Perusahaan Otomotif AS Batal Dukung Kebijakan Donald Trump Terkait Pelarangan Aturan Emisi di California

Sejumlah perusahaan otomotif batal dukung upaya pemerintahan Donald Trump yang sebelumnya yang melarang California menetapkan peraturan kendaraan tanpa emisi.

Diperbarui 17 Januari 2025, 10:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Motor, Fiat Chrysler dan produsen mobil besar lainnya bergabung dengan General Motors dalam batal beri dukungan dalam upaya pemerintahan Donald Trump yang sebelumnya yang melarang California menetapkan peraturan kendaraan tanpa emisi.

Pengacara kelompok perusahaan hingga koalisi untuk Regulasi Otomotif Berkelanjutan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Raymond Ludwiszewski dari Gibson Dunn mengundurkan diri sebagai intervensi dalam litigasi atas peraturan sebelum Sirkuit D.C.

Hal ini terjadi sehari setelah Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional dan EPA di bawah Joe Biden meminta pengadilan untuk menunda kasus tersebut, dikutip dari laman newslink, Rabu (3/2/2021).

Produsen mobil tersebut, yang juga mencakup Hyundai Motor, Kia Motors, Mitsubishi Motors, Mazda Motor dan Subaru, dalam pernyataan bersama mengatakan mereka menarik diri "sebagai isyarat itikad baik dan untuk menemukan jalan ke depan yang konstruktif" dengan Presiden Joe Biden.

Keputusan mereka diambil setelah General Manager pada November mengejutkan industri dengan menarik diri dari kasus tersebut.

Gubernur California Gavin Newsom memuji para pembuat mobil di Twitter karena "mencabut tuntutan hukum era Trump yang menyangkal iklim menimbulkan polusi udara terhadap California."

Joe Biden juga mengarahkan lembaga-lembaga untuk segera mempertimbangkan kembali keputusan Trump pada tahun 2019 yang mencabut kewenangan California guna menetapkan standar emisi knalpot mobilnya sendiri.

Serta mewajibkan peningkatan jumlah kendaraan tanpa emisi, serta penurunan penghematan bahan bakar nasional yang dilakukan Donald Trump.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6