Liputan6.com, Jakarta Hewan berkembang biak dengan tiga cara, yakni melahirkan dan bertelur. Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut sebagai vivipar. Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut dengan ovipar.
Selain dengan dua cara tersebut, ada pula hewan yang berkembang dengan cara bertelur melahirkan atau ovovivipar. Yang dimaksud ovovivipar adalah, cara berkembang biak pada hewan di mana induk mengembangkan telur di dalam badan induknya tetapi embrio tidak mendapatkan makanan dari induknya.
Advertisement
Baik itu dengan cara vivipar, ovipar, maupun ovovivipar, berkembang biak merupakan cara hewan untuk mempertahankan spesiesnya. Apakah hewan berkembang biak dengan cara vivipar, ovipar, maupun ovovivipar, dapat diketahui dari sejumlah ciri-cirinya.
Untuk memahami lebih dalam mengenai cara berkembang biak hewan, berikut penjelasan selengkapnya seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbebagi sumber, Senin (23/6/2025).
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut ovipar.
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut ovipar. Pada perkembangbiakan ovipar, pembuahan terjadi secara internal tetapi perkembangan embrio terjadi secara eksternal. Yang dimaksud embrio berkembang secara eksternal adalah, embrio berkembang di luar tubuh induknya, dan mendapatkan nutrisi dari apa yang ada di dalam cangkang telur.
Dilansir dari animalia.bio, jumlah spesies ovipar mencapai sekitar 18 ribu spesies, jauh lebih banyak dibandingkan dengan hewan vivipar (melahirkan), yang hanya sekitar 6 ribu spesies. Hal ini menunjukkan bahwa cara bertelur merupakan metode perkembangbiakan yang sangat umum di antara berbagai jenis hewan.
Hewan darat yang bertelur, sering kali dilindungi oleh cangkang, seperti reptil dan serangga. Mereka bereproduksi setelah menyelesaikan proses pembuahan internal. Hewan yang tinggal di air, seperti ikan dan amfibi, bertelur sebelum pembuahan, dan jantan meletakkan spermanya di atas telur yang baru diletakkan dalam proses yang disebut pembuahan eksternal.
Anak-anak hewan ovipar berkembang dari bahan yang disediakan di dalam telur. Telur mengandung kuning telur, yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan anak untuk berkembang menjadi organisme yang akhirnya dapat menetas menjadi hewan mandiri.
Proses Perkembangbiakan Hewan Ovipar
Menurut buku Asyik Mengerjakan PR Sains SD Kelas 6 oleh Alfarian, ovipar termasuk ke dalam jenis perkembangbiakan generatif, yaitu berkembang biak melalui pembuahan antara sel sperma dan sel telur hingga membentuk zigot. Zigot inilah yang akan tumbuh dan berkembang menjadi embrio di dalam telur.
Pada hewan seperti ayam, proses pembuahan terjadi di dalam tubuh induk betina (internal), lalu telurnya dikeluarkan untuk dierami hingga menetas. Sementara itu, pada hewan seperti ikan dan katak, pembuahan terjadi di luar tubuh induk (eksternal), biasanya di lingkungan air. Zigot mendapat asupan makanan dari cadangan dalam telur sehingga bisa tumbuh dengan baik hingga waktunya menetas.
Menariknya, ada juga hewan yang disebut ovovivipar, yaitu hewan yang tampak seperti melahirkan, namun sebenarnya berkembang dari telur yang disimpan di dalam tubuh induknya hingga menetas. Berdasarkan Biology Notes: Fisiologi Hewan (2022), anak ovovivipar lahir dalam keadaan hidup, tetapi tidak mendapat nutrisi langsung dari induk seperti hewan vivipar.
Contoh hewan ovovivipar adalah beberapa jenis ikan hiu, ular boa, dan beberapa spesies kadal.
Advertisement
Ciri-Ciri Hewan Ovipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184780/original/058838100_1665193130-pexels-john-patrick-gabriel-8299143.jpg)
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut ovipar. Hewan ovipar dapat dikenali dari beberapa ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri hewan ovipar antara lain adalah sebagai berikut:
1. Tidak Memiliki Daun Telinga
Ciri hewan ovipar dapat dilihat dari ciri fisiknya. Adapun ciri fisik dari hewan ovipar adalah tidak memiliki daun telinga.
