Sukses

Viral, Detik-Detik Pesepeda di Tambun Selatan Dijambret Pemotor Sampai Tersungkur

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan aksi penjambretan yang dilakukan oleh seorang pemotor terhadap pesepeda di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Aksi penjambretan tersebut terekam kamera dan kini videonya viral di media sosial.

Mengutip dari akun Twitter @txtdrbekasi, Senin (20/11/2023), terlihat aksi penjambretan tas ini dilakukan cengan sangat cepat. Pengemudi motor matic ini mendekati pesepeda dan melepas pengait pada tas selempangnya, lalu membawanya kabur.

Pesepeda yang malang ini pun sempat jatuh tersungkur usai tasnya dibawa kabur. Banyak netizen pun menyoroti detik-detik penjambretan tersebut dan menanggapinya dengan berbagai komentar.

Ada yang menganggap harus lebih hati-hati dan memilih tas yang tidak mudah dilepas agar tidak terjadi kejadian serupa. Berikut ulasan video detik-detik pesepeda di Tambun dijambret pemotor yang Liputan6.com kutip dari Twitter @txtdrbekasi, Senin (20/11/2023)

2 dari 2 halaman

Disebut sudah ahli, penjambret ini beraksi dengan sangat cepat

Mengutip dari video yang diunggah oleh akun Twitter @txtdrbekasi pada Senin (20/11/2023) terlihat video detik-detik pesepeda yang dijambret oleh pemotor. Dalam video viral tersebut, sampai saat ini telah disaksikan lebih dari 200 ribu netizen.

Banyak netizen yang merasa kasihan dan kaget dengan aksi pemotor yang begitu cepat dalam melakukan aksinya di siang bolong.

"Emang gini susahnya sepedaan. Di Pondok Indah (dulu, gak tau skrg) jg banyak jambret gini. Kadang sepeda yg mahal2 yg diambil segala, orangnya dijatohin, ada yg sampe meninggoy, ada yg patah2. Risikonya emang gini" tulis akun @kireisyala

"siapapun yg ketemu maling tolong jangan langsung dikasih ke polisi, pukulin dulu aja sampe bengep abis itu baru serahin. patahin tangan (optional)" tulis akun @Bang__Ojol

"Tips: tas ditaruh di dalam baju.. sama kayk klo lg jalan sore/jogging, selalu taro di dalam baju" tulis akun @taciiin

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.