TOP 3: Pohon Buah Lahan Sempit, Usaha Ternak Anak Muda, hingga Cara Membuat Vermikompos di Rumah

Top 3 hari ini: pohon buah lahan sempit, usaha ternak usia 20 tahun, dan cara membuat vermikompos di rumah.

Diterbitkan 25 Maret 2026, 09:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 hari ini menghadirkan inspirasi produktif dari rumah. Keterbatasan lahan bukan lagi penghalang untuk berkebun. Pohon buah kini bisa tumbuh subur di pekarangan sempit. Metode tabulampot memungkinkan panen tetap melimpah. Perawatan yang tepat jadi kunci hasil optimal.

Di sisi lain, sektor peternakan semakin dilirik generasi muda. Usaha ternak bisa dimulai sejak usia 20 tahun. Modal bisa disesuaikan dengan kemampuan. Teknologi digital membantu pemasaran lebih luas.

Pemanfaatan limbah organik juga mulai populer. Vermikompos menjadi solusi pupuk alami yang mudah dibuat di rumah. Prosesnya sederhana dan ramah lingkungan. Hasilnya mampu meningkatkan kesuburan tanah.

Ketiga topik ini menunjukkan tren gaya hidup produktif. Dari berkebun, beternak, hingga mengolah limbah. Semua bisa dilakukan dari rumah dengan cara praktis. Peluang cuan dan keberlanjutan berjalan beriringan.

Berikut 3 artikel terpopuler di Hot Liputan6.com, Rabu (25/3/2026).

1. Pohon Buah yang Tumbuh Subur di Lahan Sempit

 Keterbatasan lahan di perkotaan seringkali menjadi tantangan bagi para pecinta berkebun yang mendambakan kebun buah pribadi. Namun, dengan konsep urban farming dan tabulampot (tanaman buah dalam pot), impian memiliki panen buah segar di rumah kini bukan lagi hal mustahil. Banyak jenis pohon buah yang dapat beradaptasi dengan baik di ruang terbatas, seperti teras, balkon, atau pekarangan sempit.

Memilih jenis pohon buah yang tepat merupakan kunci utama keberhasilan dalam berkebun di lahan sempit. Beberapa varietas buah memiliki sistem perakaran yang tidak agresif, ukuran pohon yang kompak, atau responsif terhadap pemangkasan, sehingga sangat ideal untuk ditanam dalam pot besar. Dengan perawatan yang sesuai, seperti penyiraman teratur, pemupukan, dan paparan sinar matahari yang cukup, pohon-pohon ini dapat tumbuh subur dan berbuah lebat.

Artikel ini akan mengulas 10 pohon buah yang terbukti dapat tumbuh subur di lahan sempit, memungkinkan Anda untuk menikmati hasil panen sendiri tanpa memerlukan area yang luas. Dari jeruk yang mudah dirawat hingga buah tin yang unik, setiap pilihan menawarkan potensi panen melimpah dengan sentuhan estetika yang mempercantik hunian Anda.

Baca artikel selengkapnya

2. Usaha Ternak untuk Usia 20 Tahun ke Atas

Usaha ternak untuk usia 20 tahun ke atas merupakan sektor bisnis yang sangat potensial bagi generasi muda yang ingin membangun kemandirian finansial, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi agribisnis. Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, keterlibatan tenaga kerja produktif di sektor peternakan terus didorong untuk meningkatkan swasembada pangan nasional serta pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.

Potensi keuntungan dari sektor ini tidak hanya terbatas pada penjualan daging atau telur, tetapi juga meluas ke industri pengolahan hasil ternak dan penyediaan bibit unggul. Pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran digital menjadi nilai tambah yang signifikan bagi pelaku usaha muda dalam menjangkau konsumen secara langsung tanpa perantara.

Baca artikel selengkapnya

3. Cara Membuat Vermikompos Sendiri di Rumah

 Vermikompos, atau sering juga disebut kascing, adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses penguraian bahan organik oleh cacing tanah. Proses ini dikenal sebagai vermikomposting, di mana cacing tanah mengonsumsi sisa organik dan mengeluarkan kotoran yang kaya nutrisi, atau vermicast. Pupuk alami ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, serta menetralkan pH tanah, menjadikannya pilihan ramah lingkungan bagi para pegiat pertanian dan perkebunan.

Pemanfaatan vermikompos menjadi solusi efektif untuk mengelola limbah organik rumah tangga dan pertanian, mengubahnya menjadi sumber daya berharga. Dengan kandungan unsur hara makro dan mikro yang seimbang, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, vermikompos membantu tanaman tumbuh lebih optimal dan sehat. Selain itu, vermikompos juga mengandung hormon pertumbuhan tanaman seperti auksin, giberelin, dan sitokinin yang esensial untuk perkembangan tanaman.

Baca artikel selengkapnya

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6