Trik Menyimpan Sepatu di Rak Sempit agar Tidak Cepat Berjamur, Alas kaki Lebih Awet

Ketahui trik menyimpan sepatu di rak sempit agar tidak cepat berjamur dan tetap awet. Hindari kelembapan dan bau tak sedap dengan panduan lengkap ini untuk menj

Diterbitkan 11 Februari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui trik menyimpan sepatu di rak sempit agar tidak cepat berjamur menjadi hal penting, terutama bagi Anda yang tinggal di rumah dengan ruang terbatas dan tingkat kelembapan tinggi. Rak sepatu yang diletakkan di dekat pintu masuk sering kali tertutup, padat, dan minim sirkulasi udara, kondisi ideal bagi jamur untuk tumbuh.

Banyak orang mengira sepatu aman selama sudah disimpan rapi. Padahal, kelembapan dari keringat, air hujan, hingga udara lembap bisa terperangkap di dalam rak sempit dan memicu bau tak sedap hingga munculnya bercak putih atau hijau pada permukaan sepatu.

Kabar baiknya, dengan strategi penyimpanan yang tepat dan merujuk pada saran para ahli perawatan sepatu serta kesehatan kaki, Anda dapat menjaga sepatu tetap kering, awet, dan bebas jamur meski ruang penyimpanan terbatas. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (11/2/2026).

1. Jangan Pernah Menyimpan Sepatu dalam Kondisi Lembap

Ini adalah prinsip utama dalam trik menyimpan sepatu di rak sempit agar tidak cepat berjamur. Sepatu yang baru dipakai seharian mengandung kelembapan dari keringat, meskipun terasa kering di luar.

Terapkan aturan 24 jam:

  • Angin-anginkan sepatu minimal 24 jam sebelum dimasukkan ke rak tertutup.
  • Jika terkena hujan, keringkan dengan diangin-anginkan di tempat terbuka (hindari panas matahari langsung untuk sepatu kulit).
  • Gunakan kertas koran yang diremas dan dimasukkan ke dalam sepatu untuk menyerap kelembapan. Ganti setiap beberapa jam hingga benar-benar kering.

2. Pilih Rak dengan Ventilasi atau Buat Celah Udara

Rak sempit bukan berarti harus kedap udara. Jika memungkinkan, pilih desain dengan:

  • Pintu berjalusi (louvered door)
  • Panel berlubang atau mesh
  • Celah di bagian belakang rak

Menurut panduan penyimpanan sepatu dari Urban Style Footwear, rak dengan kisi terbuka memungkinkan udara menyentuh bagian sol, mencegah kelembapan terperangkap di bawah sepatu.

Jika rak Anda sudah tertutup rapat:

  • Buat lubang ventilasi kecil di bagian belakang.
  • Sisakan jarak antara rak dan dinding agar udara dapat bersirkulasi.
  • Jangan menempelkan rak langsung ke lantai; beri kaki penyangga minimal 5 cm.

3. Gunakan Penyerap Kelembapan Alami

Rak sempit membutuhkan bantuan tambahan untuk menyerap kelembapan.

Beberapa opsi yang direkomendasikan para ahli:

 Silica Gel

Paket kecil bertuliskan “Do Not Eat” ini efektif menyerap kelembapan. Letakkan 1–2 sachet di setiap rak atau di dalam sepatu. Silica gel bisa “diisi ulang” dengan dipanaskan dalam oven suhu rendah.

Baking Soda dalam Kantong Kain

Masukkan baking soda ke dalam kantong teh kain atau kain tipis. Selain menyerap bau, baking soda membantu mengurangi kelembapan ringan.

Arang Aktif

Arang aktif sangat efektif menyerap bau dan uap air. Letakkan di sudut rak dan jemur di bawah sinar matahari tidak langsung setiap beberapa minggu untuk mengaktifkannya kembali.

Kulit Jeruk atau Lemon

Kulit jeruk membantu mengurangi bau lembap, tetapi perlu diganti setiap beberapa hari agar tidak membusuk.

4. Jangan Terlalu Penuh

Rak sempit sering kali diisi hingga sesak. Padahal, sepatu yang saling menempel membuat udara sulit mengalir.

Idealnya:

  • Sisakan jarak minimal 2–3 cm antar sepatu.
  • Hindari menumpuk sepatu bertumpuk langsung.
  • Gunakan rak bertingkat dengan celah terbuka.

