Pesinetron sekaligus presenter Tya Ariestya mengaku dirinya sangat peduli terhadap penyakit hepatitis terutama karena gaya hidupnya di dunia hiburan yang termasuk berisiko tinggi tertular penyakit yang menyerang fungsi hati tersebut.    "Ini adalah penyakit mematikan namun ’silent killer’ (membunuh secara diam-diam). Pola hidup selebriti rentan terkena penyakit ini," kata Tya dalam saat dijumpai dalam ajang temu artis dan Komunitas Peduli Hepatitis di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta, seperti dikutip dari Antara Rabu (4/9/2013).    Tya menjelaskan bahwa profesi yang dijalaninya sangat rentan terserang penyakit hepatitis akibat jam kerja yang tidak pasti, serta pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat.    "Saya kalau kerja bisa dari pagi sampai pagi lagi, kadang-kadang malah tidak pulang. Sudah begitu kalau makan suka jorok kan. Bahaya deh pokoknya," ungkap Tya.   Sebagai langkah pencegahan, aktris bernama lengkap Ariestya Noormita Azhar itu mengaku sudah melakukan penapisan (skrining) hepatitis.   "Mudah-mudahan nggak kena deh, soalnya pola kerjanya nggak keruan," kata Tya berharap.    Tya menambahkan bila penapisan yang telah dijalani hasilnya negatif, maka akan segera dilanjutkan dengan vaksinasi sebagai tidak pencegahan.    Adanya salah seorang sepupu yang terjangkit penyakit hepatitis-A juga menjadi salah satu alasan Tya semakin peduli terhadap hepatitis yang memiliki banyak jenis mulai dari A hingga E.    "Pengalaman itu mengingatkan saya bahwa siapa pun bisa terkena hepatitis. Makanya harus jaga kesehatan dan lebih hati-hati lagi," kata mantan atlet taekwondo itu.(Abd)
Alasan Tya Ariestya Jalani Skrining Hepatitis
Pesinetron sekaligus presenter Tya Ariesta mengaku dirinya sangat peduli terhadap penyakit hepatitis
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/27777/original/tya-aristia-130812b.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338947/original/033485600_1788353821-SaveClip.App_787855101_18628123699060543_1471415469301215071_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326472/original/055971600_1787024974-1200alter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7090585/original/072402300_1779871976-IMG_0110_3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323381/original/097612000_1786610529-SaveClip.App_771870440_18620208076060543_8499684090055000312_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5238214/original/020615800_1748683199-ww.jpg)