15 Ciri Kolesterol Tinggi Tinggi, Pahami Gejala dan Cara Ampuh Mencegahnya

Mengetahui ciri kolesterol tinggi sangat penting diketahui agar bisa segera dicegah.

Diperbarui 06 Juni 2025, 12:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ciri kolesterol tinggi merupakan tanda awal yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikator masalah kesehatan yang serius. Mengenali ciri kolesterol tinggi atau yang melebihi batas normal sangat penting untuk pencegahan dini berbagai penyakit kardiovaskular. Tingginya kadar kolesterol dalam darah sering kali tidak menimbulkan gejala yang spesifik pada tahap awal, sehingga banyak orang tidak menyadari kondisi ini sampai terjadi komplikasi serius.

Memahami ciri kolesterol tinggi sejak dini dapat membantu seseorang mengambil langkah preventif yang tepat. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 39% populasi dewasa di dunia mengalami hiperkolesterolemia atau kondisi kolesterol tinggi, dengan angka kematian akibat penyakit jantung koroner mencapai 17,9 juta jiwa setiap tahunnya. Banyak dari kasus tersebut disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali ciri kolesterol yang tidak normal dan penanganan yang tidak tepat.

Para ahli kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan rutin kadar kolesterol, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga dengan masalah kolesterol, usia di atas 40 tahun, atau gaya hidup tidak sehat. 

Mengutip dari situs resmi pemerintah Amerika Serikat, Medline Plus, Hiperkolesterolemia familial adalah kelainan yang diturunkan melalui keluarga. Kondisi ini menyebabkan kadar kolesterol LDL (jahat) menjadi sangat tinggi. Kondisi ini dimulai sejak lahir dan dapat menyebabkan serangan jantung pada usia dini.

Pengetahuan tentang ciri kolesterol yang meningkat perlu disosialisasikan secara luas kepada masyarakat agar dapat melakukan deteksi dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan pembuluh darah perifer.

Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri kolesterol tinggi yang bisa timbul, di bawah ini Liputan6.com berhasil merangkumnya dari berbagai sumber, Jumat (6/6/2025).

Kadar Kolesterol Tinggi Berdasarkan Usia

Mengukur kadar kolesterol dalam miligram kolesterol per desiliter darah. Singkatannya adalah mg/dL. Kadar kolesterol normal berbeda tergantung usia dan jenis kelamin. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, berikut batas ukuran ciri kolesterol tinggi berdasarkan usia.

  • Untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 19 tahun, kolesterol total yang sehat berada di bawah 170 mg/dL, trigliserida di bawah 150 mg/dL, kolesterol LDL di bawah 110 mg/dL, dan kolesterol HDL di atas 45 mg/dL.
  • Pada orang dewasa usia 20 tahun ke atas, nilai ideal kolesterol total berkisar antara 125 hingga 200 mg/dL, dan trigliserida tetap di bawah 150 mg/dL.
  • Untuk pria dewasa, kadar kolesterol LDL sebaiknya di bawah 100 mg/dL, dan HDL minimal 40 mg/dL. Sementara itu, untuk perempuan dewasa, LDL juga diharapkan di bawah 100 mg/dL, namun HDL sebaiknya 50 mg/dL atau lebih tinggi.
 

Ciri-ciri kolesterol yang pertama

Seperti jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan STIKes Karsa Husada Garut yang mengutip penelitian tim dokter Anuj Bhatnagar asal India, bahwa kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, yang dikenal sebagai aterosklerosis.

Selanjutnya, pembuluh darah yang tersumbat oleh plak akan menyebabkan pembuluh darah tidak bekerja secara efisien, sehingga menjadi faktor risiko serangan jantung dan penyakit jantung koroner. Gejala peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh dapat ditandai dengan nyeri dada di sisi kiri, pusing, nyeri tungkai bawah, kelelahan, dan kesemutan, berikut selengkapnya.

1. Tengkuk berat disertai pundak pegal

Ciri kolesterol tinggi yang cukup umum, yaitu ada keluhan pada area tengkuk. Munculnya ciri-ciri kolesterol ini bisa diakibatkan karena ada gangguan suplai darah dan oksigen yang terhambat. Itulah mengapa, bisa mengakibatkan penumpukan plak pada pembuluh darah.

2. Sakit kepala

Ciri kolesterol tinggi selanjutnya yaitu sakit kepala. Ciri ini bisa muncul dikarenakan ada peningkatan kolesterol yang menyebabkan arteriosklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Hingga akhirnya, pengerasan pada pembuluh darah tersebut bisa membuat darah yang mengalir ke otak jadi terhambat.