Overcrowding adalah kesalahan umum yang meningkatkan risiko jamur, terutama di daerah dengan kelembapan tinggi.

5. Rotasi Penggunaan Sepatu

Jenny Velakoulis menyarankan agar tidak memakai sepatu yang sama setiap hari. Keringat yang terus menumpuk di lapisan dalam sepatu mempercepat kerusakan lining dan memicu jamur.

Berikan jeda minimal 24 jam sebelum memakai sepatu yang sama kembali. Rotasi ini memungkinkan bagian dalam sepatu benar-benar kering.

6. Perhatikan Tingkat Kelembapan Ruangan

Menurut panduan penyimpanan sepatu internasional, tingkat kelembapan ideal untuk penyimpanan sepatu adalah 40–50%. Di atas 60%, risiko jamur meningkat signifikan.

Cara mengontrol kelembapan:

  • Gunakan dehumidifier kecil.
  • Nyalakan AC mode dry.
  • Buka jendela beberapa menit setiap hari agar udara segar masuk.
  • Gunakan hygrometer untuk memantau kelembapan.

7. Hindari Kardus dan Plastik Kedap Udara

Banyak orang menyimpan sepatu dalam kardus bawaan. Padahal, kardus menyerap kelembapan dan justru menahannya di sekitar sepatu.

Hindari juga kantong plastik tertutup rapat, terutama untuk sepatu kulit. Jika menggunakan kotak plastik transparan, pastikan ada lubang ventilasi.

8. Bersihkan Rak Secara Rutin

Rak sepatu perlu dibersihkan minimal:

  • Seminggu sekali: lap permukaan dengan kain microfiber kering.
  • Dua minggu sekali: ganti atau jemur ulang penyerap kelembapan.
  • Sebulan sekali: bersihkan bagian dalam rak dengan cairan pembersih ringan dan keringkan sempurna.

Debu dan kotoran di sol sepatu bisa menjadi sumber nutrisi bagi jamur.

9. Gunakan Shoe Tree Kayu (Opsional)

Untuk sepatu kulit, gunakan shoe tree berbahan kayu (terutama cedar). Kayu cedar dikenal memiliki sifat menyerap kelembapan alami sekaligus membantu menjaga bentuk sepatu.

Mengapa Sepatu Mudah Berjamur di Rak Sempit?

Jamur tumbuh karena tiga faktor utama: kelembapan, ruang gelap, dan bahan organik (seperti kulit, kain, atau sisa kotoran di sol). Dalam wawancara yang dimuat ABC Australia, Jenny Velakoulis—pemilik bengkel reparasi sepatu kulit di Melbourne—menyebutkan bahwa sepatu yang dibiarkan lama di area lembap sangat rentan berjamur, terutama jika tidak dikeringkan dengan benar setelah terkena air.

Sementara itu, pakar lingkungan Mark Patrick Taylor menekankan pentingnya sirkulasi udara di dalam rumah untuk mencegah penumpukan jamur. Rak tertutup tanpa ventilasi membuat udara lembap terjebak, mempercepat pertumbuhan mikroorganisme.

Podiatris Dr. Miguel Cunha dan Dr. Priya Parthasarathy juga menjelaskan bahwa keringat pada sepatu menjadi “makanan” bagi bakteri dan jamur. Tanpa ventilasi, bau dan jamur akan semakin sulit dikendalikan.

FAQ Seputar Menyimpan Sepatu

1. Berapa lama sepatu harus diangin-anginkan sebelum disimpan?

Minimal 24 jam setelah dipakai, terutama jika digunakan seharian.

2. Apakah sinar matahari bisa membunuh jamur pada sepatu?

Sinar UV bisa membantu, tetapi hindari paparan langsung terlalu lama karena dapat merusak kulit dan lem sepatu.

3. Apakah baking soda cukup untuk mencegah jamur?

Baking soda membantu menyerap bau dan kelembapan ringan, tetapi untuk kontrol kelembapan maksimal, gunakan silica gel atau arang aktif.

4. Apakah sepatu boleh disimpan di garasi?

Tidak disarankan karena garasi biasanya memiliki fluktuasi suhu dan kelembapan tinggi yang memicu jamur.

5. Seberapa sering rak sepatu harus dibersihkan?

Lap ringan setiap minggu dan lakukan pembersihan menyeluruh minimal sebulan sekali.

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6