Liputan6.com, Jakarta Momen Idul Adha selalu identik dengan pembagian hewan kurban yang menghasilkan stok daging melimpah di rumah. Tak jarang, banyak orang mulai bertanya-tanya, daging kurban dimasak apa agar tidak membosankan dan tetap menggugah selera. Dengan beragam pilihan menu, tentu kreativitas di dapur sangat dibutuhkan untuk mengolahnya menjadi hidangan istimewa.
Setiap potongan daging memiliki karakteristik tersendiri yang menentukan jenis olahan paling cocok. Misalnya, bagian has dalam bisa disulap menjadi steak empuk, sementara tetelan cocok untuk semur atau gulai. Bila masih bingung daging kurban dimasak apa yang pas untuk keluarga, pertimbangkan untuk mencoba resep tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern.
Advertisement
Tak hanya soal rasa, teknik memasak juga berpengaruh terhadap tekstur serta kelezatan hidangan. Proses marinasi atau perebusan yang tepat bisa mengurangi aroma prengus khas daging segar. Maka dari itu, penting untuk menentukan daging kurban dimasak apa agar hasilnya maksimal, baik dari segi rasa maupun penyajian.Â
Daging kurban dimasak apa? Berikut ini beberapa olahan daging yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (29/5/2025).
Ide Masakan Daging Sapi Kurban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5234367/original/028997500_1748345087-high-angle-beef-wooden-board.jpg)
1. Rendang Daging Sapi Klasik
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi (potong kotak)
- 500 ml santan kental
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun jeruk
- Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- 2 cm lengkuas
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- Cabai merah sesuai selera
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, dan daun jeruk hingga harum.
- Masukkan potongan daging sapi, aduk rata sampai berubah warna.
- Tuang santan, masak dengan api kecil sambil diaduk sesekali hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.
- Masak sampai daging empuk dan warnanya kecokelatan.
2. Semur Daging Sapi Kecap Manis
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi, potong kotak
- 5 sdm kecap manis
- 1 batang kayu manis
- 3 butir cengkeh
- Air secukupnya
- Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1/2 sdt pala bubuk
- 1/2 sdt merica
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus bersama kayu manis dan cengkeh sampai wangi.
- Masukkan daging sapi, aduk rata hingga berubah warna.
- Tambahkan kecap manis dan air hingga daging terendam.
- Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental.
3. Tumis Daging Sapi Lada Hitam
Bahan-bahan:
- 300 gram daging sapi has dalam, iris tipis
- 1 buah bawang bombai, iris
- 1 buah paprika merah/hijau, iris
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdt lada hitam bubuk
Cara membuat:
- Tumis bawang bombai hingga layu.
- Masukkan daging sapi, aduk hingga setengah matang.
- Tambahkan saus tiram, kecap manis, lada hitam, dan paprika.
- Aduk rata, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap.
4. Sup Daging Sapi Bening
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 2 buah wortel, potong bulat
- 2 buah kentang, potong dadu
- 1 batang daun bawang, iris
- 1 batang seledri
Bumbu:
- 5 siung bawang putih, geprek
- 1/2 sdt merica
- Garam dan kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat:
- Rebus daging sapi hingga empuk, buang busanya.
- Tambahkan wortel dan kentang ke dalam kaldu.
- Tumis bawang putih, lalu masukkan ke dalam panci sup.
- Tambahkan garam, merica, dan daun bawang. Sajikan hangat.
Advertisement
Ide Masakan Daging Kambing Kurban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3515028/original/083375800_1626687393-pexels-photo-5774145.jpeg)
1. Sate Kambing Bumbu Kacang
Sate kambing adalah hidangan klasik yang tidak pernah absen saat Iduladha. Potongan daging kambing ditusuk dengan bambu, kemudian dibakar di atas bara api sambil dioles bumbu kecap atau bumbu kacang. Ciri khas sate kambing terletak pada penggunaan bumbu marinasi seperti bawang putih, ketumbar, dan air nanas untuk mengempukkan daging.
Bahan utama:
- 500 gram daging kambing, potong dadu
- 3 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- Garam, gula, air asam, dan air nanas secukupnya
Cara membuat:
- Haluskan bawang putih dan ketumbar, campur dengan air nanas dan garam.
- Rendam potongan daging selama 1 jam.
- Tusuk daging, bakar sambil dioles bumbu kecap atau bumbu kacang hingga matang.
2. Tongseng Kambing Pedas Gurih
Tongseng adalah masakan berkuah santan ringan dengan rasa manis pedas. Potongan daging kambing dimasak dengan kol, tomat, dan bumbu rempah seperti kunyit, jahe, dan serai. Kuahnya yang gurih cocok disantap dengan nasi hangat.
