pertumbuhan daun.

Sebagai gantinya, gunakan pupuk yang kaya fosfor (P) dan kalium (K). Kedua unsur tersebut membantu pembentukan bunga, meningkatkan kualitas buah, serta memperkuat daya tahan tanaman.

Pupuk dapat diberikan sesuai dosis pada kemasan atau berdasarkan ukuran pohon.

5. Pastikan Pohon Mendapat Sinar Matahari Penuh

Rambutan membutuhkan paparan sinar matahari langsung setidaknya 6–8 jam setiap hari. Jika tajuk terlalu tertutup tanaman lain, pembentukan bunga bisa terhambat. Oleh karena itu, pastikan area sekitar pohon tidak terlalu teduh.

6. Tambahkan Pupuk Organik

Kompos atau pupuk kandang yang sudah matang dapat memperbaiki struktur tanah sekaligus meningkatkan aktivitas mikroorganisme. Pemberian bahan organik secara rutin membuat akar lebih sehat sehingga tanaman memiliki cadangan nutrisi yang cukup saat memasuki fase pembungaan dan pembuahan.

7. Kendalikan Hama dan Penyakit

Tanaman yang terserang kutu, ulat, jamur, atau penyakit lain akan lebih fokus memulihkan diri daripada membentuk bunga.

Lakukan pemeriksaan secara berkala pada daun, batang, dan calon bunga. Jika ditemukan serangan, segera lakukan pengendalian sesuai jenis hama atau penyakitnya.

8. Gunakan Zat Pengatur Tumbuh Jika Diperlukan

Pada budidaya komersial, sebagian petani menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) atau bahan perangsang pembungaan tertentu untuk memicu munculnya bunga di luar musim.

Penggunaan bahan ini harus mengikuti dosis dan petunjuk yang dianjurkan. Pemakaian berlebihan justru dapat membuat tanaman stres, bunga rontok, atau menurunkan produktivitas pada musim berikutnya.

Apakah Semua Pohon Rambutan Bisa Berbuah di Luar Musim?

Tidak selalu. Keberhasilan pembungaan di luar musim dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti varietas rambutan, umur tanaman, kondisi cuaca, kesuburan tanah, hingga kesehatan pohon.

Perlu diingat bahwa memaksa pohon berbuah terlalu sering juga dapat menguras cadangan energi tanaman. Oleh karena itu, teknik ini sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus setiap tahun agar produktivitas pohon tetap terjaga dalam jangka panjang.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Pohon Rambutan Berbuah di Luar Musim

Apakah semua jenis rambutan bisa dirangsang berbuah di luar musim?

Sebagian besar varietas dapat dirangsang, tetapi tingkat keberhasilannya berbeda-beda. Faktor umur tanaman, kesehatan pohon, iklim, dan kesuburan tanah sangat memengaruhi hasilnya.

Apakah pohon rambutan boleh dipupuk saat berbunga?

Boleh. Namun gunakan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium lebih tinggi dibanding nitrogen agar bunga dan buah berkembang lebih optimal.

Apakah teknik ini aman dilakukan setiap tahun?

Sebaiknya tidak terlalu sering. Memaksa tanaman berbuah di luar musim secara terus-menerus dapat mengurangi cadangan energi pohon sehingga produksi pada musim berikutnya berpotensi menurun.

Kapan waktu terbaik merangsang pembungaan?

Umumnya dilakukan setelah pohon selesai panen, telah pulih, dan memasuki fase pertumbuhan yang stabil. Hindari melakukannya saat tanaman sedang terserang hama atau penyakit.

Apakah rambutan dalam pot bisa dibuat berbuah di luar musim?

Bisa, selama tanaman sudah cukup umur, ukuran pot memadai, akar berkembang baik, dan kebutuhan nutrisi serta air tercukupi. Namun keberhasilannya umumnya lebih rendah dibanding tanaman yang ditanam langsung di tanah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6