Posisi Tidur yang Salah Bisa Picu Nyeri Pinggang, Ini Saran Dokter Ortopedi

Posisi tidur yang salah bisa memicu nyeri pinggang. Simak saran dokter ortopedi soal kasur, bantal, dan posisi tidur terbaik agar tulang belakang tetap sehat dan tidur terasa lebih nyenyak.

Diterbitkan 19 September 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nyeri pinggang adalah masalah kesehatan yang umum dialami banyak orang. Menurut Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Spine, Andra Hendriarto, Sp. OT, (K), nyeri pinggang dapat dicegah dengan memperhatikan posisi tidur. 

Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Andra menjelaskan pentingnya posisi tidur yang benar untuk menjaga kesehatan tulang belakang. Dia menekankan bahwa pemilihan kasur yang sesuai dengan posisi tidur juga berperan penting dalam mencegah nyeri pinggang. 

Banyak orang tidak menyadari bahwa posisi tidur yang salah dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat bangun tidur. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui posisi tidur yang tepat dan jenis kasur yang sesuai.

Pemilihan jenis kasur sebaiknya disesuaikan dengan posisi tidur seseorang. Andra, mengatakan,"Udah rahasia umum kalau misalnya orang yang sakit pinggang dianjurkan tidur di alas keras. Sebenarnya, tidurnya pakai kasur yang keras atau empuk, itu tergantung posisi tidur."

1. Untuk Tidur Telentang

Orang yang terbiasa tidur telentang direkomendasikan menggunakan kasur yang agak keras atau medium firm.

2. Untuk Tidur Miring

Bagi mereka yang suka tidur dengan posisi miring, disarankan memilih jenis kasur yang medium soft agar bahu dan panggul tidak terlalu terbebani.

Posisi Bantal yang Tepat

Posisi bantal juga sangat penting saat tidur. Andra, menjelaskan,"Pastikan posisi bantal tidak hanya kena kepala dan leher, tapi juga sedikit mengenai pundak." 

Jika bantal hanya menopang kepala dan leher, seseorang cenderung tidur dalam posisi merunduk, yang tidak baik untuk bantalan leher.

Banyak orang Indonesia memiliki kebiasaan tidur miring sambil memeluk guling dan meringkuk. Namun, posisi meringkuk ini tidak disarankan karena dapat memicu nyeri pinggang. 

"Posisi meringkuk saat tidur bisa terlihat dari kondisi kasur yang digunakan itu ambles," kata dr. Andra.

Rekomendasi Posisi Tidur untuk Penderita Sakit Pinggang

Bagi penderita sakit pinggang, Andra merekomendasikan tidur dengan posisi telentang menggunakan kasur jenis medium sampai medium firm, dan menghindari kasur yang terlalu keras. 

"Penderita sakit pinggang, kata Andra, direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras," ujar Andra.

Olahraga juga berperan penting dalam mencegah nyeri pinggang. Dokter Andra menyarankan beberapa jenis olahraga yang baik untuk kesehatan tulang belakang. 

"Untuk orang yang tidak mau sakit pinggang atau sudah sakit pinggang, ada beberapa olahraga yang direkomendasikan dan sebaiknya dihindari," ujarnya.

  • Olahraga yang Direkomendasikan: Berenang, yoga, pilates, jalan kaki, dan bersepeda statis.
  • Olahraga yang Sebaiknya Dihindari: Olahraga kontak seperti sepak bola, basket, serta angkat beban dan olahraga lompat.

Pencegahan Nyeri Pinggang Melalui Nutrisi dan Suplemen

Mencegah nyeri pinggang juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi suplemen untuk tulang, seperti vitamin D dan kalsium. 

"Lebih lanjut, Andra menambahkan mencegah nyeri pinggang juga bisa dengan mengonsumsi suplemen untuk tulang, seperti vitamin D dan kalsium hingga susu," katanya. 

Namun, konsumsi suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Dengan memperhatikan posisi tidur, memilih kasur yang tepat, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola makan yang sehat, Anda dapat mencegah nyeri pinggang dan menjaga kesehatan tulang belakang. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami nyeri pinggang yang berkepanjangan.