Liputan6.com, Jakarta - Tips menghadapi saudara yang suka pinjam uang pas lebaran sering kali jadi topik yang bikin dilema di tengah hangatnya suasana silaturahmi keluarga besar. Melansir dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menetapkan batasan keuangan yang jelas dan belajar berkata "tidak" secara sopan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan finansial pribadi serta menghindari konflik berkepanjangan dengan kerabat.
Momen Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan jangan sampai berubah jadi beban pikiran gara-gara permintaan pinjaman yang sulit ditolak. Dengan menyiapkan strategi komunikasi yang pas dan tetap menjaga perasaan saudara, kondisi keuangan pasca-hari raya bakal tetap aman tanpa perlu merusak tali persaudaraan yang sudah terjalin lama.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Senin (9/3/2026).
Advertisement
1. Siapkan Alasan Penolakan yang Sopan Sejak Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519278/original/016603500_1772542235-Eksperimen_Masak_Menu_Lebaran_Favorit.jpg)
Menyiapkan kalimat penolakan yang halus namun tegas bakal ngebantu banget biar nggak kagok pas mendadak ditodong pinjaman. Tips menghadapi saudara yang suka pinjam uang pas lebaran ini perlu dilakukan supaya jawaban tidak terkesan menyinggung perasaan mereka.
2. Bilang Kalau Uang THR Sudah Dialokasikan
Jelaskan secara jujur kalau seluruh anggaran hari raya sudah ada posnya masing-masing, mulai dari zakat sampai kebutuhan mudik yang cukup besar. Dengan begini, saudara bakal paham kalau nggak ada dana menganggur yang bisa dipinjamkan saat itu juga.
3. Berikan Bantuan dalam Bentuk Lain
Kalau merasa nggak enak buat nolak sepenuhnya, tawarkan bantuan berupa makanan atau barang kebutuhan pokok yang memang lagi ada di rumah. Melalui tips menghadapi saudara yang suka pinjam uang pas lebaran ini, kepedulian terhadap saudara tetap tersampaikan tanpa harus keluar uang tunai.
Advertisement
4. Jangan Pamer Gadget atau Barang Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479513/original/015174300_1768980711-Upgrade_gadget_baru__Gemini_AI_.jpg)
Menahan diri untuk tidak pamer barang mewah di depan saudara yang lagi kesulitan ekonomi bisa jadi langkah preventif agar tidak jadi target pinjaman. Kesederhanaan pas kumpul keluarga akan membuat orang lain tidak berasumsi punya banyak uang simpanan.
5. Gunakan Alasan Sedang Ada Cicilan atau Tabungan Khusus
Sampaikan kalau saat ini sedang fokus melunasi cicilan tertentu atau menabung ketat buat kebutuhan masa depan yang mendesak. Menerapkan tips menghadapi saudara yang suka pinjam uang pas lebaran lewat alasan komitmen finansial biasanya lebih mudah diterima dan dimaklumi.
6. Sarankan untuk Mencari Solusi dari Lembaga Resmi
Kalau nominal yang diminta cukup besar, cobalah beri saran buat mencari bantuan ke lembaga keuangan resmi atau koperasi yang lebih aman. Hal ini juga membantu saudara untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola pinjaman mereka sendiri di kemudian hari.
7. Batasi Nominal Pinjaman Jika Terpaksa Memberi
Seandainya memang ingin membantu, kasih nominal yang rela dilepaskan jika sewaktu-waktu pinjaman tersebut tidak dibayar kembali. Fokus pada tips menghadapi saudara yang suka pinjam uang pas lebaran ini akan menjaga kesehatan mental agar tidak stres memikirkan utang yang macet.
8. Alihkan Obrolan ke Topik Lain yang Lebih Seru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181907/original/029038700_1744011554-Makan_bersama_saat_lebaran.jpg)
Saat pembahasan mulai masuk ke arah pinjam uang, segera alihkan pembicaraan ke topik kenangan masa kecil atau menu makanan Lebaran yang ada. Trik ini cukup efektif untuk memutus alur pembicaraan yang mulai menjurus ke arah urusan dompet yang sensitif.
9. Beritahu Kalau Keuangan Sedang Diatur Pasangan
Menggunakan alasan kalau segala pengeluaran harus melalui persetujuan pasangan bisa jadi cara aman buat menunda atau menolak permintaan pinjaman. Saudara biasanya akan lebih segan kalau harus berurusan dengan keputusan dua kepala dalam sebuah rumah tangga.
10. Tetap Tenang dan Jangan Terbawa Emosi
Meskipun merasa terganggu, usahakan tetap tenang dan sampaikan penolakan dengan nada bicara yang datar namun tetap ramah. Menjaga emosi tetap stabil akan mencegah keributan besar yang bisa merusak momen silaturahmi seluruh anggota keluarga besar.
11. Jangan Pernah Janjikan Sesuatu yang Nggak Pasti
Hindari bilang "nanti dikabari" kalau memang dari awal niatnya tidak mau kasih, karena itu hanya akan memberi harapan palsu buat saudara. Kejujuran di awal jauh lebih baik daripada harus menghindar atau memblokir kontak di kemudian hari karena janji yang diingkari.
Advertisement
FAQ (Frequently Asked Questions)
Gimana cara nolak saudara tanpa bikin dia sakit hati?
Gunakan teknik "Sandwich": puji atau tunjukkan empati duluan, sampaikan penolakan dengan alasan kuat, lalu tutup dengan doa atau dukungan moral.
Perlu nggak sih kasih pinjam uang pas Lebaran?
Nggak wajib ya, bantulah hanya kalau memang punya dana lebih yang nggak bakal ganggu kebutuhan pokok atau dana darurat pribadi.
Gimana kalau dia maksa padahal sudah ditolak?
Tetap konsisten dengan jawaban awal dan jangan berubah pikiran karena rasa kasihan sesaat yang bisa ngerugiin keuangan sendiri.
Apa risikonya kalau kasih pinjam uang ke saudara sendiri?
Risiko paling besar adalah hubungan jadi renggang kalau dia telat bayar atau malah pura-pura lupa sama utangnya.
Boleh nggak kalau minta jaminan ke saudara?
Secara aturan finansial boleh saja, tapi dalam konteks keluarga Indonesia hal ini sering dianggap terlalu kaku dan bisa bikin hubungan makin canggung.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528245/original/020402900_1773268700-unnamed__10_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794498/original/094041800_1712230691-20240404-Harga_Bahan_Pangan_Naik-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551639/original/014519400_1775732129-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551053/original/097487400_1775716833-Arus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4392354/original/038664200_1681288233-mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4731495/original/035974000_1706712915-fotor-ai-20240131214746.jpg)