3. Cepat ngantuk

Kolesterol akan mempersempit pembuluh darah, bahkan berisiko menutup pembuluh darah. Saat aliran darah yang membawa oksigen ke otak terhambat, maka berisiko membuat seseorang cepat mengantuk. Apabila sudah mulai muncul ciri-ciri kolesterol ini, sebaiknya ke dokter.

Ciri-ciri kolesterol Selanjutnya

4. Kesemutan

Ketika timbul kesemutan, bisa terjadi karena aliran darah menggumpal dan tidak lancar, terutama di bagian ektremitas, baik ekstremitas atas atau area tangan, maupun ekstremitas bawah atau area kaki.

5. Mudah lelah

Saat seseorang menderita kolesterol tinggi, maka di bagian sistem vital tubuhnya akan terganggu dan bisa menyebabkan tubuh jadi mudah lelah. Salah satu yang paling terasa, saat bangun tidur dan tetap merasa kelelahan. Jika penderita berusia di atas 30 tahun kemudian sering mengalami gejala ini, maka segera lakukan cek kesehatan.

6. Xanthelasma

Xanthelasma adalah kolesterol yang mengendap di bawah jaringan kulit. Ciri-ciri kolesterol ini berupa noda berwarna kuning muda di ujung kelopak mata atau muncul bentolan kecil padat pada bagian lipatan tubuh, seperti siku, tumit, maupun lutut.

Ciri kolesterol tinggi yang perlu diperhatikan

7. Perut tidak nyaman

Ketika kadar kolesterol di dalam darah terlalu tinggi, maka bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di area perut, seperti kembung hingga mual. Sebenarnya ini muncul akibat adanya perlemakan hati, di mana organ hati dipenuhi oleh lemak.

8. Dada berdebar

Saat banyaknya plak kolesterol pada pembuluh darah, akan membuat jantung harus bekerja keras untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini pada akhirnya bisa berimbas pada timbulnya ciri-ciri kolesterol, di mana dada akan terasa berdebar lebih cepat dan keras, yang menandakan bahwa jantung memaksakan diri agar terus memompa darah.

9. Nyeri dada

Disebutkan di laman Cleveland Clinic, Kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi, memiliki peran besar dalam meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, LDL adalah salah satu komponen yang berperan pada terbentuknya plak di pembuluh darah (aterosklerosis).

Kemudian, yang membuat berbahaya karena plak tersebut dapat menyumbat pembuluh darah jantung serta menyebabkan peredaran darah ke seluruh tubuh mengalami gangguan. Pada akhirnya, bisa muncul ciri-ciri kolesterol berupa nyeri pada dada.

 

Ciri-ciri kolesterol yang Selanjutnya

10. Luka sulit sembuh

Meski ciri kolesterol tinggi ini hampir sama dengan gejala penyakit diabetes, akan tetapi luka yang tak kunjung sembuh ternyata bisa menjadi tanda jika tubuh sedang terserang kolesterol tinggi. Hal ini terjadi karena adanya penurunan sirkulasi darah dan mengakibatkan luka pada kaki sulit untuk sembuh.

Yang sedikit berbeda, luka pada penderita kolesterol tinggi biasanya akan berwarna cokelat atau hitam serta terasa menyakitkan. Beda dengan luka pada penderita diabetes yang sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit karena rusaknya saraf akibat diabetes.

11. Warna kulit serta kuku berubah

Ciri-ciri kolesterol yang terakhir, ada perubahan warna kulit dan kuku. Ini bisa terjadi karena dampak adanya penyumbatan. Selain di bagian tersebut, dapat timbul perubahan di area lain yang mungkin terjadi, seperti bulu-bulu di kaki mulai rontok bahkan pertumbuhan akan terhambat.

12. Kram ketika tidur malam

Ciri-ciri kolesterol selanjutnya, bisa berupa kram yang muncul mendadak ketikda sedang tidur di malam hari. Kram tersebut disebabkan aliran darah yang terganggu akibat kolesterol yang tinggi.

Saat mengalami kram, ada baiknya menggantungkan kaki ke bagian ujung tempat tidur, maupun mengambil posisi duduk di kursi terdekat. Dengan memanfaatkan gravitasi bumi bisa membantu melancarkan peredaran darah serta berguna untuk mengurangi nyeri akibat kram.

