Liputan6.com, Jakarta - Cara memilih kursi teras menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli furnitur untuk area luar rumah, terutama jika teras sering terkena hujan, embun, dan perubahan cuaca yang ekstrem sepanjang tahun. Banyak orang hanya berfokus pada model dan harga, padahal material, konstruksi, hingga lapisan pelindung menjadi faktor utama yang menentukan apakah kursi dapat bertahan selama bertahun-tahun atau justru cepat rusak dalam beberapa musim saja.
Memahami cara memilih kursi teras yang tepat akan membantu Anda mendapatkan produk yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga hemat biaya perawatan dan penggantian dalam jangka panjang. Dengan memilih bahan yang sesuai, memperhatikan kualitas finishing, serta menyesuaikan kondisi lingkungan di sekitar rumah, kursi teras dapat tetap terlihat menarik sekaligus memiliki daya tahan yang optimal meski sering terkena hujan. Berikut ulasan Liputan6.com.
1. Pilih Material Aluminium Antikarat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304991/original/082672800_1784779956-6d0d0e06-8732-4bc9-93bf-a9418a8f8dfe.jpg)
Cara memilih kursi teras yang pertama adalah memastikan material utamanya menggunakan aluminium berkualitas karena bahan ini dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap air hujan, kelembapan, dan perubahan suhu sehingga tidak mudah mengalami korosi seperti besi biasa yang sering digunakan pada furnitur luar ruangan dengan harga lebih murah.
Selain ringan sehingga mudah dipindahkan ketika diperlukan, aluminium juga memiliki usia pakai yang panjang apabila dilengkapi lapisan powder coating berkualitas. Lapisan tersebut membantu menjaga warna tetap cerah, melindungi permukaan dari goresan ringan, serta mengurangi risiko kerusakan akibat paparan sinar matahari dan hujan secara terus-menerus.
2. Gunakan Kayu yang Memiliki Ketahanan terhadap Cuaca
Memilih kursi berbahan kayu tetap menjadi pilihan favorit banyak orang karena memberikan kesan hangat, alami, dan elegan pada area teras rumah, namun tidak semua jenis kayu mampu bertahan ketika sering terkena hujan sehingga pemilihan material harus dilakukan dengan lebih cermat.
Kayu jati, ulin, dan merbau merupakan beberapa jenis kayu yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap kelembapan karena mengandung minyak alami yang membantu menghambat pelapukan. Meskipun demikian, penggunaan pelapis kayu secara berkala tetap diperlukan agar warna tetap indah sekaligus menjaga permukaan kayu dari retak maupun serangan jamur.
Advertisement
3. Hindari Besi Biasa Tanpa Lapisan Pelindung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291977/original/035678100_1783581315-9.jpg)
Banyak kursi teras berbahan besi dijual dengan harga yang cukup terjangkau, tetapi bahan besi biasa akan lebih cepat mengalami karat apabila terus-menerus terkena air hujan, sehingga daya tahannya jauh lebih rendah dibandingkan material yang telah memperoleh perlindungan khusus untuk penggunaan luar ruangan.
Jika tetap memilih kursi berbahan besi, pastikan produk tersebut menggunakan cat antikarat atau finishing khusus yang mampu menahan kelembapan dalam waktu lama. Perawatan sederhana seperti membersihkan air yang menggenang dan mengecat ulang ketika lapisan mulai mengelupas juga dapat memperpanjang umur kursi secara signifikan.
4. Utamakan Rotan Sintetis daripada Rotan Alami
Rotan sintetis menjadi salah satu material yang banyak digunakan pada furnitur outdoor karena memiliki tampilan menyerupai rotan alami, tetapi daya tahannya jauh lebih baik terhadap hujan, sinar ultraviolet, dan kelembapan yang tinggi sehingga cocok digunakan sepanjang tahun.
Berbeda dengan rotan alami yang dapat menyerap air dan menjadi rapuh apabila sering terkena hujan, rotan sintetis lebih mudah dibersihkan serta tidak mudah berjamur. Material ini juga mampu mempertahankan bentuk dan warnanya lebih lama sehingga tampilannya tetap menarik meskipun digunakan di area terbuka.
5. Perhatikan Kualitas Sambungan dan Baut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304996/original/010240000_1784780107-473f8eb5-b8d4-43a6-9aad-474c9076ac60.jpg)
Selain memperhatikan material utama, cara memilih kursi teras yang tidak kalah penting adalah memeriksa kualitas sambungan pada setiap bagian rangka karena titik sambungan merupakan area yang paling sering menerima tekanan ketika kursi digunakan setiap hari.
Pilih kursi yang menggunakan baut berbahan stainless steel karena material tersebut memiliki ketahanan lebih baik terhadap karat dibandingkan baut besi biasa. Sambungan yang kuat dan presisi akan membuat kursi tetap kokoh, tidak mudah goyah, serta mampu menopang beban pengguna dalam waktu yang lama.
6. Gunakan Bantalan Berbahan Kain Outdoor
Apabila memilih kursi yang dilengkapi bantalan, pastikan bahan kain yang digunakan memang dirancang khusus untuk area luar ruangan sehingga memiliki kemampuan menolak air, cepat kering, serta tidak mudah menyerap kelembapan setelah hujan turun.
