Tips Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Rasa Cemas dan Banyaknya Berita Negatif

Kecemasan akibat banyaknya berita negatif bisa memicu serangan jantung. Simak tips menjaga kesehatan jantung agar tetap stabil di tengah rasa cemas dan stres.

Diterbitkan 03 September 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap dampaknya bagi kesehatan, khususnya kesehatan jantung.

Paparan informasi yang menimbulkan kecemasan dapat memperburuk kondisi pasien jantung dan bahkan mencetuskan serangan jantung pada individu yang berisiko. 

Menurut dr. Bobby Arfhan Anwar, SpJP(K), kecemasan bisa meningkatkan perburukan gejala pada pasien jantung.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan jantung di tengah situasi penuh tekanan. 

Kecemasan bukan hanya berpengaruh pada kondisi mental, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan fisik, terutama jantung.

Ketika seseorang merasa cemas, tubuh akan mengaktifkan respons 'lawan atau lari' yang melepaskan hormon stres.

Hal ini dapat memicu beberapa kondisi berbahaya bagi penderita penyakit jantung.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by dr Bobby Arfhan Anwar SpJP(K) (@dr.bobbyjantung)

Dampak Kecemasan pada Kesehatan Jantung

Kecemasan dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Berikut adalah beberapa dampak negatif dari kecemasan pada kesehatan jantung:

1. Peningkatan Tekanan Darah

Stres kronis dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang merusak pembuluh darah dan jantung.

2. Perubahan Detak Jantung

Kecemasan dapat membuat jantung berdetak lebih cepat, memberikan tekanan ekstra pada jantung.

3. Pelepasan Hormon Stres

Hormon seperti adrenalin dan kortisol dapat merusak arteri dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

Stres kronis selama enam hingga 12 bulan dapat menyebabkan jantung tidak sehat, terutama bagi individu dengan riwayat penyakit jantung.

Saran untuk Keluarga Pasien Jantung

dr. Bobby berpesan agar keluarga lebih memperhatikan kondisi psikologis pasien jantung. Mengalihkan perhatian pasien pada aktivitas positif dan memfilter informasi yang dikonsumsi dapat membantu menjaga kesehatan jantung mereka.

"Buat kita yang punya orang tua atau keluarga dengan penyakit jantung, ingatkan mereka untuk relaksasi dan hindari berita yang mengganggu," ujarnya.

Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting untuk menjaga kesehatan pasien jantung. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan jantung di tengah rasa cemas:

1. Filter Informasi

Batasi paparan berita yang menimbulkan kecemasan.

2. Relaksasi dan Aktivitas Positif

Latihan meditasi dan olahraga dapat mengurangi stres.

3. Pentingnya Dukungan Keluarga

Hubungan sosial yang positif memberikan dukungan emosional.

4. Kepatuhan Minum Obat

Penting untuk tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

5. Mencari Bantuan Profesional

Jika kecemasan sulit diatasi, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental.

dr. Bobby menutup pesannya dengan ajakan untuk saling menjaga. "Jaga kesehatan dan keselamatan ya, teman-teman. Semoga negara kita dibimbing oleh Allah SWT," ujarnya.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan mencari bantuan profesional bila diperlukan, Anda dapat menjaga kesehatan mental dan fisik, serta melindungi jantung dari dampak negatif kecemasan dan stres.