 

Ciri-ciri kolesterol yang Terakhir

13. Penglihatan kabur

Ciri kolesterol tinggi juga bisa memengaruhi kesehatan mata. Penumpukan plak kolesterol dapat mengganggu aliran darah ke mata, yang menyebabkan penglihatan kabur atau bahkan kehilangan penglihatan sementara pada salah satu mata. Kondisi ini disebut amaurosis fugax dan merupakan tanda peringatan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

14. Perubahan pola tidur

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan gangguan pola tidur, termasuk sulit tidur atau sering terbangun di malam hari. Ini terjadi karena gangguan pada sistem kardiovaskular yang memengaruhi kualitas tidur secara keseluruhan. Jika mengalami perubahan pola tidur yang signifikan bersamaan dengan gejala kolesterol lainnya, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan.

15. Pembengkakan pada kaki

Saat kolesterol menumpuk dan menyumbat pembuluh darah, aliran darah menjadi terhambat dan dapat menyebabkan pembengkakan (edema) terutama pada area kaki dan pergelangan kaki. Kondisi ini umumnya memburuk pada akhir hari dan membaik setelah bangun tidur di pagi hari.

 

Cara mencegah kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi dipengaruhi banyak faktor yang erat kaitannya dengan gaya hidup, seperti kebiasaan konsumsi daging merah, makanan laut, produk susu, serta kurang olahraga. Itulah mengapa untuk mencegah timbulnya kolesterol tinggi dengan cara seperti beberapa diantaranya dalam laporan British Heart Foundation sebagai berikut:

1. Konsumsi makanan sehat

Makanan rendah lemak seperti susu skim atau susu bebas lemak, buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, serta gandum. Ganti juga jenis minyak untuk memasak dengan jenis yang lebih sehat seperti minyak sayur.

Konsumsi juga suplemen omega-3 untuk menunjang kesehatan jantung sekaligus menurunkan kadar trigliserida alias si lemak jahat dalam darah. Pilih suplemen omega-3 dengan EPA dan DHA, dengan dosis 250 mg sampai 500 mg EPA dan DHA per hari.

2. Aktif bergerak

Aktivitas fisik seperti olahraga sangat penting untuk menjaga kolesterol dalam keadaan normal. Caranya dengan rutin berkegiatan fisik selama 30 menit, minimal sebanyak empat kali seminggu.

3. Jaga berat badan

Penderita obesitas lebih mudah terjangkit LDL tinggi dan HDL rendah. Dengan menurunkan berat badan sebanyak 10 persen, bisa menurunkan risiko kolesterol tinggi.

4. Stop merokok

Merokok bisa menurunkan kadar kolesterol baik. Selain itu, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner pada penderita kolesterol tinggi.

Cara mencegah kolesterol tinggi selanjutnya

5. Batasi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida dan kolesterol total. Membatasi konsumsi alkohol atau bahkan menghindarinya sama sekali dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal.

6. Kelola stres dengan baik

Stres kronis dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu mengelola stres dan secara tidak langsung berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.

7. Konsumsi suplemen alami

Beberapa suplemen alami seperti bawang putih, beras merah terfermentasi (red yeast rice), dan sterol tumbuhan telah terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya, terutama jika sedang dalam pengobatan lain.

8. Pemeriksaan kesehatan rutin

Lakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala, minimal setahun sekali bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko penyakit jantung. Pemeriksaan ini meliputi kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserida untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang profil lipid dalam darah.

Pertanyaan Umum Seputar Ciri Kolesterol Tinggi

1. Apa saja gejala awal kolesterol tinggi yang sering tidak disadari?

Kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala. Namun, beberapa orang bisa mengalami nyeri dada ringan, kelelahan, dan kesemutan di tangan atau kaki.

2. Benarkah nyeri dada bisa jadi tanda kolesterol tinggi?

Ya. Nyeri dada, terutama di sisi kiri, bisa terjadi akibat aliran darah ke jantung yang terganggu karena penumpukan plak kolesterol.

3. Apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan pusing?

Bisa. Pusing atau kepala terasa ringan dapat terjadi jika aliran darah ke otak terhambat akibat penyempitan pembuluh darah.

4. Bagaimana kolesterol tinggi memengaruhi kaki dan tangan?

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan kesemutan, kram, atau nyeri pada tungkai bawah akibat gangguan sirkulasi darah.

5. Kapan seseorang perlu cek kolesterol meski tanpa gejala?

Orang dewasa disarankan cek kolesterol setiap 4–6 tahun. Jika ada riwayat keluarga atau faktor risiko lain, pemeriksaan bisa dilakukan lebih sering.    

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6