Liputan6.com, Jakarta - Kisah Santo Valentine menjadi latar sejarah di balik perayaan hari kasih sayang yang dikenal luas hingga saat ini. Cerita ini menyimpan pesan tentang cinta, keberanian, dan pengorbanan yang melampaui makna romantis semata.
Perayaan Valentine modern sering dikaitkan dengan simbol-simbol cinta, meski tidak banyak yang memahami akar sejarahnya. Melalui kisah Santo Valentine, makna kasih sayang dapat dilihat dari sudut pandang yang lebih mendalam dan bernilai moral.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, hari Valentine lahir dari peristiwa bersejarah yang penuh makna. Dengan menelusuri kisah Santo Valentine, pembaca diajak memahami bahwa cinta sejati tercermin dari ketulusan dan empati terhadap sesama.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kisah Santo Valentine, Rabu (11/2/2026).
Identitas Misterius Santo Valentine
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3926419/original/087186100_1644225945-heart-ge97de8936_640.jpg)
Meskipun Hari Valentine dirayakan secara luas, identitas Santo Valentine masih menjadi perdebatan. Sejarah mencatat adanya beberapa tokoh bernama Valentine yang wafat sebagai martir pada masa Kekaisaran Romawi, sehingga sulit dipastikan satu sosok utama yang dimaksud.
Tokoh yang paling sering dikaitkan adalah Valentine dari Roma, seorang imam yang dihukum mati karena menentang perintah Kaisar Klaudius II. Ia dipenjara dan dieksekusi sekitar tahun 269 M setelah mempertahankan keyakinan serta nilai kasih yang diyakininya.
Selain itu, dikenal pula Valentine dari Terni, seorang uskup yang terkenal karena tindakan belas kasihnya, termasuk menyembuhkan orang sakit. Kesamaan kisah dan waktu hidup membuat banyak pihak meyakini bahwa kedua tokoh tersebut kemungkinan merupakan orang yang sama.
Advertisement
Legenda Pengorbanan dan Kasih Sayang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364659/original/058279700_1612147683-element5-digital--WAiyQLGEEc-unsplash.jpg)
Kisah Santo Valentine berlatar pada Kekaisaran Romawi abad ke-3 Masehi, saat pemerintahan Kaisar Claudius II. Pada masa itu, Roma terus terlibat dalam peperangan sehingga kekuatan dan loyalitas pasukan menjadi perhatian utama penguasa.
Kaisar Claudius II meyakini bahwa pria lajang akan bertempur dengan lebih berani karena tidak dibebani rasa khawatir terhadap keluarga. Keyakinan tersebut melahirkan kebijakan yang dianggap perlu demi menjaga fokus dan semangat para prajurit.
Mengutip buku berjudul Tentang Cinta: Yang Tak Pernah Kalah atau Salah (2018) oleh @muslimahtangguh, pada masa pemerintahan Kaisar Claudius, para pemuda melaksanakan wajib militer dan tidak boleh menikah. Hal ini agar prajurit perang lebih konsentrasi dan lebih mudah dikirim ke medan perang.
Banyak yang menolak perintah Claudius. Valentine adalah salah satu pendeta yang menentang hal ini. Dia lalu menikahkan banyak pasangan kekasih secara sembunyi-sembunyi. Mengetahui hal ini, Claudius murka. Suatu hari, ketika Valentine sedang memberkati pasangan, dia tertangkap.
Dia ditangkap dengan tuduhan pemberontakan. Saat tertangkap, dia jatuh cinta dengan putri penjaga penjara. Sang putri lalu memberikan sebuah mawar untuknya.
Pada 14 Februari, Valentine dihukum pancung dan meninggalkan surat untuk perempuan yang dicintainya. Dari sinilah adanya ritual bunga mawar dan surat cinta yang tanggal 14 Februari.
Santo Valentine dikisahkan menulis surat perpisahan kepada gadis yang telah ia sembuhkan. Surat tersebut ditutup dengan ungkapan "From Your Valentine", yang diyakini menjadi asal mula tradisi pengiriman pesan cinta pada perayaan Hari Valentine hingga kini.
