Liputan6.com, Jakarta Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang paling utama setelah sholat fardhu. Dikerjakan pada waktu malam setelah bangun tidur, sholat tahajud memiliki keistimewaan tersendiri karena dilakukan di waktu yang sangat mustajab untuk berdoa melantunkan asa, yaitu sepertiga malam terakhir.
Menurut M. Quraish Shihab dalam kitabnya yang berjudul Tafsir Al-Misbah, kata (‘asa) berarti harapan, tetapi tentu saja harapan tidak menyentuh Allah SWT. Karena harapan mengandung makna ketidakpastian, sedang tidak ada sesuatu yang tidak pastibagi-Nya. Atas dasar itu harapan bagi setiap orang untuk berdoa kepada-Nya.
Berikut adalah kumpulan bacaan lengkap yang bisa diamalkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagaimana telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.
Advertisement
Dzikir Setelah Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2241544/original/039258100_1528334197-20180606-Muslim-Afghanistan-Berburu-Berkah-Lailatul-Qadar-AP-4.jpg)
Sebelum memanjatkan doa setelah sholat tahajud agar cepat terkabul, dianjurkan untuk berdzikir terlebih dahulu sebagai bentuk pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT. Dzikir ini sebaiknya dibaca secara perlahan, penuh penghayatan, dan diulang minimal 100 kali untuk setiap bacaannya. Rangkaian dzikir ini akan membersihkan hati dan mempersiapkan diri untuk memanjatkan doa-doa setelahnya.
1. Bacaan Tasbih
سُبْحَانَ اللّٰهِ
Subhanallah
Artinya: "Maha Suci Allah"
Tasbih merupakan dzikir paling dasar yang mengakui kesucian Allah dari segala kekurangan dan kelemahan. Bacaan ini mengingatkan kita akan kesempurnaan Allah SWT dan keterbatasan kita sebagai makhluk-Nya.
2. Bacaan Tahmid
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ
Alhamdulillah
Artinya: "Segala puji bagi Allah"
Tahmid adalah ungkapan syukur dan pujian atas segala nikmat yang telah Allah berikan. Dengan membaca tahmid, kita mengakui bahwa segala kebaikan dalam hidup kita berasal dari Allah SWT semata.
3. Bacaan Takbir
اللهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar"
Takbir adalah pengakuan akan kebesaran Allah SWT. Bacaan ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah Yang Maha Agung, tidak ada yang menandingi kebesaran dan kekuasaan-Nya di alam semesta ini.
Setelah melantunkan ketiga dzikir di atas, kita bisa melanjutkan dengan istighfar atau memohon ampunan kepada Allah SWT.
4. Bacaan Istighfar Pendek
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ
Astaghfirullah
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah"
Istighfar pendek merupakan bentuk paling sederhana dari permohonan ampunan. Meski singkat, bacaan ini sarat makna dan bisa dibaca berulang kali sebagai bentuk penyesalan atas dosa.
5. Bacaan Istighfar Panjang
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya"
Istighfar panjang ini lebih lengkap karena mencakup pengakuan akan keesaan dan sifat-sifat Allah SWT, sekaligus pernyataan taubat kepada-Nya.
6. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu"
Sayyidul Istighfar ini merupakan bentuk istighfar yang paling lengkap dan utama. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai "penghulu istighfar" karena mencakup pengakuan akan ketauhidan, penghambaan, janji dan perjanjian dengan Allah, permohonan perlindungan, pengakuan dosa, dan permohonan ampunan. Membacanya di waktu sepertiga malam terakhir setelah sholat tahajud memiliki keutamaan yang sangat besar.
Advertisement
Doa Utama Setelah Sholat Tahajud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181555/original/055296900_1664954097-064843300_1649264825-man-praying-alone-divinity-home.jpg)
Setelah melantunkan rangkaian dzikir, saatnya memanjatkan doa-doa utama yang ma'tsur (diajarkan langsung) dari Rasulullah SAW. Doa setelah sholat tahajud agar cepat terkabul ini memiliki kandungan makna yang sangat dalam, mencakup pengakuan akan keagungan Allah SWT, permohonan ampunan, hingga harapan akan kebaikan dunia dan akhirat.
Yang istimewa, doa-doa ini dipanjatkan di waktu sepertiga malam terakhir, saat pintu langit terbuka dan Allah SWT berjanji mengabulkan permohonan hamba-Nya. Berikut adalah doa-doa utama yang sangat dianjurkan untuk dibaca setelah sholat tahajud.