Bantalan dengan sarung yang dapat dilepas juga menjadi nilai tambah karena memudahkan proses pencucian maupun penyimpanan ketika cuaca sedang buruk. Dengan begitu, bantalan akan tetap bersih, nyaman digunakan, serta memiliki usia pakai yang lebih panjang dibandingkan bantalan berbahan kain biasa.
Advertisement
7. Pastikan Finishing Memiliki Perlindungan terhadap Air dan Sinar UV
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287444/original/065230200_1783227618-Gemini_Generated_Image_qaiehoqaiehoqaie.jpg)
Cara memilih kursi teras berikutnya adalah memperhatikan kualitas finishing yang digunakan karena lapisan pelindung merupakan garis pertahanan pertama terhadap hujan, panas matahari, debu, serta kelembapan yang dapat mempercepat kerusakan material.
Finishing berkualitas mampu menjaga warna tetap stabil, mengurangi risiko permukaan mengelupas, serta memperlambat munculnya retakan halus akibat perubahan suhu. Oleh karena itu, pilih kursi yang memang dipasarkan sebagai furnitur outdoor agar lapisan pelindungnya telah disesuaikan dengan kondisi lingkungan luar rumah.
8. Sesuaikan Material dengan Kondisi Teras Rumah
Setiap rumah memiliki kondisi teras yang berbeda sehingga pemilihan kursi sebaiknya disesuaikan dengan tingkat paparan hujan yang diterima setiap hari. Teras tanpa atap tentu membutuhkan material dengan ketahanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan teras yang terlindungi kanopi.
Untuk area terbuka, aluminium dan rotan sintetis menjadi pilihan yang lebih aman karena minim perawatan. Sementara itu, apabila teras memiliki atap yang cukup lebar, penggunaan kayu berkualitas masih dapat menjadi pilihan menarik selama tetap memperoleh perawatan secara berkala.
9. Pilih Desain yang Tidak Menampung Genangan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511797/original/075394200_1771918151-Teras_Minimalis_dengan_Kursi_Kayu_Panjang_Sederhana_dan_Tanaman_Pot.jpg)
Desain kursi ternyata turut memengaruhi daya tahannya terhadap hujan karena permukaan yang datar tanpa saluran pembuangan air akan lebih mudah menampung genangan yang dapat memicu tumbuhnya lumut, jamur, maupun karat pada beberapa jenis material.
Kursi dengan dudukan berlubang, berbentuk kisi-kisi, atau memiliki celah kecil akan membantu air mengalir lebih cepat sehingga proses pengeringan berlangsung lebih singkat. Desain seperti ini juga membuat kursi lebih mudah dibersihkan setelah hujan tanpa memerlukan perawatan yang rumit.
10. Pertimbangkan Kemudahan Perawatan dalam Jangka Panjang
Cara memilih kursi teras yang terakhir adalah mempertimbangkan kemudahan perawatannya karena furnitur outdoor akan terus terpapar debu, hujan, angin, hingga sinar matahari sehingga membutuhkan pembersihan secara rutin agar tetap terlihat bersih dan awet digunakan.
Produk yang mudah dibersihkan hanya dengan air, kain lembap, atau sabun ringan tentu lebih praktis dibandingkan material yang memerlukan perlakuan khusus. Dengan melakukan perawatan sederhana secara berkala, kursi teras dapat mempertahankan kekuatan, warna, dan tampilannya selama bertahun-tahun meskipun sering berada di luar ruangan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memilih Kursi Teras
1. Material kursi teras apa yang paling tahan hujan?
Aluminium, rotan sintetis, dan kayu jati merupakan beberapa material yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap hujan.
2. Apakah kursi kayu bisa digunakan di teras terbuka?
Bisa, asalkan menggunakan kayu berkualitas seperti jati atau ulin serta rutin diberi lapisan pelindung.
3. Mengapa kursi besi mudah berkarat?
Besi tanpa lapisan antikarat akan bereaksi dengan air dan udara sehingga memicu proses korosi.
4. Seberapa sering kursi teras perlu dibersihkan?
Idealnya dibersihkan setiap satu hingga dua minggu sekali atau setelah terkena hujan deras.
5. Apakah bantalan kursi sebaiknya disimpan saat hujan?
Ya, bantalan akan lebih awet jika dilepas dan disimpan di tempat kering ketika hujan berlangsung dalam waktu lama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2739072/original/057326800_1551245536-20190227-Mahfud-Md-Datangi-KPK-DWI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304987/original/076407300_1784779839-afdd3d49-85d8-48c6-b0fc-13a8b608ae5e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287441/original/007541700_1783227618-Hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6391706/original/004536300_1779267060-cropped-8af04120-68e1-4991-9c6b-5b6abaaa5fd5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545314/original/030852300_1775180802-teras_santai_kebun_herbal_cov.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503998/original/093942900_1771218587-teras_rumah_di_kampung_dengan_pohon_dan_kursi_kayu_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4044057/original/051596000_1654504184-pexels-larisa-p-4965200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304774/original/099261100_1784770268-e407db35-bd41-4f49-99e5-49dada8a009f.jpg)