Kemartiran Santo Valentine dan Evolusi Hari Kasih Sayang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4319768/original/067585600_1676010118-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
Santo Valentine menolak meninggalkan imannya dan akhirnya dieksekusi di luar Gerbang Flaminia pada 14 Februari sekitar tahun 269 atau 270 M. Tanggal wafatnya kemudian diperingati sebagai Hari Raya Santo Valentine dan menjadi simbol pengorbanan serta keteguhan iman.
Peringatan Hari Santo Valentine telah dikenal sejak abad ke-8, namun maknanya belum langsung berkaitan dengan cinta romantis. Hubungan dengan kasih sayang mulai berkembang pada Abad Pertengahan, seiring munculnya tradisi cinta istana yang menekankan kesetiaan dan pengabdian.
Seiring waktu, Hari Valentine juga dikaitkan dengan perayaan kuno Romawi yang berlangsung pada pertengahan Februari dan sarat dengan simbol kesuburan. Perayaan tersebut kemudian dihentikan dan secara bertahap digantikan oleh peringatan Santo Valentine sebagai bentuk peralihan makna.
Popularitas Hari Valentine sebagai perayaan cinta semakin menguat pada abad ke-14 melalui karya sastra yang menggambarkan hari tersebut sebagai momen memilih pasangan. Tradisi bertukar pesan cinta pun berkembang, hingga akhirnya muncul kebiasaan mengirim kartu ucapan yang dikenal luas seperti sekarang.
Advertisement
Sikap Gereja Katolik Roma dan Pengakuan Santo Valentine
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931642/original/069846400_1644592691-pexels-alleksana-6478943_1_.jpg)
Pada tahun 1969, Gereja Katolik Roma menghapus peringatan Hari Raya Santo Valentine pada 14 Februari dari Kalender Umum Romawi. Keputusan tersebut diambil karena keterbatasan informasi historis yang dapat diverifikasi mengenai sosoknya, selain nama dan lokasi pemakamannya di Via Flaminia.
Meski tidak lagi tercantum dalam kalender umum, Santo Valentine tetap diakui sebagai santo pelindung. Ia dikenal melindungi para kekasih, penderita epilepsi, serta peternak lebah. Penghapusan ini tidak mengurangi makna kisahnya yang tetap dikenang sebagai simbol keberanian, pengorbanan, dan kasih sayang yang abadi.
Q & A Seputar Topik
Siapakah Santo Valentine itu?
Santo Valentine adalah seorang martir Kristen yang hidup pada abad ke-3 Masehi di Kekaisaran Romawi, dikenal karena menentang dekrit Kaisar Claudius II yang melarang pernikahan.
Mengapa Kaisar Claudius II melarang pernikahan?
Kaisar Claudius II melarang pernikahan karena ia percaya bahwa pria lajang akan menjadi prajurit yang lebih berani dan efektif di medan perang jika mereka tidak memiliki ikatan keluarga.
Apa saja legenda utama tentang Santo Valentine?
Legenda utama meliputi tindakannya menikahkan pasangan secara diam-diam, menyembuhkan putri buta sipir penjara, dan menulis surat perpisahan yang ditandatangani 'From Your Valentine' sebelum eksekusinya.
Kapan Hari Valentine mulai dikaitkan dengan cinta romantis?
Asosiasi Hari Valentine dengan cinta romantis mulai muncul pada Abad Pertengahan Tinggi dan dipopulerkan secara luas oleh penyair Inggris Geoffrey Chaucer pada abad ke-14.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4321548/original/020221700_1676200620-11952667_stock-03_1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502231/original/066610700_1770973597-outfit_dinner.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480222/original/028528300_1769050070-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499916/original/022518000_1770800635-pexels-roman-odintsov-6798404.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931641/original/054021200_1644592372-pexels-rodnae-productions-6708805_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499193/original/031181000_1770778915-Keluarga_merayakan_valentine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491682/original/076051400_1770103772-2148215639.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499192/original/038152200_1770778906-Kata_Kata_Valentine_Untuk_Keluarga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931642/original/069846400_1644592691-pexels-alleksana-6478943_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3556468/original/099986500_1630395259-pexels-photo-4834142__2_.jpeg)