1. Doa Tahajud Riwayat Bukhari dan Muslim
Buku Tuntunan Shalat Tahajud oleh H. Sayuti dijelaskan, Sesudah melakukan salam, dilanjutkan dengan duduk untukmembaca doa. Doa yang dibaca setelah shalat Tahajud yaitu:
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa’dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ’atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a’lantu, wa mâ anta a’lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.
Artinya: “Ya Allah, milik-Mu segala pujian. Engkau yang mengurus langit dan bumi serta segala yang ada di dalamnya. Milik-Mu segala pujian. Milik-Mu segala kerajaan langit dan bumi serta yang ada di dalamnya. Milik-Mu segala pujian. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta segala apa yang ada di dalamnya. Milik-Mu segala pujian. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta segala apa yang ada di dalamnya. Milik-Mu segala pujian. Engkau adalah Raja langit dan bumi. Milik-Mu segala pujian. Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga-Mu benar, neraka-Mu benar, nabi-nabi-Mu benar, Muhammad SAW benar, dan hari kiamat benar. Ya Allah, untuk-Mu aku berserah diri, kepada-Mu ku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan kepada-Mu aku kembali. Demi Engkau, aku rela berseteru (dengan musuh) dan kepada-Mu aku berhukum. Maka, ampunilah dosa-dosaku yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, yang aku sembunyikan dan aku nyatakan. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan.Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)
Doa ini merupakan doa utama yang diajarkan Rasulullah SAW, berisi pengakuan akan kebesaran Allah dan permohonan ampunan.
2. Doa Penutup Tahajud
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar
Artinya: "Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka"
Doa ini sangat baik dibaca sebagai penutup rangkaian doa tahajud, memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Tips Agar Doa Setelah Sholat Tahajud Cepat Terkabul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4316162/original/072425600_1675753930-man-2612549_1920.jpg)
Disebutkan dalam publikasi Repository IAIN Kudus, sholat Tahajud adalah shalat yang dilakukan disepertiga malam yang terakhir. Dari sisi waktunya saja,waktu yang demikian ini sangat mustajab, maka apalagidalam waktu yang mustajab ini kita melakukan shalatTahajud dan berdo’a memohon sesuatu yang kitahajatkan kepada Allah SWT, tentu doa-doa kita akansemakin cepat dikabulkan olehnya.
Meskipun setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus pasti akan didengar oleh Allah SWT, ada beberapa adab dan tata cara yang bisa kita terapkan untuk meningkatkan kualitas doa kita. Terlebih di waktu sepertiga malam yang merupakan waktu mustajab, kita perlu memperhatikan adab-adab berdoa agar lebih khusyuk dan lebih dekat dengan pengabulan.
1. Berdoa dengan Khusyuk dan Penuh Keyakinan
Ketika berdoa, pusatkan seluruh pikiran dan perasaan hanya kepada Allah SWT. Hilangkan segala keraguan dan yakinlah bahwa Allah Maha Kuasa untuk mengabulkan setiap permohonan hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda, "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan tidak khusyuk." (HR. Tirmidzi)
2. Awali dengan Memuji Allah SWT
Sebelum menyampaikan permohonan, perbanyaklah pujian kepada Allah dengan membaca hamdalah dan tasbih. Ini menunjukkan penghambaan kita dan pengakuan akan keagungan Allah SWT. Memuji Allah sebelum berdoa juga merupakan bentuk adab yang diajarkan Rasulullah SAW dalam berdoa.
3. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi penghubung doa kita kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa yang terhalang antara langit dan bumi akan terangkat dengan membaca shalawat. Oleh karena itu, awali dan akhiri doa dengan shalawat.
4. Mengakui Dosa dan Memohon Ampunan
Introspeksi diri dan mengakui kesalahan merupakan bentuk kerendahan hati di hadapan Allah. Memohon ampun sebelum menyampaikan hajat menunjukkan kesadaran kita akan kedudukan sebagai hamba yang penuh dosa namun mengharap rahmat-Nya.
5. Berdoa dengan Suara yang Lembut
Allah SWT berfirman untuk berdoa dengan suara yang merendah dan tidak keras. Hal ini mencerminkan keintiman hubungan antara hamba dengan Rabbnya, sekaligus menjaga kekhusyukan dalam berdoa.
6. Mengangkat Kedua Tangan
Mengangkat tangan saat berdoa merupakan sunnah Rasulullah SAW dan menunjukkan kesungguhan dalam memohon. Posisi tangan diangkat setinggi dada dengan telapak tangan menghadap ke atas, menggambarkan penghambaan dan harapan akan curahan rahmat Allah.
