Liputan6.com, Jakarta - Jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana merupakan elemen penting dalam keberhasilan fase brooding untuk menjaga stabilitas suhu tubuh bibit unggas. Pada usia awal, anak ayam belum memiliki sistem termoregulasi yang sempurna sehingga sangat bergantung pada sumber panas eksternal untuk bertahan hidup dan tumbuh optimal.
Penggunaan pemanas yang tepat tidak hanya mencegah kematian akibat kedinginan, tetapi juga memastikan metabolisme tubuh bekerja dengan maksimal sejak hari pertama. Pemilihan perangkat pemanas harus disesuaikan dengan populasi ternak serta ketersediaan sumber daya di lokasi kandang agar efisiensi biaya tetap terjaga.
Berikut Liputan6.com ulas lengkap jenis-jenisnya, Kamis (22/1/2026).
Advertisement
1. Lampu Pijar (Bohlam Kuning)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480664/original/066918100_1769062976-Kandang_ayam_dengan_pemanas_Lampu_Pijar__Bohlam_Kuning___Gemini_AI_.jpg)
Jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana ini memanfaatkan energi kinetik dari filamen lampu pijar yang dikonversi menjadi energi panas untuk menghangatkan area terbatas secara instan.
Melansir dari Dinas Pertanian dan Pangan, penggunaan lampu dengan daya 25 hingga 60 Watt sudah cukup efektif untuk populasi di bawah 50 ekor pada luas kandang yang terbatas. Pengaturan ketinggian lampu sangat krusial guna memastikan distribusi panas merata serta mencegah risiko dehidrasi atau stres panas pada anak ayam.
Advertisement
2. Lampu Inframerah (Heat Lamp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480665/original/076956600_1769062976-Kandang_ayam_dengan_pemanas_inframerah_berdaya_150-250_Watt__Gemini_AI_.jpg)
Lampu inframerah bekerja dengan memancarkan gelombang panas elektromagnetik secara langsung ke tubuh anak ayam tanpa perlu memanaskan udara di seluruh ruangan secara berlebihan. Melansir dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP), alat ini jauh lebih efisien dalam menjaga stabilitas suhu karena panasnya tidak mudah terdispersi oleh aliran angin di dalam kandang.
Satu unit lampu inframerah berdaya 150-250 Watt biasanya mampu mencukupi kebutuhan panas untuk populasi 100 hingga 200 ekor anak ayam.
3. Pemanas Gas (Gasolec/Semawar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480666/original/087795900_1769062976-Kandang_ayam_dengan_pemanas_bahan_bakar_gas_LPG__Gemini_AI_.jpg)
Aplikasi jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana berbasis gas menggunakan bahan bakar LPG untuk memanaskan elemen keramik yang memancarkan panas secara radiasi. Melansir dari Kementerian Pertanian RI, sistem ini sangat direkomendasikan untuk populasi besar mencapai 1.000 ekor per unit karena daya jangkau panasnya yang luas dan suhu dapat dikontrol melalui regulator.
Penggunaan alat ini memerlukan manajemen ventilasi yang ketat guna memastikan kecukupan oksigen dan membuang sisa gas pembakaran dari dalam kandang.
Advertisement
4. Tungku Arang atau Briket
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480667/original/097243100_1769062976-Kandang_ayam_dengan_pemanas_bara_api_dari_arang_atau_kayu_bakar__Gemini_AI_.jpg)
Opsi jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana tradisional ini menggunakan bara api dari arang atau kayu bakar yang diletakkan dalam wadah besi atau tanah liat yang aman.
Melansir dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), penggunaan briket lebih disarankan karena menawarkan durasi bakar yang lebih lama dan menghasilkan asap yang relatif lebih sedikit.
Metode ini memerlukan kewaspadaan tinggi terhadap risiko kebakaran dan memastikan sirkulasi udara di kandang berjalan optimal untuk menghindari keracunan gas karbon monoksida.
5. Pemanas Keramik (Ceramic Heat Emitter)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480668/original/008098800_1769062977-Kandang_ayam_dengan_pemanas_keramik_yang_memancarkan_panas_tanpa_menghasilkan_cahaya_sama_sekali__Gemini_AI_.jpg)
Inovasi pada jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana ini menggunakan elemen pemanas keramik yang memancarkan panas tanpa menghasilkan cahaya sama sekali. Melansir dari Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi, perangkat ini sangat ideal untuk menjaga ritme sirkadian ayam karena tidak mengganggu siklus istirahat mereka pada malam hari.
Keunggulannya terletak pada masa pakai perangkat yang sangat lama serta tingkat keamanan yang tinggi karena materialnya tahan terhadap kelembapan tinggi.
Advertisement
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa fungsi utama jenis-jenis penghangat kandang anak ayam sederhana?
Menjaga suhu lingkungan agar tetap hangat sesuai kebutuhan fisiologis anak ayam yang belum mandiri secara termoregulasi.
Berapa suhu ideal untuk penghangat kandang?
Suhu ideal berkisar antara 32-35°C pada minggu pertama dan diturunkan secara bertahap setiap minggunya.
Bagaimana cara mengetahui jika pemanas sudah cukup?
Anak ayam akan tersebar merata di seluruh area kandang, tidak berkerumun di satu titik atau menjauh dari sumber panas.
Apakah lampu LED bisa digunakan sebagai penghangat?
Tidak bisa, karena teknologi LED dirancang untuk hemat energi dan tidak menghasilkan panas yang cukup untuk kebutuhan brooding.
Berapa lama penghangat harus dinyalakan?
Biasanya selama 14 hingga 21 hari pertama, namun durasi ini bisa bervariasi tergantung pada kondisi cuaca dan pertumbuhan bulu ayam.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318670/original/097009500_1786124467-efb30e6b-7dc4-4c13-a54b-d81aacb7f640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480663/original/056400500_1769062976-Kandang_ayam_dengan_pemanas_Lampu_Pijar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305583/original/020203600_1784798141-920c76af-595b-479d-a2f7-d461ba96c6a3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261068/original/098807600_1781677418-amonia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547221/original/088964800_1775451196-kandang_drum_bekas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257651/original/099981500_1781250429-Kandang_Ayam_Postal_Baja_Ringan_Memanjang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7816615/original/089968200_1780634590-fdd74e8d-e648-4b8e-9de6-71515a6810ef.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7323337/original/013398600_1780108348-pepaya.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564835/original/053751100_1777001721-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564270/original/001906400_1776932006-minimalis_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555146/original/025811400_1776144981-Gemini_Generated_Image_1axc911axc911axc.jpg)