Liputan6.com, Jakarta - Tangisan adalah bahasa utama bayi untuk menyampaikan rasa tidak nyaman. Salah satu penyebab paling sering bayi rewel adalah perut kembung. Kondisi ini kerap membuat orang tua khawatir, bahkan ada yang menganggap bayinya terlalu 'bau tangan' karena hanya tenang saat digendong.
Padahal, menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Dimple Nagrani, Sp.A, rewel karena kembung adalah hal yang wajar dan bisa diatasi dengan cara sederhana.
Ciri-Ciri Bayi Rewel Karena Kembung
Membedakan tangisan bayi memang tidak mudah, namun ada beberapa tanda khas yang bisa dikenali orang tua ketika bayi mengalami kembung.
Advertisement
1. Bayi lebih tenang saat digendong tegakÂ
Menurut dr. Dimple, posisi tubuh memengaruhi kenyamanan bayi.
"Bayi tidak bisa sendawa kalau dalam posisi tiduran. Kalau digendong, gravitasi membantu susu turun dan udara naik, sehingga bayi lebih mudah sendawa,"Â ujarnya.
2. Menangis lebih lama setelah menyusuÂ
Bayi yang kembung biasanya rewel tak lama setelah menyusu karena ada udara yang terjebak di perut.
3. Perut terasa keras atau buncitÂ
Orang tua dapat merasakan bagian perut bayi lebih keras dibanding biasanya.
4. Sulit tidur nyenyakÂ
Bayi yang kembung cenderung sering terbangun karena merasa tidak nyaman.
5. Mengangkat kaki atau mengejanÂ
Bayi mungkin terlihat seperti mengejan atau mengangkat kaki ke arah perut sebagai respon alami terhadap rasa tidak nyaman.
Mengapa Bayi Sering Kembung?
Kembung pada bayi umumnya disebabkan oleh udara yang ikut masuk saat menyusu. Bayi belum bisa mengeluarkan udara secara optimal, apalagi jika langsung ditidurkan setelah menyusu.
"Coba bayangkan kita sendiri disuruh sendawa sambil posisi tiduran, tentu sulit sekali. Begitu juga dengan bayi," kata dr. Dimple.
Selain itu, posisi menyusui yang kurang tepat, penggunaan dot, hingga menangis terlalu lama juga bisa membuat udara lebih banyak masuk ke perut bayi.
Advertisement
Cara Menenangkan Bayi yang Kembung
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua untuk menenangkan bayi yang rewel akibat kembung:
- Menggendong dengan posisi tegak: Setelah menyusu, biasakan menggendong bayi dalam posisi tegak 10–15 menit agar udara lebih mudah keluar.
- Mengusap atau menepuk lembut punggung: Sentuhan lembut pada punggung membantu bayi lebih rileks dan mempercepat sendawa.
- Melakukan pijatan perut ringan: Gerakan memutar searah jarum jam di perut bayi bisa membantu mengurangi kembung.
- Mengatur posisi menyusui: Pastikan kepala bayi sedikit lebih tinggi dari perut agar susu bisa turun dengan baik dan udara tidak terlalu banyak masuk.
- Memberikan waktu istirahat: Jika bayi terlihat terlalu rewel, berikan waktu untuk menenangkan diri dengan suasana yang tenang dan tidak bising.
Jangan Anggap 'Bau Tangan'
Salah satu kekhawatiran orang tua adalah bayi dianggap manja karena selalu ingin digendong. Padahal, menurut dr. Dimple, kondisi tersebut justru wajar.
"Sering kali orang tua bilang anaknya bau tangan karena hanya tenang saat digendong. Padahal, dia memang butuh posisi tegak untuk merasa nyaman. Itu bukan tanda manja, tapi cara bayi mengomunikasikan kebutuhannya,"Â pungkasnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3380736/original/098125400_1613651274-20210218-Pelatihan-Memandikan-Bayi-bagi-Ibu-Baru-herman-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261062/original/073105300_1781677236-063_2281989496.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263705/original/015489300_1781963735-Noni_Madueke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383836/original/060443200_1782262774-IMG-20260624-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7602281/original/098929000_1780386183-Dokter_estetik_dari_dr._Belle_Aesthetic_Clinic__dr._Catherine_Soebroto__Dipl_CIBTAC.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4859616/original/031021800_1718076490-GridArt_20240605_215053357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504350/original/039546300_1771233187-elderly-patients-bed-asian-senior-woman-patients-headache-hands-forehead-medical-healthcare-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2946131/original/060487800_1571730222-20191022-Potret-Warga-Jakarta-Saat-Dilanda-Suhu-Panas-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5348669/original/005877200_1757846984-c37326c2-35f0-4a6c-ba78-726fa3123815.jpg)