2. Tidak Memiliki Kelenjar Susu dan Tidak Menyusui
Ciri hewan ovipar adalah tidak memiliki kelenjar susu, sehingga induk hewan tersebut tidak menyusui anaknya.
3. Induk Mengerami Telur hingga Menetas
Ciri hewan ovipar adalah menduduki atau mengerami telur miliknya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga telur tetap hangat dan tetap hidup.
4. Telur Berada di Luar Tubuh Induknya
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ciri–ciri hewan ovipar adalah telur hasil reproduksi dikeluarkan, berkembang, dan menetas di luar perut induknya.
Contoh Hewan Ovipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4085733/original/066479300_1657601172-Kadal-Endemik-Heloderma-AFP-1.jpg)
Hewan yang berkembang biak dengan bertelur disebut ovipar. Contoh hewan ovipar antara lain adalah sebagai berikut:
1. Burung
Burung pada umumnya ovipar, dan bertelur bercangkang keras yang telah dibuahi secara internal. Banyak dari anak-anaknya yang precocial, atau memiliki kemampuan untuk berjalan dan makan segera setelah menetas. Hewan ovipar yang paling dikenal adalah ayam.
2. Reptil
Hewan ovipar selanjutnya adalah reptil. Kecuali beberapa spesies ular, semua reptil lainnya adalah ovipar. Telur reptil seringkali memiliki cangkang yang jauh lebih lembut, seringkali kasar saat disentuh. Namun, seperti burung, telur diinkubasi di dalam sarang. Jika burung lebih suka duduk di sarang mereka untuk memberikan kehangatan pada telur, reptil cenderung mengubur telur mereka sepenuhnya di liang atau sarang gundukan.
3. Ikan
Hampir semua ikan bersifat ovipar. Banyak ikan betina bertelur di sarang. Jantan segera masuk untuk membuahi telur dengan melemparkan sperma mereka ke atas sarang. Dalam hal ini baik jantan maupun betina melemparkan gamet mereka (telur dan sperma) ke dalam lingkungan dengan harapan mereka akan menemukan satu sama lain.
4. Amfibi
Kebanyakan amfibi juga ovipar. Contohnya adalah katak. Katak adalah amfibi bertelur yang memiliki telur agar-agar lembut yang membutuhkan hidrasi konstan. Mereka bertelur di kolam atau sumber genangan air lainnya. Fertilisasi pada amfibi sebagian besar bersifat eksternal.
Tidak seperti reptil dan burung, amfibi sering muncul dari telur dalam bentuk larva. Bentuk ini memiliki ekor dan insang, yang memungkinkannya untuk terus berkembang di kolam atau badan air tempat ia dilahirkan. Akhirnya kecebong atau larva akan bermetamorfosis menjadi bentuk dewasa, kehilangan ekornya dan menumbuhkan anggota badan yang besar.
Advertisement
Vivipar
![[Bintang] Bison, Resmi Dinyatakan Sebagai Mamalia Nasional AS](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/7eRaktY5E0o6ZbJEWJvkDSrjyBc=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1230527/original/007914200_1463021303-Bison.jpg)
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut ovipar. Sedangkan hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut vivipar.
Vivipar adalah cara berkembang biak pada hewan dengan cara melahirkan. Dalam perkembangbiakan vivipar, proses embrio berkembang semuanya terjadi di dalam tubuh iduknya. Untuk dapat berkembang dengan baik, embrio mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang dimakan induknya.
Proses kehamilan pada hewan vivipar adalah diawali dengan pembuahan sel jantan terhadap sel telur betina dalam tubuh induknya. Setelah itu terjadi pertumbuhan hingga akhirnya induk tersebut melahirkan dan membentuk individu baru. Perkembang hiakan secara vivipar juga ditandai dengan betina melepaskan sel telur di dalam saluran reproduksinya. Kemudian terjadi kopulasi dan fertilisasi yang terjadi di dalam saluran kelamin betina.
Setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan. Contoh hewan vivipar adalah mamalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, paus, dan lumba-lumba.