Bahan utama:
- 500 gram daging kambing
- 3 lembar kol, potong kasar
- 1 buah tomat, iris
- 1 batang serai, geprek
- Santan encer
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus (bawang merah, putih, kemiri, kunyit, jahe) bersama serai hingga harum.
- Masukkan daging kambing, aduk rata.
- Tambahkan santan, masak hingga empuk.
- Masukkan kol dan tomat, masak sebentar, angkat.
3. Gulai Kambing Santan Kental
Gulai kambing menjadi salah satu hidangan favorit dari daging kurban. Dimasak dengan santan dan berbagai bumbu seperti kayu manis, kapulaga, dan daun jeruk, gulai memberikan rasa yang kaya dan aroma menggoda.
Bahan utama:
- 500 gram daging kambing
- 500 ml santan kental
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 2 batang serai
Cara membuat:
- Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam, serai, dan daun jeruk.
- Tambahkan daging kambing, aduk rata.
- Tuangkan santan, masak dengan api kecil hingga kuah mengental dan daging empuk.
4. Kambing Goreng Empuk Bumbu Ketumbar
Jika Anda menyukai masakan kering dan gurih, kambing goreng bumbu ketumbar bisa menjadi pilihan tepat. Daging direbus terlebih dahulu dengan rempah, lalu digoreng hingga kecokelatan. Cocok disantap dengan sambal dan lalapan.
Bahan utama:
- 500 gram daging kambing
- 4 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar bubuk
- Garam dan air jeruk nipis
Cara membuat:
- Lumuri daging dengan air jeruk nipis, diamkan 10 menit.
- Rebus daging dengan bawang putih dan ketumbar hingga empuk.
- Goreng daging hingga permukaannya garing dan kecokelatan.
Tips Mengolah Daging Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5234763/original/083730600_1748400420-pexels-goumbik-618775.jpg)
1. Segera Gantung dan Tiriskan Daging Setelah Penyembelihan
Langkah pertama yang penting adalah menggantung daging beberapa jam setelah disembelih. Ini bertujuan untuk mengeluarkan darah yang tersisa dan membantu menghilangkan aroma amis atau bau prengus yang khas. Menggantung daging juga membantu proses pelunakan secara alami karena serat otot mulai rileks setelah kematian.
2. Hindari Langsung Mencuci Daging Sebelum Disimpan
Salah satu kesalahan umum adalah langsung mencuci daging sebelum disimpan. Air yang digunakan bisa membuat daging cepat basi dan justru memperkuat aroma tidak sedap. Jika belum akan dimasak, simpan daging dalam kondisi kering di dalam wadah tertutup atau kantong ziplock, lalu letakkan di freezer.
3. Gunakan Bahan Alami untuk Mengurangi Bau
Sebelum dimasak, rendam daging dalam campuran air perasan jeruk nipis, air asam jawa, atau cuka selama 15–30 menit. Bahan-bahan ini memiliki sifat mengikat bau amis dan membantu melunakkan serat daging. Selain itu, daun jeruk, serai, dan jahe juga bisa ditambahkan saat memasak untuk menghilangkan aroma prengus.
4. Rebus Daging Terlebih Dahulu untuk Menghilangkan Busa dan Bau
Rebus daging sebentar (blanching) selama 5–10 menit pertama untuk menghilangkan kotoran dan busa. Setelah itu, buang air rebusan dan cuci kembali daging dengan air bersih. Baru lanjutkan ke proses memasak utama. Teknik ini sangat efektif untuk daging kambing agar tidak bau dan amis.
5. Gunakan Teknik Marinasi untuk Daging yang Lebih Empuk
Marinasi daging menggunakan bumbu halus atau rempah seperti bawang putih, ketumbar, kunyit, serta air nanas atau yogurt dapat membantu membuat daging lebih empuk. Diamkan selama beberapa jam di dalam kulkas agar bumbu meresap dan tekstur daging melunak secara merata.
6. Masak dengan Api Kecil dalam Waktu Lama
Untuk jenis masakan berkuah seperti gulai, tongseng, atau rendang, gunakan teknik slow cooking. Memasak dengan api kecil dalam waktu lama membantu kolagen dalam daging terurai, membuatnya lebih empuk tanpa perlu tekanan dari panci presto. Rasanya pun akan jauh lebih nikmat dan aromanya tidak menyengat.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051581/original/016118100_1677134088-161278196_728489364509279_1743616452774133653_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2337530/original/038123900_1534916029-DAGING_KURBAN-Muhamad_Ridlo.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)