RS EMC Alam Sutera Catat 1.000 Tindakan Bariatrik, Bantu Pasien Lawan Obesitas

Melalui layanan Bariatric & Digestive Center RS EMC Alam Sutera telah mencatat 1.000 tindakan bariatrik untuk membantu pasien obesitas menurunkan berat badan dan miliki hidup sehat.

Diterbitkan 13 Oktober 2025, 10:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Selama satu dekade terakhir, RS EMC Alam Sutera konsisten menjadi garda depan dalam penanganan obesitas di Indonesia. Melalui layanan Bariatric & Digestive Center, rumah sakit ini telah mencatat 1.000 tindakan bariatrik.

Bukan sekadar angka tapi representasi dari seribu kisah perjuangan pasien dalam mengubah hidup menuju kesehatan yang lebih baik seperti disampaikan Head of Sales RS EMC Alam Sutera, Andy Halim.

“Keberhasilan mencapai 1000 tindakan bariatrik bukan sekadar angka, melainkan representasi dari 1000 kisah perjuangan dan keberanian pasien dalam mengubah hidup mereka” kata Andy.

Tindakan bariatrik adalah prosedur pembedahan dengan tindakan minimal invasif pada sistem pencernaan. Tujuan tindakan ini untuk membatasi jumlah makanan yang dapat dikonsumsi atau diserap tubuh, sehingga pasien mengalami penurunan berat badan.

Bariatrik ini bisa menjadi salah satu opsi ketika obesitas morbid atau parah sulit ditangani hanya dengan diet dan olahraga.

Tindakan ini menjadi salah satu pilihan yang terbukti secara klinis yang dapat membantu menurunkan berat badan serta menyelamatkan pasien dari penyakit serius seperti jantung hingga diabetes disampaikan dokter bedah digestive konsultan Handy Wing dari RS EMC Alam Sutera.

“Bedah bariatrik bukan semata prosedur kosmetik & estetik, tetapi intervensi medis yang menyelamatkan pasien dari risiko komplikasi serius seperti diabetes tipe 2, hipertensi, apnea tidur, hingga penyakit jantung," kata Handy Wing pada Gathering Bariatrik 2.0 “Memperkenalkan Diri Yang Baru, Merayakan Kehidupan Yang Lebih Baik”, di Jakarta, pada Minggu, 12 Oktober 2025.

 

Dokter: Tindakan Bariatrik Itu Aman

Tepis ketakutan sebagian masyarakat, Handy mengatakan bahwa tindakan operasi bariatrik aman dilakukan.

“Operasi ini aman jika dilakukan oleh tim multidisipliner dan dengan persiapan matang,"

Beberapa jenis operasi bariatrik yang umum dilakukan antara lain:

  • Sleeve Gastrectomy (mengangkat sebagian besar lambung, mengurangi kapasitas makan),
  • Gastric Bypass (mengalihkan saluran cerna agar penyerapan kalori berkurang),
  • Gastric Banding (menggunakan pita silikon untuk membatasi asupan makanan).

Bedah bariatrik dapat membantu pasien mencapai penurunan berat badan hingga 50-70% dalam 12-18 bulan setelah operasi.

Lalu, Handy mengingatkan pasien yang sudah jalani operasi bariatrik untuk jalani gaya hidup sehat.

"Pasien juga wajib menjalani perubahan gaya hidup pascaoperasi agar hasilnya bertahan lama,” pesannya. 

Body Contouring Pasca Operasi Bariatrik

Di kesempatan yang sama, dokter spesialis bedah rekonstruksi konsultan Irena Sakura Rini mengatakan setelah pasien berhasil menurunkan berat badan secara signifikan maka tantangan berikutnya adalah penanganan perubahan bentuk tubuh.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah body contouring yakni prosedur estetika yang bertujuan untuk membentuk tubuh, menghilangkan lemak berlebih, dan mengencangkan kulit kendur di area tubuh tertentu.

“Melalui tindakan body conturing, kami membantu pasien mendapatkan Kembali proporsi tubuh yang ideal serta meningkatkan rasa percaya diri setelah perjalanan panjang mereka melawan obesitas," kata Irena Sakura Rini.