Cara perkembangbiakan secara vivipar umumnya terjadi pada hewan mamalia atau hewan menyusui. Hewan yang berkembang biak dengan cara vivipar dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut;
1. Memiliki kelenjar dan puting susu.
2. Umumnya menyusui atau mamalia.
3. Mempunyai daun telinga.
4. Tubuh ditutupi rambut.
5. Keturunannya bisa berkembang dalam tubuh induknya sebelum dilahirkan.
Ovovivipar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/977169/original/071982900_1441343497-9f94fee0_Potbelly01.jpg)
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut ovipar. Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut vivipar. Selain kedua cara tersebut, ada jenis hewan yang berkembang dengan cara lain, yakni ovovivipar.
Ovovivipar adalah hewan yang perkembangbiakannya melalui bertelur dan beranak sekaligus. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ovovivipar adalah reproduksi yang dihasilkan dengan cara mengembangkan telur di dalam badan induknya, tetapi embrio tidak mendapat makanan dari induknya.
Ovovivipar adalah hewan yang bertelur dan mengembangkan telur di dalam tubuh induk. Telur ditetaskan di dalam tubuh induknya. Setelah telur menetas, ia tetap berada di dalam induk untuk jangka waktu tertentu dan dipelihara dari dalam tetapi tidak melalui pelengkap plasenta.
Ovoviviparitas melakukan fertilisasi internal telur biasanya melalui sanggama. Misalnya, hiu jantan menembus claspernya ke dalam betina untuk melepaskan sperma. Pembuahan telur terjadi ketika mereka berada di saluran telur dan mempertahankan untuk berkembang di sini, dan dipasok oleh kuning telur dalam telur mereka.
Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar antara lain adalah ikan guppy, hiu, anakonda, ikan pari, ular beludak, kuda laut, dan sebagainya.
Advertisement
FAQ Tentang Perkembangbiakan Hewan
1. Apa saja jenis-jenis perkembangbiakan pada hewan?
Perkembangbiakan pada hewan dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:
- Generatif (seksual): Terjadi melalui pembuahan antara sel kelamin jantan dan betina. Contohnya: ovipar (bertelur), vivipar (melahirkan), dan ovovivipar (bertelur dan melahirkan).
- Vegetatif (aseksual): Terjadi tanpa pembuahan, umumnya pada hewan tingkat rendah seperti cacing atau amoeba. Jenisnya termasuk tunas, fragmentasi, dan membelah diri.
2. Apa perbedaan antara ovipar, vivipar, dan ovovivipar?
- Ovipar: Hewan bertelur. Embrio tumbuh di dalam telur di luar tubuh induk (contoh: ayam, bebek).
- Vivipar: Hewan melahirkan. Embrio tumbuh dalam rahim induk dan mendapat nutrisi dari plasenta (contoh: kucing, singa).
- Ovovivipar: Kombinasi keduanya. Embrio tumbuh dalam telur yang tetap berada dalam tubuh induk sampai menetas (contoh: beberapa hiu, platypus, iguana).
3. Apa itu perkembangbiakan vegetatif pada hewan, dan siapa yang mengalaminya?
Perkembangbiakan vegetatif adalah proses berkembang biak tanpa melibatkan pembuahan sel kelamin. Umumnya terjadi pada hewan tingkat rendah (tidak bertulang belakang), seperti amoeba, cacing pipih, dan hydra. Bentuknya bisa berupa tunas, fragmentasi, dan membelah diri.
4. Bagaimana cara kerja fragmentasi dan membelah diri, dan apa bedanya?
- Fragmentasi: Tubuh hewan terbelah menjadi beberapa bagian, dan setiap bagian tumbuh menjadi individu baru (contoh: cacing pipih).
- Membelah diri: Sel tunggal membelah menjadi dua sel yang identik, langsung menjadi individu baru lengkap (contoh: amoeba). Perbedaannya, fragmentasi butuh waktu untuk bagian tubuh berkembang, sedangkan membelah diri langsung menghasilkan dua individu lengkap.
5. Hewan apa saja yang berkembang biak dengan cara tunas, fragmentasi, dan membelah diri?
- Tunas: Hydra, bunga karang (porifera), ubur-ubur (coelenterata).
- Fragmentasi: Cacing pipih (planaria), cacing pita.
- Membelah diri: Amoeba dan organisme bersel satu lainnya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051591/original/000650000_1657289366-IMG_20220526_150737_149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544356/original/003868300_1629329825-james-wainscoat-yEW23jxVsNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)