7. Mengamini Doa Sendiri
Setelah setiap permohonan, ucapkan "amin" sebagai bentuk penguatan dan harapan agar doa dikabulkan. Mengamini doa sendiri juga menunjukkan kesungguhan dan keyakinan akan pengabulan dari Allah SWT.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan doa yang kita panjatkan setelah sholat tahajud akan lebih khusyuk dan lebih dekat dengan pengabulan. Namun yang terpenting adalah tetap menjaga keikhlasan dan keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Terkadang Allah mengabulkan doa kita dengan cara yang berbeda atau di waktu yang berbeda dari yang kita harapkan, karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita.
Dengan mengamalkan dzikir dan doa setelah sholat tahajud secara istiqomah, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan dan kemudahan dalam hidup. Yang terpenting adalah melakukannya dengan hati yang ikhlas dan keyakinan penuh bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya.
Advertisement
Wirid Untuk Shalat Tahajud
Buku Tuntunan Shalat Tahajud, oleh H. Sayuti juga menjelaskan, untuk melengkapi dan menyempurnakan shalat tahajud tersebut, setelah selesai sebaiknya dilanjutkan dengan membaca wirid dibawah ini:
- Membaca istighfar 100 kali
اسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ وَاتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal 'adhiim Wa Atuubu Ilaihi
Kami memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepadaNya.
- Membaca shalawat 100 kali
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma Shalli 'ala Sayyidinaa Mu-Hammadin Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad
Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada penghulu kami Muhammad dan keluarganya.
Kemudian bertawasul kepada: Rasulullah saw. beserta sahabat dan keluarga beliau, syekh Abdul Qadir Jaelani, Syekh Ahmad Ad-Darhabi, kedua orangtua, dan kepada seluruh kaum muslimin serta muslimat.
- Membaca Asmaul Husna
يَا لَطِيفُ يَا مُعِ يَا حَميدُ يَا جَلِيلُ : ١٠٠
Yaa Lathiifu Yaa Mu'izzu Yaa Hamiidu Yaa Jaliilu 100x
Wahai Dzat yang memberi kelembutan, wahai Dzat yang memberi kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Terpuji, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran.
- Berdoa sesuai dengan kebutuhan.
Daftar Sumber:
M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Jilid. 7, (Jakarta: Lentera Hati,2006)
Buku Tuntunan Shalat Tahajud Penerbit Sangkala, oleh H. Sayuti
http://repository.iainkudus.ac.id/3707/5/05.%20BAB%20II.pdf
FAQ Seputar Agar Doa Cepat Terkabul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
1. Apakah ada waktu khusus agar doa lebih cepat terkabul?
Ya, dalam Islam ada waktu-waktu yang diyakini mustajab untuk berdoa, seperti sepertiga malam terakhir, saat sujud dalam salat, di antara azan dan iqamah, ketika hujan turun, serta di hari Jumat. Waktu-waktu ini dianggap penuh berkah sehingga doa lebih berpeluang dikabulkan.
2. Apakah doa harus diucapkan dengan bahasa Arab agar cepat terkabul?
Tidak harus. Doa bisa dipanjatkan dengan bahasa apa saja yang dipahami, karena yang terpenting adalah ketulusan hati dan keyakinan kepada Allah. Bahasa Arab memang digunakan dalam doa-doa sunnah yang diajarkan Rasulullah, tapi berdoa dengan bahasa sendiri juga sah dan diterima.
3. Bagaimana agar doa cepat terkabul meski kita sering berbuat dosa?
Kunci utamanya adalah bertaubat dengan sungguh-sungguh. Doa lebih mudah terkabul jika hati bersih dari dosa dan penuh keikhlasan. Rasulullah mengajarkan untuk selalu beristighfar, memperbanyak amal baik, serta tidak putus asa meskipun kita pernah berbuat salah.
4. Apakah doa bisa terkabul lebih cepat jika dilakukan bersama-sama?
Doa berjamaah memiliki keutamaan tersendiri karena ada doa dari banyak orang yang saling mengaminkan. Namun, doa pribadi juga sama kuatnya jika dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Intinya bukan jumlah orang, melainkan ketulusan hati yang memanjatkan doa.
5. Apakah ada amalan khusus yang bisa mempercepat terkabulnya doa?
Ada, beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak sedekah, membaca salawat kepada Nabi, menjaga salat wajib tepat waktu, berdoa dengan menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna), dan tidak tergesa-gesa dalam meminta hasil. Amalan ini dipercaya membuka pintu keberkahan sehingga doa lebih mudah terkabul.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)